mengatasi anak introvet

Dok anak saya usia 15tahun lelaki. Dia sgt pemalu dan pendiam. Dia tidak mau menjadi pusat perhatian sehingga saat saya mengantar dan menjemputpun tidak boleh banyak bicara,Dia juga enggan utk mengikuti kegiatan exschool di sekolah. Bagaimana cara mengatasi anak seperti ini ?? Krn menurut saya rasa malunya berlebihan dan kurang rasa percaya diri. Sampe skg saya kesulitan utk tahu minat dan bakat anaksaya

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
55
2

2 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Seseorang dengan kecenderungan introvert akan merespon dunia di sekitarnya dengan lebih internal (berasal dari dalam diri). Bukan berarti tidak tertarik untuk bersosialisasi dengan lingkungannya, atau antisosial, pemalu dan sebagainya, atau menghindari melakukan kontak mata saat berinteraksi dengan orang lain. Namun, sebagai makhluk sosial, ia akan tetap memiliki kebutuhan sosial.


Dengan demikian, anda perlu memperbanyak waktu berdialog dengan anak agar mengenali kekhawatirannya. Validasi setiap emosi yang dirasakan, tetapi

tetap mengenali juga pikiran yang muncul saat itu sehingga mempengaruhi emosinya. Terkadang pikiran kita memikirkan berbagai hal yang seolah-olah yang dialami lebih buruk dari yang sebenarnya terjadi. Bantu anak menemukan fakta dengan menanyakan "apakah yang dipikirkan benar nyata atau hanya kekhawatiran saja?" Sebaiknya memeriksakan diri secara langsung ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah, agar mendapatkan gambaran komprehensif mengenai kondisi anak anda dan langkah selanjutnya yang dapat dilakukan.

Semoga membantu ya

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Untuk mengatasi anak yang memiliki sifat introvert, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:
  1. Pahami karakter anak: Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa setiap anak memiliki karakter dan kepribadian yang unik. Menghargai dan menerima anak apa adanya merupakan langkah awal yang penting.

  2. Berikan dukungan dan dorongan: Bantu anak merasa nyaman dengan dirinya sendiri dan memberikan dukungan serta dorongan untuk mengembangkan rasa percaya dirinya. Berikan pujian dan apresiasi atas setiap usaha dan prestasi yang dicapai.

  3. Ajak anak berbicara: Meskipun anak introvert cenderung pendiam, tetap ajaklah anak untuk berbicara dan berbagi perasaannya. Berikan kesempatan untuk anak mengungkapkan pendapat dan perasaannya tanpa merasa terpaksa.

  4. Kenali minat dan bakat anak: Melalui observasi dan percakapan yang terbuka, cobalah untuk mengetahui minat dan bakat anak. Bisa dengan memberikan kesempatan anak untuk mencoba berbagai aktivitas dan hobi yang mungkin menarik minatnya.

  5. Berikan ruang dan waktu sendiri: Anak introvert biasanya membutuhkan waktu dan ruang untuk menyendiri dan merenung. Berikan kesempatan anak untuk memiliki waktu sendiri tanpa merasa terganggu.

  6. Ajak anak untuk berpartisipasi: Meskipun anak introvert cenderung enggan untuk bergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler atau sosial, ajaklah anak untuk berpartisipasi secara perlahan. Mulailah dengan kegiatan yang lebih kecil dan sesuai dengan minat anak.

  7. Konsultasikan dengan ahli: Jika Anda merasa kesulitan dalam mengatasi anak introvert, konsultasikan dengan ahli psikologi atau konselor untuk mendapatkan saran dan panduan yang lebih spesifik.

Ingatlah bahwa setiap anak memiliki keunikan dan kebutuhan yang berbeda. Dukungan, pengertian, dan kesabaran dari orang tua sangat penting dalam membantu anak mengatasi rasa malu berlebihan dan meningkatkan rasa percaya dirinya. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam mendampingi anak introvert Anda. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan