Salam. Dok saya mau bertanya. Saya rumahtangga sering bertengkar.

Usia pernikahan mau menginjak 6 tahun. Namjn bisa dihitung kalau bertengkar dalam dalam sebulan ada 2x kita cekcok. Pemicu hanya karena masalah sepele, saya misal ada kecemburuan Sosial. Dan pihak laki laki tidak pernah mau mengerti. Sering kita bertengkar didepan anak usia baru 3 tahun. Bagaimana solusi dr pertengkaran ini ya. Apakah harus nerpisah? Atau bagaimana. Melihat keduanya selalu tidak ada mau yang mengalah laki laki atau perempuannya. Ditambah sering sekali dalam pertwngkarannya jeluar bahasa tidak baik dan sudah masuk juga ada kdrt. Trmksh

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
13
1
2

2 komentar

Halo Sanla Yuliaw, terima kasih untuk pertanyaannya.


Setiap pasangan mengharapkan hubungan yang sehat, harmonis dan bahagia. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa dalam sebuah hubungan tidak terlepas dari adanya konflik. Terjadinya konflik adalah hal yang wajar terjadi, tetapi apabila konflik tersebut terjadi berkepanjangan, maka anda dan pasangan perlu mengambil jarak sejenak terhadap masalah dan emosi yang dirasakan masing-masing sehingga dapat melihat permasalahan tersebut secara objektif.


Perlu diketahui bahwa hal yang dapat dilakukan agar tercapainya hubungan yang harmonis, yaitu membangun pola komunikasi yang sehat dan terbuka. Anda dan pasangan perlu saling mengkomunikasikan kondisi yang anda alami, sehingga dapat saling memahami pula. Selain itu, upayakan untuk dapat saling mendengarkan tanpa menghakimi, serta juga dapat saling menghargai.


Menghadapi pasangan seperti yang anda ceritakan memiliki tantangan tersendiri. Sebaiknya anda tetap tenang dan tidak mudah terpancing karena hanya akan semakin memperburuk keadaan. Anda dapat menggunakan energi yang anda miliki untuk mengontrol hal yang dapat anda kendalikan (misalnya respon anda terhadap pasangan), daripada fokus pada hal yang tidak dapat anda kendalikan (misalnya perilaku pasangan). Anda juga memiliki hak untuk menetapkan batasan toleransi atas sikap pasangan anda, serta berhak mengambil keputusan untuk kehidupan dan kebahagiaan anda sendiri. Setiap keputusan yang anda ambil, sebaiknya diputuskan dalam kondisi yang tenang dan pikiran yang jernih. Jika memang diperlukan untuk mengambil jarak sejenak, maka hal tersebut boleh untuk dilakukan tetapi dikomunikasi juga dengan pasangan. Selain itu, anda juga dapat mencari waktu yang tepat untuk membicarakan permasalahan dalam hubungan anda dengan pasangan, kemudian bersama-sama mencari solusi yang terbaik.


Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda atau melakukan konseling bersama pasangan ke psikolog jika keluhan berlanjut atau bertambah parah, agar segera tertangani dengan tepat.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya memahami bahwa Anda dan pasangan sering bertengkar dan hal ini mempengaruhi kehidupan rumah tangga Anda. Pertengkaran dalam hubungan memang bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti perbedaan pendapat, kebiasaan, masalah keuangan, dan lain sebagainya. Namun, penting untuk diingat bahwa pertengkaran yang sering dan berlebihan dapat merusak hubungan Anda dengan pasangan.:

Saya menyarankan agar Anda dan pasangan mencoba untuk berbicara secara terbuka dan jujur tentang masalah yang sedang dihadapi. Cobalah untuk mencari solusi bersama dan berkomitmen untuk memperbaiki hubungan Anda. Jangan biarkan pertengkaran terjadi di depan anak Anda, karena hal ini dapat mempengaruhi perkembangan emosional dan psikologis anak Anda.

Jika masalah yang dihadapi terkait dengan kecemburuan sosial atau masalah lain yang membutuhkan bantuan profesional, Anda dapat mencari bantuan dari psikolog atau konselor pernikahan. Mereka dapat membantu Anda dan pasangan untuk memahami masalah yang sedang dihadapi dan memberikan saran untuk memperbaiki hubungan Anda.

Saya tidak menyarankan untuk mempertimbangkan perceraian sebagai solusi, kecuali jika masalah yang dihadapi sangat serius dan tidak dapat diselesaikan dengan cara lain. Namun, keputusan untuk bercerai harus dipertimbangkan dengan matang dan tidak diambil dengan tergesa-gesa.

Semoga saran ini dapat membantu Anda dan pasangan untuk memperbaiki hubungan Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan tanyakan.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan