Terlambat bicara
dok, saya punya anak laki2 umur 2 thn 9 bln. belum dpt panggil mama, papa namun bs hafal beberapa nyanyian. kira2 stimulasi apa yang perlu ya dok? dan untuk toilet trainingnya sampai umur skrg blum bs kasi signal apabila mau pipis atau pup. mohon sarannya dok. terimakasih
























hai sobat sehat, terima kasih pertanyaannya.
Lambat bicara pada anak memang dapat menimbulkan kecemasan orangtua. Di lain sisi, terkadang anak dengan gangguan bicara dan bahasa terlambat mendapat perhatian karena orangtua berpikir Ah, tidak apa-apa, nanti juga bisa bicara atau Dia hanya terlambat mulai saja, nanti dia pasti akan mengejar.
Keterlambatan bicara dan bahasa dialami oleh 5-8% anak usia prasekolah. Agar dapat mengetahui kapan seorang anak terlambat bicara, terlebih dahulu kita perlu mengenal tahapan perkembangan bicara normal.
Usia 2-3 tahun
Setelah usia 2 tahun, hampir semua kata yang diucapkan anak telah dapat dimengerti oleh orang lain. Anak sudah biasa menggunakan kalimat 2-3 kata - mendekati usia 3 tahun bahkan 3 kata atau lebih - dan mulai menggunakan kalimat tanya. Ia dapat menyebutkan nama dan kegunaan benda-benda yang sering ditemui, sudah mengenal warna, dan senang bernyanyi atau bersajak (misalnya Pok Ami-Ami).
Usia 3-5 tahun
Anak pada usia ini tertarik mendengarkan cerita dan percakapan di sekitarnya. Ia dapat menyebutkan nama, umur, dan jenis kelaminnya, serta menggunakan kalimat-kalimat panjang (>4 kata) saat berbicara. Pada usia 4 tahun, bicaranya sepenuhnya dapat dimengerti oleh orang lain. Anak sudah dapat menceritakan dengan lancar dan cukup rinci tentang hal-hal yang dialaminya.
Apabila terdapat salah satu tanda waspada di atas, bawalah anak Anda ke dokter anak. Secara umum, pada usia berapapun, bawalah anak ke dokter jika ia menunjukkan kemunduran dalam kemampuan berbicara atau kemampuan sosialnya.
Penyebab keterlambatan bicara
Keterlambatan bicara dapat disebabkan gangguan pendengaran, gangguan pada otak (misalnya retardasi mental, gangguan bahasa spesifik reseptif dan/atau ekspresif), autisme, atau gangguan pada organ mulut yang menyebabkan anak sulit melafalkan kata-kata (dikenal sebagai gangguan artikulasi). Untuk menegakkan diagnosis penyebab keterlambatan bicara, perlu pemeriksaan yang teliti oleh dokter, yang terkadang membutuhkan pendekatan multidisiplin oleh dokter anak, dokter THT, dan psikolog atau psikiater anak.
Tata laksana keterlambatan bicara bergantung pada penyebabnya, dan juga melibatkan kerja sama antara dokter anak, dokter spesialis lain yang terkait, terapis wicara, dan tentunya orangtua.
Yang bisa dilakukan orangtua
Orangtua dan lingkungan terdekat memegang peranan penting dalam perkembangan bicara dan bahasa seorang anak. Kosakata anak berbanding lurus dengan jumlah kata yang didengarnya pada masa kritikal perkembangan bicaranya. Hal-hal yang dapat dilakukan orangtua untuk mengoptimalkan perkembangan bicara dan bahasa anak antara lain:
Keterlambatan perkembangan bicara dan bahasa sebaiknya dapat dikenali oleh orangtua sedini mungkin, agar tata laksana yang diberikan dapat memaksimalkan kapasitas bicara dan bahasa yang dimiliki anak.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Stimulasi yang tepat untuk anak Anda yang terlambat bicara adalah dengan memberikan banyak kesempatan untuk berkomunikasi dengan dia. Berbicaralah dengan anak Anda secara teratur, gunakan kalimat sederhana dan jelas, dan berikan kesempatan untuk dia merespons. Anda juga dapat membacakan buku bersama, bernyanyi, atau bermain permainan yang melibatkan komunikasi.:Untuk toilet training, penting untuk bersabar dan memberikan dukungan yang konsisten. Mulailah dengan memperkenalkan konsep toilet kepada anak Anda, dan berikan pujian atau hadiah setiap kali dia berhasil menggunakan toilet. Berikan dia waktu dan kesempatan untuk belajar, dan jangan terlalu memaksakan jika dia belum siap.
Jika anak Anda masih kesulitan memberikan sinyal ketika ingin pipis atau pup, Anda dapat mencoba menggunakan cue words atau tanda fisik yang konsisten setiap kali dia perlu menggunakan toilet. Berikan pujian dan dorongan setiap kali dia berhasil memberikan sinyal atau menggunakan toilet dengan benar.
Ingatlah bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda, jadi penting untuk memberikan dukungan dan kesabaran dalam proses ini. Jika Anda masih memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau terapis perkembangan untuk saran lebih lanjut. Semoga anak Anda segera berhasil dalam proses belajar ini.
Related content