Susu formula

Dok saya izin bertanya, anak saya 1 tahun minum susu SGM madu, sehabis minum itu di muntahkan dan batuk apakah harus ganti sufor dok

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2

2 komentar

Hallo Putri Salsabillah, terima kasih atas pertanyaan nya.

Tidak selalu harus ganti susu formula, karena muntah dan batuk setelah minum susu bisa disebabkan beberapa hal:

* Minum terlalu cepat atau terlalu banyak sehingga muntah (gumoh).

* Batuk saat susu masuk "salah jalur" ke tenggorokan.

* Sedang flu, pilek, atau ada dahak sehingga mudah muntah saat batuk.

* Refluks (isi lambung naik kembali ke kerongkongan).

* Kadang bisa juga karena tidak cocok dengan susu, tetapi biasanya disertai gejala lain seperti diare, perut kembung, ruam kulit, atau muntah berulang setiap kali minum susu.


Perhatikan:


* Apakah muntahnya hanya sekali atau setiap kali minum SGM?

* Apakah muntahnya sedikit seperti gumoh atau banyak sampai mengosongkan isi lambung?

* Apakah ada demam, sesak napas, diare, atau berat badan sulit naik?


Untuk sementara:


* Berikan susu sedikit-sedikit tetapi lebih sering.

* Setelah minum susu, gendong tegak selama 20–30 menit.

* Hindari langsung berlari atau bermain aktif setelah minum.


Jika muntah dan batuk hanya terjadi sekali, belum tentu perlu ganti susu. Namun bila terjadi berulang setiap kali minum susu, atau anak tampak sesak, lemas, tidak mau minum, atau muntah terus-menerus, sebaiknya diperiksakan ke dokter anak.

1 minggu yang lalu
Suka
Balas
Melihat anak Anda muntah dan batuk setelah minum susu formula SGM Madu, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Muntah setelah minum susu formula adalah salah satu tanda yang disebutkan bahwa bayi mungkin tidak cocok dengan susu formula tersebut:

Batuk yang menyertai muntah juga bisa menjadi indikasi adanya masalah lain, seperti infeksi saluran pernapasan atau gangguan pencernaan. Dokter akan dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti dari gejala yang dialami anak Anda. Setelah diagnosis yang tepat, dokter akan memberikan saran terbaik, apakah perlu mengganti jenis susu formula (misalnya, jika ada alergi susu sapi atau intoleransi laktosa, susu formula hidrolisis atau berbasis kedelai mungkin disarankan) atau apakah ada penanganan medis lain yang diperlukan.

1 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan