Tentang cara sapih anak 2 thn

Halo dokter, saya mau bertanya saya punya anak berusia 2 thn, tapi dia masih suka menyusui, dan saya pernah mencoba menggunakan daun pepaya ke payudara saya tapi anak saya malah terus menyusui .. saran dokter bagaimana ya menyapihnya yg ampuh agar anak tidak menyusui lagi. Terimakasi

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
11
3

3 komentar

Hello sobat sehat, terima kasih atas pertanyaannya.


Beberapa tindakan yang dapat sobat lakukan adalah sebagai berikut :

1. Kurangi frekuensi dan durasi menyusui secara bertahap:

Jika anak terbiasa menyusu beberapa kali sehari, kurangi secara bertahap hingga menjadi lebih jarang. Begitu juga dengan durasi menyusui, kurangi waktu menyusui secara bertahap.

2. Hentikan menyusui di siang hari:

Fokuskan untuk memberikan makanan padat dan minuman di siang hari, dan kurangi menyusui di siang hari secara bertahap.

3. Berikan makanan pengganti di malam hari:

Ganti kebiasaan menyusui di malam hari dengan makanan padat atau susu formula dalam botol atau cangkir.

4. Tawarkan susu melalui botol atau cangkir:

Perkenalkan susu formula atau ASI dalam botol atau cangkir untuk membantu anak terbiasa dengan transisi ini.

5. Berikan pengertian kepada anak:

Jelaskan kepada anak bahwa ia sudah besar dan bisa minum susu dari botol atau cangkir.

6. Libatkan anak dalam proses penyapihan:

Ajak anak memilih botol atau cangkir baru, atau berikan pujian ketika anak berhasil minum dari botol atau cangkir.

7. Ciptakan suasana yang menyenangkan:

Buat momen menyusui yang menyenangkan dan penuh kasih sayang agar anak merasa nyaman selama proses penyapihan.

8. Konsisten dalam menerapkan aturan:

Tetapkan aturan yang jelas dan konsisten dalam proses penyapihan.

9. Perhatikan kebutuhan nutrisi anak:

Pastikan anak mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan padat dan minuman lain selama proses penyapihan.


Semoga membantu.

Salam sehat,

dr. Rahayu

3 minggu yang lalu
Suka
Balas

Dok, ada saran kira kira misal malam hari anak saya masih menyusui untuk permulaan sapih apakah di hentikan total? Atau boleh mengasihinya? Atau digantikan dengan makan malam banyak2?

3 minggu yang lalu
Suka
Balas
Menyapih anak usia 2 tahun memang bisa menjadi tantangan, apalagi jika anak masih sangat menyukai rutinitas menyusui. Metode seperti menggunakan daun pepaya mungkin tidak selalu efektif dan bisa membuat anak merasa tidak nyaman:

Untuk menyapih anak dengan lebih efektif dan tanpa drama, ada beberapa pendekatan yang bisa Anda coba, dengan fokus pada kesabaran dan pengertian:

  1. Komunikasi yang Baik: Jelaskan kepada anak dengan bahasa yang mudah dimengerti bahwa ia sudah besar dan akan mulai belajar makan makanan padat tanpa ASI. Libatkan anak dalam proses ini.
  2. Buat Rutinitas Baru: Ganti kebiasaan menyusui dengan aktivitas lain yang menyenangkan, terutama sebelum tidur. Misalnya, membaca buku bersama, bernyanyi, atau bercerita.
  3. Kurangi Sesi Menyusui Secara Bertahap: Jangan langsung menghentikan total. Perlahan-lahan kurangi durasi menyusui atau jumlah sesi dalam sehari. Anda bisa mulai dengan membatasi waktu menyusui atau menunda waktu menyusui.
  4. Alihkan Perhatian: Saat anak ingin menyusu, tawarkan pengganti seperti camilan sehat, minuman (air putih atau susu formula/UHT jika diperlukan), atau ajak bermain aktivitas yang menarik.
  5. Gunakan Pakaian yang Sulit Diakses: Pilih pakaian yang tidak memudahkan anak untuk mengakses payudara Anda, terutama di malam hari.
  6. Berikan Pelukan dan Kenyamanan Ekstra: Saat anak merasa kesal atau rewel karena tidak menyusu, berikan pelukan, usapan, dan perhatian lebih untuk menenangkan mereka. Ini penting untuk menjaga ikatan emosional.
  7. Libatkan Pasangan atau Anggota Keluarga Lain: Minta bantuan pasangan atau anggota keluarga lain untuk menenangkan anak saat ia rewel, terutama di malam hari. Terkadang, anak lebih mudah dialihkan oleh orang lain.
  8. Konsisten dan Sabar: Proses menyapih membutuhkan waktu dan konsistensi. Tetapkan jadwal dan rutinitas yang konsisten, dan jangan menyerah jika ada kemunduran. Penting untuk melakukan proses ini dengan cinta dan pengertian, tanpa paksaan, agar anak merasa aman dan dicintai. Jika Anda mengalami kesulitan yang signifikan atau merasa proses ini sangat berat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau konsultan laktasi untuk mendapatkan panduan lebih lanjut.
3 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan