Seputar batuk
Halo dok, saya mau tanya anak saya umur 23bulan . Sekarang dia lagi batuk dan setelah batuk dia mual . Itu kenapa ya dok? Apa yang harus saya lakukan?
Halo dok, saya mau tanya anak saya umur 23bulan . Sekarang dia lagi batuk dan setelah batuk dia mual . Itu kenapa ya dok? Apa yang harus saya lakukan?
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Batuk yang disebabkan infeksi virus sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa menggunakan obat-obatan. Namun, batuk sering kali membuat bayi sulit tidur dan rewel.
Jika Si Kecil tampak rewel dan kurang nyaman karena batuk, Bunda dapat melakukan beberapa cara mengatasi batuk pada bayi berikut ini:
1. Memberikan Air Susu Ibu (ASI)
2. Meneteskan cairan saline
3. Membantu melegakan pernapasannya
4. Memberikan minuman hangat
Selain melakukan cara-cara di atas, Bunda disarankan untuk terus memantau perkembangan Si Kecil selama sakit. Waspadailah munculnya beberapa gejala berikut:
Jika muncul gejala tersebut atau batuknya bertambah parah meski Bunda sudah melakukan cara-cara mengatasi batuk pada bayi seperti yang telah dijelaskan di atas, segeralah periksakan Si Kecil ke dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Batuk pada anak Anda yang diikuti dengan rasa mual bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:Infeksi saluran pernapasan: Batuk adalah respons tubuh terhadap iritasi atau infeksi pada saluran pernapasan. Infeksi virus seperti flu atau pilek dapat menyebabkan batuk dan mual pada anak.
Batuk rejan (pertusis): Ini adalah infeksi bakteri yang menyebabkan batuk yang parah dan berkepanjangan. Batuk rejan dapat menyebabkan mual dan muntah pada anak.
Refluks asam lambung: Refluks asam lambung dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan batuk. Kadang-kadang, refluks asam juga dapat menyebabkan rasa mual dan muntah.
Alergi: Alergi dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan menyebabkan batuk. Beberapa anak juga dapat mengalami mual akibat alergi.
Untuk mengetahui penyebab pasti batuk dan mual pada anak Anda, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter anak. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan tes tambahan seperti tes darah atau tes alergi.
Sementara menunggu konsultasi dengan dokter, Anda dapat melakukan beberapa langkah untuk membantu meredakan gejala anak Anda:
Ingatlah bahwa hanya dokter yang dapat memberikan diagnosis yang akurat dan memberikan pengobatan yang tepat. Jadi, segera konsultasikan ke dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Related content