Penggunasn dot

bayi di ajari minum pakai dot kenapa saat minum pakai dot nafas nya grok2 tapi saat dbf gk bunyi grok2.. Apa tidak cocok dot nya atau gmn cara menangganinya?

Soalnya bntar lagi harus sudah masuk kerja

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Suara "grok-grok" yang muncul saat bayi minum dari dot namun tidak saat menyusu langsung (DBF) bisa jadi menandakan beberapa hal terkait cara bayi mengelola aliran susu dari dot. Ini seringkali disebabkan oleh aliran susu dari dot yang terlalu cepat dibandingkan dengan aliran dari payudara ibu, sehingga bayi kesulitan menelan dan bernapas secara bersamaan:

Beberapa kemungkinan penyebab dan cara menanganinya:

  1. Aliran Dot Terlalu Cepat: Dot yang memiliki lubang terlalu besar atau aliran terlalu cepat dapat membuat bayi kewalahan. Coba ganti dot dengan jenis "slow flow" atau yang dirancang untuk bayi baru lahir, yang memiliki aliran lebih lambat.
  2. Bentuk Dot Tidak Sesuai: Bentuk atau ukuran dot yang tidak pas di mulut bayi juga bisa memengaruhi cara bayi menghisap dan menelan, sehingga udara ikut tertelan atau susu tidak tertelan dengan baik. Pilih dot yang sesuai dengan usia dan kenyamanan bayi.
  3. Posisi Menyusu: Pastikan posisi bayi saat minum dari botol sudah benar, yaitu kepala lebih tinggi dari badan, agar susu tidak mengalir terlalu deras dan bayi bisa menelan dengan lebih nyaman.
  4. Bingung Puting: Seperti yang disebutkan, penggunaan dot sebaiknya tidak menjadi pilihan utama karena dapat menyebabkan masalah seperti bingung puting. Ini terjadi ketika bayi kesulitan beralih antara menghisap payudara dan dot karena teknik hisapan yang berbeda. Mengingat Anda akan kembali bekerja, penting untuk menemukan solusi yang nyaman bagi bayi. Selain mencoba dot dengan aliran yang lebih lambat, Anda bisa mempertimbangkan media alternatif untuk memberikan ASI perah, seperti cup feeder atau sendok. Metode ini dapat membantu bayi tetap terbiasa dengan cara minum yang berbeda dan mengurangi risiko bingung puting. Jika masalah "grok-grok" ini terus berlanjut atau Anda memiliki kekhawatiran lain, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau konsultan laktasi untuk evaluasi lebih lanjut dan mendapatkan saran yang paling tepat untuk kondisi bayi Anda.
1 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan