Isni

Asalamualaikum

Dok aya punya anak perempuan usianya sudah mau 4 tahun,kendalanya d sini anak sya tipe anak yg suka plih" makanan bahkan d usia 1 tahunan sdh shrsnya bisa makan nasi ini msih blum bisa krna ayahnya dlu sperti itu jdi kmungkinan ada paktor keturunan dari ayah nya,cmn sya biasakan bisa makan nasi itu di usia 1 stengah tahunan tpi dia gk suka sma lauk pauknya dia hanya mau makan sama yg dia suka sperti sosis,sya trus brusaha supaya anak sya mau makann sprti daging ayam ikan dll nya tpi prnah d coba dia malah nangis

Dan kalau d paksa dia malah mnjadi" nangisnya,dan ada jga yg blang jka si anak tdk mau jngan d paksa

  1. Bagaimana dan apa yg hrs sya lakukan sbagai orng tuanya dok ???
Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
5
2

2 komentar

halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya.


Usia 4 tahun adalah usia anak sering banyak menawar sesuatu, mengeksplor banyak hal tapi suka pilih makanan sesuka hati.


orang tua perlu sabar dan bijak menanggapi. misalnya ajak makan bareng, buat suasana menyenangkan, libatkan anak masak bareng di dapur walau hanya sepintas, contohkan makan bareng orang tuanya, suapi pake tangan kalau bosan pake sendok, jangan dipaksa, jauhi gadget saat makan. berikan makanan kesukaan bareng sama makanan lainnya, buat suasana makan menyenangkan dan tidak tegang, Cek apakah anak ada sakit atau tidak ke dokter.


penjelasan terkait:



Salah satu keluhan yang sering orang tua berikan yaitu anak sering skali pilih-pilih makanan, makan sedikit dan lainnya. Namun hal ini tidak bisa dibiarkan. Anak sulit makan hingga GTM atau gerakan tutup mulut adalah masalah yang sering sekali dikeluhkan para orang tua. Penyebab terbanyak yaitu inappropriate feeding rules atau kurang tepatnya aturan pemberian makan yang diterapkan ke anak, ada juga penyebab lainnya seperti sakit, tumbuh gigi, masalah pencernaan dan sebagainya.


Anak yang sakit wajar akan mengalami nafsu makan yang menurun karena tubuh nya sedang merasa tidak nyaman, tugas orang tua adalah tetap memberikan makan sesuai feeding rules, sambil dicari tahu penyebabnya dan ditangani sebabnya, cek apakah giginya sedang tumbuh atau ada infeksi lainnya sehingga anak demam.


Apabila sudah diperiksakan dan anak dalam kondisi sehat, maka perlu dievaluasi feeding rules nya kembali.


Selera dan nafsu makan anak yang berbeda dan naik turun setiap harinya adalah hal yang wajar, maka salah satu tugas orang tua yaitu menyiasati menu makan agar anak tetap mau makan dengan tetap memperhatikan kandungan gizi seimbang.


Poin penting feeding rules yang harus ditekankan kembali:

- Jadwal (berikan makan 3x makan utama dan 2x cemilan sehari, anak 4 tahun sudah bisa menu keluarga)


- lingkungan (anak duduk bisa sendiri atau bersama keluarga di meja makan diajak makan bersama, ajak anak terlibat dalam proses makan, kasih sendok sendiri, tidak apa jika acak-acakan, hindari distraksi seperti mainan atau gadget)


-proses (lakukan dengan menyenangkan, hindari memaksa anak makan)


Anak mungkin bosan dengan menu, dapat diberikan pengganti yang diolah bervariasi misalnya


-Karbohidrat: kentang, ubi manis, jagung

- protein: daging sapi, daging ayam, tempe, tahu

- lemak:daging, alpukat

- vitamin mineral: buah-buahan, sayuran


Jika anak suka buah, dapat di buat atau dicampur dengan bahan lain agar padat nutrisinya.


Variasikan makanan jadi kalo bosan nasi, ganti karbohidrat dengan lainnya misal kentang atau apapun, dan lakukan proses makan yang menyenangkan. orang tua mungkin akan capek namun semangat mencoba segala cara adalah yang utama untuk anak sulit makan sambil dievaluasi juga faktor lainnya.


maka sekali lagi cek kembali Feeding Rules seperti dijelaskan diatas lalu cek apakah anak sedang sakit atau tidak


Periksakan langsung ke dokter spesialis anak terdekat jika anak sama sekali sulit makan minum.


Semoga membantu, terima kasih

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya akan mencoba memberikan saran berdasarkan informasi yang Anda berikan.:

Memiliki anak yang pemilih dalam makanan bisa menjadi tantangan bagi orang tua. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap anak memiliki preferensi makanan yang berbeda dan membutuhkan waktu untuk mengembangkan selera mereka. Berikut adalah beberapa saran yang dapat Anda coba:

  1. Bersabar dan konsisten: Terus tawarkan berbagai jenis makanan kepada anak Anda. Meskipun dia mungkin menolak pada awalnya, tetaplah konsisten dan bersabar. Terus tawarkan makanan yang sehat dan beragam, termasuk lauk pauk seperti daging ayam dan ikan.

  2. Jadikan makanan menyenangkan: Coba variasikan presentasi makanan agar terlihat menarik dan menggugah selera anak Anda. Misalnya, potong makanan menjadi bentuk-bentuk yang menarik atau buat hidangan yang berwarna-warni.

  3. Libatkan anak dalam memilih makanan: Ajak anak Anda untuk berpartisipasi dalam memilih makanan saat berbelanja atau memasak. Ini dapat membantu meningkatkan minat dan keinginan mereka untuk mencoba makanan baru.

  4. Berikan contoh yang baik: Jadilah contoh yang baik dengan mengonsumsi makanan sehat dan beragam di depan anak Anda. Anak-anak cenderung meniru perilaku orang dewasa di sekitar mereka.

  5. Jangan memaksa atau mengancam: Memaksa atau mengancam anak untuk makan makanan yang tidak mereka sukai dapat menciptakan asosiasi negatif dengan makanan dan memperburuk situasi. Biarkan anak Anda memilih makanan yang mereka sukai, tetapi tetap tawarkan pilihan yang sehat.

  6. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi: Jika Anda merasa khawatir tentang pola makan anak Anda, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi. Mereka dapat memberikan saran yang lebih spesifik berdasarkan kondisi anak Anda.

Ingatlah bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda dan mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk menerima makanan baru. Tetaplah sabar dan terus berikan dukungan kepada anak Anda dalam mengembangkan selera makan yang sehat.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan