Hallo Dokter

Dok, anak saya umur 1 tahun tapi untuk minum air putih itu susah bgt dok maunya selalu nyusu aja, dan makan nasi pun juga susah tp kalo dikasih bubur sehat selalu mau..sempat sakit 4 hari mencret2 dan panas turun naik skrg perutnya jd gendut gt karna kembung makanya jd rewel skrg anaknya dok,,itu gimana cara mengatasinya ya dok?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
5
2

2 komentar

Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya.


Buang air besar (bab) cair dengan frekuensi sering >3x sehari merupakan reaksi tubuh terhadap sesuatu yang masuk dan mengiritasi saliran cerna dapat berupa paparan virus, bakteri, dan sebagainya. Pada bayi dan anak tersering akibat virus.


Diare dan mulas merupakan gejala yang berkaitan satu sama lain yang terjadi bersamaan bisa mencetuskan dehidrasi maka harus benar dipastikan pemberian cairan dan makanan anak dengan tepat.


perhatikan kebersihan makanan, tempat makan, cuci tangan sebelum memberi makan.


perut mulas hingga kembung bisa terjadi sebagai efek diare ataupun infeksi di saluran pencernaan anak.


diare adalah upaya pengeluaran racun atau zat yang dianggap berbahaya oleh tubuh anak, sebaiknya biarkan tubuh berproses yang terpenting itu dijaga agar tidak dehidrasi.


kalau ibu ragu dan sulit menilai tanda dehidrasi tersebut sebaiknya segera bawa anak ke UGD RS terdekat untuk diperiksakan ulang. Beberapa tanda dehidrasi seperti mata cekung, lemas cenderung tidur, sulit minum.


selagi anak masih akrif, makan minum masih mau walau sedikit tapi dibuatlah sering, maka biarkan tubuh anak berproses dengan diarenya, yang penting jaga dari dehidrasi dengan makan minum. Jika ibu ragu menilai dehidrasi, periksakan ke ugd rs terdekat


Tubuh akan berupaya mengeluarkan yang dianggap berbahaya tersebut lewat diare.


Minum air putih itu penting, tidak hanya susu, cairan lain bisa dari air sayuran, buah buahan. dan selalu pastikan jam makan anak, kalau makan utama ya hindari susu, berikan makanan utama, jadi peran orang tua penting mengatur pola makan anak. susu bukan solusi segalanya, nutrisi makan utama yang penting.


buat suasana makan menyenangkam, makan bersama orang tua di meja makan, siapkan makanan bervariasi, beri kesempatan anak pegang sendok, pegang makanan, jadi menciptakan suasana makan yang nyaman dan ini perlu kesabaran dan pembiasaan yang tidak instan.


Adapun diarenya, apabila Frekuensi mulai berkurang berarti sudah mulai ada kemajuan, pantau konsistensi kotorannya, proses pemulihan itu bertahap, yang terpenting pastikan anak makan dan minum, tidak dehidrasi.



Jadi yang terpenting yaitu lihat tanda dehidrasi karena jika proses dalam tubuhnya selesai maka diare akan berhenti dengan sendirinya.


Hal yang perlu diperhatikan:

-pantau tanda dehidrasi (anak lemas, mata cekung, tidak aktif anaknya, malas minum)

-pastikan tetap ada makanan dan minuman yang masuk untuk nutrisi tubuhnya

-jaga kebersihan makan dan minumnya

-hindari kontak dengan yang sedang sakit.

-pertolongan pertama diare dapat diberika oralit atau cairan lainnya yang terpenting anak tidak kekurangan cairan

-berikan makan porsi sedikit tapi sering

-istirahat yang cukup, pada anak yang sedang aktif mengeksplor, perlu pengawasan lebih dari orang tua agar bermain di tempat yang aman dan bersih.


apabila anak makin sulit minum, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat.


Terimakasih

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Untuk mengatasi masalah anak Anda yang sulit minum air putih dan makan nasi, Anda bisa mencoba beberapa tips berikut:
  1. Berikan air putih secara perlahan-lahan dan secara teratur. Anda bisa mencoba memberikan air putih dengan menggunakan gelas atau sedotan yang menarik perhatiannya.

  2. Jika anak lebih suka minum susu, Anda bisa mencampurkan sedikit air putih ke dalam susu untuk membiasakannya dengan rasa air putih.

  3. Untuk masalah makan nasi, Anda bisa mencoba memberikan nasi yang lebih lembut atau bubur sehat yang disukainya. Perlahan-lahan, Anda bisa mencoba memperkenalkan nasi putih ke dalam makanannya.

  4. Pastikan anak Anda mendapatkan makanan yang bergizi dan seimbang, termasuk sayuran, buah-buahan, dan protein.

  5. Jika anak Anda mengalami masalah kesehatan seperti diare dan panas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain itu, perhatikan juga pola makan dan minum anak Anda serta berikan perhatian ekstra pada kesehatannya. Jika masalah terus berlanjut, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang lebih spesifik.

Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan