Rubella

hallo dok, mau bertanya. Anak saya kelas 1 Sd , dy di beri vaksin rubella di SD pada hari Jumat minggu lalu, efeknya panas/demam dari sabtu-minggu. senin pagi mau ke sekolah dy panas lagi, tapi tetap sy baawa ke sekolah. selama siang hari dy sehat, tapi setiap subuh kok panas lagi dok ? apa efeknya dari vaksin ini panas setiap malam-subuh atau bagaimana dok ?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
3
2

2 komentar

Halo Eche, terimakasih atas pertanyaannya.


Salah satu efek vaksin yaitu demam, nyeri di area suntikan dan efek lainnya.


setiap individu akan merasakan dampak yang berbeda yang jelas efek yang muncul tersebut merupakan tanda imunitas atau sistem kekebalan tubuh sedang bekerja setelah dirangsang oleh vaksin tersebut. tujuannya adalah agar sistem imun akan punya antibodi terhadap rubella (jika vaksin rubella) dan apabila suatu saat terpapar maka tubuh sudah kenal dan bisa melawannya.


Demam tidak tentu waktu, tergantung kondisi dan respon tubuh indivdunya saja, yang penting jaga tidak dehidrasi maka harus perbanyak minum cairan saat demam dan makan bergizi, bantu kompres hangat, pastikan tidak ada tanda bahaya seperti kejang. pada dasarnya tidak perlu diobati karena demamnya itu proses baik, namun jika sangat mengganggu, bisa dibantu obat penurun panas sesuai dosisnya.


jika masih khawatir, silakan periksakan anak ke fasilitas kesehatan terdekat


terimakasih

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Efek samping yang umum setelah vaksin rubella adalah demam ringan atau reaksi lokal di tempat suntikan. Demam yang terjadi setelah vaksinasi biasanya bersifat sementara dan akan hilang dalam beberapa hari.:

Namun, jika anak Anda mengalami demam setiap malam dan subuh setelah vaksinasi rubella, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter anak untuk evaluasi lebih lanjut. Demam yang berulang setiap malam dan subuh mungkin tidak terkait langsung dengan vaksinasi rubella, tetapi bisa menjadi gejala dari kondisi lain yang perlu ditangani.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan tes tambahan untuk menentukan penyebab demam yang berulang tersebut. Jika diperlukan, dokter juga dapat merujuk anak Anda ke spesialis lain untuk evaluasi lebih lanjut.

Pastikan juga untuk memberikan informasi lengkap kepada dokter tentang riwayat vaksinasi anak Anda dan gejala yang dialami setelah vaksinasi rubella. Hal ini akan membantu dokter dalam menentukan langkah selanjutnya yang terbaik untuk anak Anda.

Semoga anak Anda segera pulih dan semakin sehat. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan