Pup bayi 5 bulan berlendir

Malam dok, bayi usia 5 bulan full asi, pup nya berair sedikit berbiji kadang berlendir, kadang berbusa kadang tidak, diare bukan ya dok, pup nya sehari 1 kali kadang 2 hari sekali, bb pun seret naiknya, jika pup,si bayi tidak merasa kesakitan, pernah berobat dikasih antibiotik tapi tetep kaya gini bentuk pup nya,mohon penjelasan nya dok apa perlu diobatin?

Peringatan: Gambar berikut bisa jadi mengganggu bagi Anda. Kebijaksanaan pemirsa disarankan
Pup bayi 5 bulan berlendirPup bayi 5 bulan berlendir
Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
7702
2

2 komentar

Malam dok, bayi usia 3 bulan sufor . pup nya berair sedikit berlendir, kadang berbusa kadang tidak, diare bukan ya dok, pup nya sehari 1 kali , bb pun seret naiknya, jika pup,si bayi tidak merasa kesakitan, pernah berobat dikasih antibiotik tapi tetep kaya gini bentuk pup nya

5 bulan yang lalu
Suka
Balas

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya

Dari ciri-ciri yang Ibu sampaikan serta gambar pup bayi usia 5 bulan yang full ASI, berikut penjelasan lengkapnya:


Pup Bayi ASI yang Masih Normal

Pup bayi yang mendapatkan ASI eksklusif memang cenderung memiliki karakteristik seperti:

  • Warna kuning keemasan atau kehijauan.
  • Konsistensinya encer, lembek, agak cair, atau berbiji seperti biji sawi.
  • Kadang berlendir atau sedikit berbusa, apalagi jika bayi sering menyusu atau terlalu banyak mendapatkan "foremilk" (ASI awal).
  • Frekuensi bisa 1–2 kali sehari, atau bahkan 1 kali dalam beberapa hari (tergantung metabolisme bayi).
  • Tidak disertai demam, muntah, atau rewel yang berlebihan.


📌 Pup pada foto terlihat kuning kehijauan, encer, agak berbusa dan berlendir sedikit — ini masih bisa termasuk normal untuk bayi ASI, selama bayi tampak sehat, tidak dehidrasi, dan tetap aktif.


Namun, patut diwaspadai jika muncul gejala seperti:

  1. Frekuensi BAB meningkat drastis (misal >6 kali sehari).
  2. Pup sangat berair seperti air cucian beras, sangat asam baunya, atau ada darah.
  3. Bayi tampak lemas, tidak nafsu menyusu, atau menunjukkan tanda dehidrasi (mata cekung, bibir kering, ubun-ubun cekung).
  4. Berat badan tidak naik selama lebih dari 1 bulan atau bahkan menurun.
  5. Sudah diberi antibiotik tapi tidak membaik selama berminggu-minggu.


Tentang Berat Badan (BB) Seret Naiknya:

  • Bayi ASI memang bisa naik BB lebih lambat dibanding bayi susu formula, tapi tetap harus minimal naik 500–800 gram per bulan pada usia 0–6 bulan.
  • Kalau BB stagnan selama 1–2 bulan, maka perlu evaluasi: apakah menyusunya efektif, ada infeksi tersembunyi, intoleransi susu, atau kondisi saluran cerna (seperti alergi protein susu sapi walaupun full ASI, bisa dari makanan ibu).


Apa yang Bisa Ibu Lakukan Sekarang:

  1. Amati frekuensi dan pola pup selama beberapa hari ke depan, catat warnanya, tekstur, dan seberapa sering.
  2. Pastikan bayi menyusu cukup (minimal 8–12 kali sehari), dan perhatikan jumlah popok basah (6–8 per hari).
  3. Jika BB masih stagnan dan bentuk pup terus demikian selama berminggu-minggu meskipun sudah pernah diberi antibiotik, sebaiknya:
  • Periksa ulang ke dokter spesialis anak (DSA).
  • Bisa dilakukan pemeriksaan tinja (feses) untuk memastikan apakah ada infeksi, intoleransi, atau kondisi pencernaan lain.

Jika:

  • Bayi tidak menunjukkan tanda-tanda dehidrasi atau infeksi serius,
  • Masih aktif dan menyusu dengan baik,
  • Berat badan masih naik meskipun lambat,


Maka belum tentu perlu diobati. Tapi tetap harus diawasi. Bila dalam 1–2 minggu tetap sama dan BB stagnan, perlu evaluasi lebih lanjut ke DSA.

8 bulan yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan