supply asi

halo dok. saya seorang ibu baru. anak saya sudah 4 bulan. saya baru mulai bekerja belum ada 1 bulan. saat saya pumping cuma mendapatkan kisaran 60-120ml per sesi pumping itu normal tidak ya? soalnya saya selalu kejar2an stok dengan kebutuhan bayi saat saya bekerja. terimakasih dok

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2

2 komentar

Halo sobat sehat, terima kasih atas pertanyaannya


Produksi ASI bisa bervariasi setiap waktunya. Pada saat pumping juga bisa dipengaruhi waktu pumping, tingkat stress, konsumsi makanan dan minuman ibu. Hasil tersebut bukan berarti kurang. ASI juga diproduksi sesuai kebutuhan bayi, selain itu juga teknik dan cara pumping perlu diperhatikan apakah sudah tepat atau belum.


Pada ibu menyusui wajib memenuhi nutrisi karena nutrisi itulah yang akan diberikan untuk bayi. nutrinya harus lengkap ada karbohidrat, protejn, lemak, buah, sayur, air.


Ibu yang bekerja penting mengatur tingkat stress dan asupannya agar produksi ASI tetap cukup untuk bayi.



Sebelumnya perlu diingat, sugesti dan stress bisa mempengaruhi produksi ASI, jika keyakinan asi seret, maka akan seret juga ASInya.


Ketahui dulu Tanda kecukupan ASI pada bayi:

-buang air kecil >6x sehari

-buang air besar >2x sehari tapi pada bayi full ASI karena bisa semua terserap tubuh bisa tidak BAB sampai 10 hari

-berat badan bayi naik



Kelancaran ASI sangat dipengaruhi oleh supply dan demand (permintaan) bayi serta faktor psikis ibu.


Dari ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa semakin sering bayi menyusui maka ASI akan semakin banyak diproduksi, tentunya perlekatan menyusu bayi harus benar dan suasana hati yang menyenangkan itu penting karena akan mempengaruhi produksi ASI.


Kedua hormon yang berperan yaitu prolaktin dan oksitosin.

Nutrisi juga berperan penting pada produksi ASI.


Selain itu, makanan seimbang harus di variasikan dengan gerak atau olah tubuh. Banyak ibu yang baru melahirkan takut melakukan olah raga. Padahal olah raga juga mempunyai peran penting disamping untuk membentuk tubuh, juga untuk membuat ibu rileks, tetap gembira dan bugar walau harus menyusui. Rasa bahagia, rileks dan ketulusan ibu menyusui berperan penting dalam memproduksi hormon oksitosin, yang berperan dalam produksi ASI.


Lactogogue atau zat pelancar ASI juga dapat dikonsumsi, yang tradisional contohnya daun katuk.


beberapa tips berikut ini untuk pumping pada ibu bekerja:

- pumping 2-3 jam sekali sesuai jadwal menyusu bayi

- perhatikan lama pumpingnya upayakan 20-30 menit, yang penting konsisten setiap waktunya

- pijat laktasi 2 menit sebelum mulai pumping

- power pumping 1x sehari misalnya malam hari 10 menit pumping lalu 10 menit istirahat lalu 10 menit lagi pumping

- istirahat cukup walaupum bekerja, upayakan selingi waktu istirahat dan happy


Apabila masih kesulitan, konsultasikan dengan dokter spesialis anak konsultan laktasi (IBCLC)


Semoga membantu, terimakasih

19 jam yang lalu
Suka
Balas
Halo Ibu, memahami kekhawatiran Anda mengenai jumlah ASI yang didapatkan saat pumping, terutama saat baru kembali bekerja dan merasa stok ASI kurang untuk kebutuhan bayi 4 bulan Anda. Jumlah ASI 60-120 ml per sesi pumping bisa bervariasi pada setiap ibu dan tidak selalu mencerminkan total produksi ASI Anda, karena bayi seringkali lebih efisien dalam mengosongkan payudara dibandingkan pompa. Namun, jika Anda merasa 'kejar-kejaran stok', ini memang menjadi indikasi bahwa produksi ASI perlu ditingkatkan atau manajemen pumping perlu disesuaikan:

Untuk ibu bekerja seperti Anda, konsistensi dalam memompa ASI sangat penting untuk menjaga suplai. Disarankan untuk memompa 2-3 kali selama jam kerja, idealnya setiap 3 jam sekali, meniru jadwal menyusui bayi. Misalnya, menyusui langsung sebelum berangkat kerja, lalu pumping pada jam 10.00, 13.00, dan 16.00, kemudian menyusui langsung lagi saat pulang. Jika Anda ingin meningkatkan produksi ASI, Anda bisa mencoba teknik power pumping. Teknik ini meniru pola menyusu bayi saat growth spurt dan dapat merangsang payudara untuk memproduksi lebih banyak ASI. Caranya adalah memompa selama satu jam setiap hari dengan pola: pompa 20 menit, istirahat 10 menit, pompa 10 menit, istirahat 10 menit, dan pompa 10 menit. Pastikan Anda menggunakan pompa elektrik ganda untuk efisiensi. Selain itu, perhatikan juga hal-hal berikut:

  • Persiapan: Pastikan semua peralatan pumping bersih dan nyaman.
  • Lingkungan: Ciptakan suasana tenang dan rileks saat memompa, mungkin dengan melihat foto bayi atau mendengarkan musik. Pijatan lembut pada payudara sebelum dan selama memompa juga bisa membantu.
  • Nutrisi dan Hidrasi: Pastikan Anda cukup minum air dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Istirahat: Cukup istirahat dan kelola stres, karena stres dapat memengaruhi produksi ASI.
  • Menyusui Langsung: Saat bersama bayi, usahakan untuk menyusui langsung sesering mungkin untuk merangsang produksi ASI secara alami. Jika setelah mencoba tips ini Anda masih merasa kesulitan atau produksi ASI tidak meningkat sesuai kebutuhan bayi, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan konsultan laktasi. Mereka dapat memberikan evaluasi lebih lanjut dan saran yang lebih personal sesuai kondisi Anda.
2 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan