Remaja
Halo dok , saya punya anak laki2 umur 13 tahun, dia suka sekali melawan, apa yg kita katakan akan selalu ada alasan dia melawan,dan trkadang saya emosi mau mukul dia malah mau pukul balik,pdhl sudah pernah diomong baik2 pun begtu, selalu ingin kita org tua yg minta maaf karna dia merasa dia gak salah , dan wlopun dia salah dia gak mau mengakui dan beralasan yg gak jelas , gimana solusi nya dok ??
























Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.
Remaja merupakan salah satu fase dalam rentang kehidupan. Pada fase ini, remaja identik dengan pencarian jati diri sehingga akan banyak mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya, termasuk menampilkan perilaku yang terkadang menentang norma yang berlaku di masyarakat. Dengan demikian, remaja sering kali memperoleh labelling “anak nakal atau membangkang” dari lingkungannya. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa perilaku yang ditampilkan remaja tidak terlepas dari pola asuh dan pengalaman yang dia peroleh dari lingkungan keluarganya.
Perlu diketahui bahwa perilaku yang ditampilkan remaja terkadang merupakan cara mereka untuk mendapatkan perhatian dari lingkungan atau orang tuanya. Selain itu, perilaku tersebut juga terkadang akibat pengaruh dari teman sepergaulannya atau mungkin mencontoh perilaku orang-orang di sekitarnya. Namun, sebagai pengasuh dan pendamping anda tetap selalu berusaha mengambil peran dalam membimbing dan mengarahkan remaja untuk berperilaku yang adaptif, serta mencari tahu akar anak berperilaku demikian.
Beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk menghadapi remaja, yaitu ajak mereka berdiskusi mengenai alasan mereka menunjukkan perilaku demikian, dengarkan pendapatnya, dan sebaiknya menghindari untuk menghakimi karena akan menyebabkan mereka menjadi pribadi yang menutup diri dari keluarga. Selain itu, libatkan remaja untuk membuat kesepakatan bersama yang berlaku dalam keluarga sehingga keberadaannya merasa dihargai. Anda juga perlu menegaskan norma-norma yang berlaku di masyarakat dan konsekuensi yang akan diterima jika melanggar. Dengan demikian, remaja akan memiliki pandangan mengenai bagaimana dirinya harus bersikap. Namun, jika perilaku remaja telah melewati batas wajar, maka anda perlu bersikap tegas. Bantu anak dalam menemukan potensi diri yang dapat dikembangkan sehingga ia merasa berharga dan termotivasi untuk menjadi lebih baik.
Jangan ragu untuk memeriksakan anak anda ke psikolog jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.
Hai Sobat Sehat,
Saya sarankan untuk tetap tenang dan tidak menggunakan kekerasan fisik terhadap anak Anda. Cobalah untuk berkomunikasi dengan anak Anda secara terbuka dan jujur tentang perilakunya yang tidak sesuai. Dorong anak Anda untuk meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Berikan contoh yang baik dengan mengendalikan emosi Anda dan menunjukkan cara yang baik dalam menyelesaikan konflik. Jika diperlukan, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang psikolog atau konselor untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut dalam mengatasi masalah ini. Semoga solusi ini dapat membantu Anda dalam menghadapi situasi tersebut. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?Related content