Mengatasi trauma pada anak 5 tahun
Salam dok,
Saya punya anak pertama usianya 5 THN dan sedang sekolah di TK A dan mau akhir pembelajaran. Awal2nya dia senang sekolah sampai dapat 2 piala prestasi. Sekitar seminggu ini dia mulai gak mau ke sekolah, begitu dibangunin siap2 sekolah udah sedih dan sampai sekolah udah histeris menangis, saya sangat khawatir berulang kali saya tanyak kenapa, ceritakan masalahnya ke saya Tp dia gak mau cerita katanya gak mau sekolah aja. Saya tanyakan ke sekolahnya gak ada apa2 kata gurunya, yg ada siswa bercanda dan main dorong2. Saya takut karena hal kecil trauma ke sekolah anak saya berkelanjutan. Mohon bantuannya dok🙏
























Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.
Sebagai orang tua tentunya mengharapkan yang terbaik buat anak sehingga berbagai cara akan dilakukan agar anak merasa nyaman dan aman menjalani hari-harinya. Kejadian yang tidak menyenangkan yang dialami oleh anak terkadang menyisakan trauma sehingga berdampak pada perilaku anak dalam menjalani keseharian, yang secara tidak langsung juga berpengaruh terhadap keseharian orang tua dalam menjalani aktivitas.
Anda dapat mengenali sumber trauma anak sehingga lebih mudah untuk mendampingi anak melewatinya. Luangkan waktu lebih banyak untuk anak dengan melakukan aktivitas bersama. Dengan kata lain orang tua hadir secara jasmani dan rohani agar anak merasa tidak sendirian. Dalam menghadapi anak, sebaiknya tetap tenang dan jangan terbawa emosi sehingga tidak memperburuk kondisinya. Hargai setiap proses anak sehingga tidak merasa semakin tertekan. Bekerjasama dengan guru membantu anak untuk menemukan kembali hal yang menyenangkan baginya di sekolah.
Perlu diketahui bahwa untuk memastikan kondisi anak yang sebenarnya diperlukan asesmen/ pemeriksaan yang mendalam. Dengan dilakukan pemeriksaan lebih dini, maka dapat segera ditentukan pula langkah yang tepat untuk selanjutnya. Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk mendiagnosa sendiri.
Anda tidak perlu ragu memeriksakan anak anda ke psikolog atau dokter spesialis anak untuk memperoleh gambaran dan penangan yang tepat.
Semoga membantu ya
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Sangat mungkin bahwa anak Anda mengalami trauma di sekolah yang menyebabkan ia tidak ingin pergi ke sekolah lagi. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak Anda mengatasi trauma tersebut:Berbicara dengan anak Anda dengan lembut dan sabar. Cobalah untuk memahami perasaannya dan jangan memaksa anak Anda untuk membuka diri jika ia tidak siap.
Berbicara dengan guru anak Anda untuk mencari tahu apakah ada masalah di sekolah yang mungkin menyebabkan anak Anda merasa tidak nyaman.
Berikan anak Anda pengalihan perhatian dengan melakukan aktivitas yang ia sukai seperti bermain atau menonton film kartun kesayangan.
Jangan memaksa anak Anda untuk pergi ke sekolah jika ia masih merasa tidak nyaman. Cobalah untuk memahami perasaannya dan berikan dukungan yang ia butuhkan.
Jika trauma anak Anda cukup parah, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari profesional seperti psikolog anak atau terapis.
Semoga saran ini dapat membantu Anda membantu anak Anda mengatasi trauma dan kembali merasa nyaman di sekolah. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya.
Related content