Dok mau tanya

Dok mau tanya, sy irt baru punya 1 anak, Krn kurgnya ilmu klo sy LG kesal sy suka memukul dan mencubit anak saya ..


Saya baru sadar klo perbuatan sy itu fatal sekali..


Pertanyaan sy apakah anak sy yg sudh berumur 2th 3 bulan ini msh bisa saya perbaiki atau sudh tidak bisa lagi ya dok?

Mohon pencerahannya

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Halo Ummu Ukkasyah, terima kasih untuk pertanyaannya.


Sebagai orang tua tentu mengupayakan hal terbaik dalam mengasuh anak. Beberapa orang tua masih menganggap bahwa memukul, membentak, dan mencubit digunakan sebagai cara untuk mendisiplinkan anak. Terkadang orang tua menerapkan cara ini untuk menghadapi perilaku rewel atau hanya sebagai objek pelampiasan kemarahan orang tua. Namun, perlu diketahui bahwa memukul, membentak dan mencubit anak justru memberikan dampak buruk bagi perkembangan psikologis anak.


Perlu diketahui bahwa dengan melakukan perilaku tersebut terhadap anak, maka anak berpotensi mengalami trauma yang berdampak pada emosi anak yang tidak stabil atau meledak-ledak, kemampuan daya ingat dan konsentrasi anak menjadi menurun, sering melamun dan mudah terkejut, serta menyebabkan anak mudah merasa curiga dan ketakutan. Selain itu, dampak lainnya yaitu anak akan mengalami kesulitan bersosialisasi karena merasa tidak percaya diri, serta akan merasa sulit untuk mengembangkan potensinya di kemudian hari. Memukul, membantak dan mencubit anak pada usia tersebut dapat mempengaruhi perkembangan otak anak, dan juga secara tidak langsung berpengaruh terhadap prestasi akademik anak. Anak juga dapat berpotensi untuk melukai dirinya sendiri, dan berperilaku kasar terhadap orang lain di sekitar. Dengan demikian tidak dianjurkan untuk memukul, memarahi anak berlebihan, atau membentak dalam mendidik anak karena hanya akan memperburuk kondisi anak.


Beberapa cara yang dapat anda lakukan ke depannya yaitu, anda perlu mengenali kondisi diri anda, dan beristirahat jika mengalami kelelahan yang berlebihan agar tidak menjadikan anak sebagai objek pelampiasan. Anda juga tidak perlu ragu atau malu meminta bantuan pasangan, diskusikan dan bangun komunikasi terbuka dengan pasangan agar saling memahami kondisi masing-masing. Lakukan relaksasi pernapasan saat anda merasa marah agar lebih tenang dalam mengambil langkah selanjutnya. Selain itu, Pikirkan kembali apakah memukul dan mencubit anak tanpa alasan jelas adalah hal yang tepat atau tidak.

Jangan ragu untuk memeriksakan diri atau anak anda ke psikolog jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.

4 tahun yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan