Demam dan muntah

Selamat pagi dok..saya ingin bertanya,anak saya usia 1 tahun 7 bulan mengalami demam dan muntah sejak sabtu,tetapi hari minggu muntah nya sudah kunjung sembuh hanya saja demam nya yg tidak turun2 dan dua hari yg lalu saya sudah membawa nya ke dokter,dan sudah minum obat dari dokter,tetapi tdk ada perubahan masih tetap demam,dan tidak mau makan apapun kecuali asi ...jadi bagaimana solusinya dok...terima kasih

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
23
2
2

2 komentar

Halo sobat sehat, terima kasih atas pertanyaannya.

Demam atau suhu tubuh diatas 38 C merupakan respon tubuh terhadap paparan bakteri, virus atau lainnya dari lingkungan. Demam menandakan sistem imun tubuh sedang bekerja melawan benda yang dianggap menyerang dan membahayakan tubuh seperti bakteri atau virus.

Muntah pun adalah upaya tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang mungkin mengiritasi saluran pencernaannya. Hal yang dikhawatirkan dari muntah apalagi disertai dengan demam yaitu dehidrasi.

Tubuh manusia memiliki termoregulator atau pusat pengatur suhu di otak, apabila muncul sinyal maka suhu tubuh akan naik meninggi sehingga teraba panas pada tubuh bayi. Wajar jika suhu naik turun yang penting masih batas normal, karena suhu lingkungan juga mempengaruhi suhu tubuh bayi terutama.

Penyebab demam banyak sekali dan perlu dievaluasi dan dicaritahu darimana. Beberapa penyebab berikut:

- infeksi bakteri, virus, parasit dan sebagainya

- respon normal terhadap suhu di lingkungan sekitarnya, pastikan suhu ruangan tidak terlalu panas dan ventilasi baik.

- kekurangan cairan atau dehidrasi, cek kembali apakah bayi cukup minum ASInya atau tidak.

- Beberapa anak mungkin lemas, rewel, tidak nafsu makan (beberapa pada saat tumbuh gigi mungkin demam, lainnya tidak), tidak nafsu makan pada anak saat demam tinggi dialami karena anak sedang merasa tidak nyaman sehingga tidak mau makan atau ada sebab lain seperti tumbuh gigi. Perlu dicek lebih lanjut. Jika ada tanda tumbuh gigi, berikan makanan yang tekstur lembut dan dingin untuk mengurangi nyeri pada gusinya.

- Berikan makan anak lebih sering tapi sedikit porsi tidak masalah yang terpenting diberikan sering.

Demam tidak bahaya, apabila anak:

-masih mau bermain

- Makan dan minum dengan baik

- Merespon dan tersenyum pada Anda

-Terlihat baik-baik saja ketika suhu tubuhnya perlahan menurun

- Pantau suhu tubuh dengan termometer.

Perhatikan dan pantau demam selama 2 hari atau lebih (waspada jika ada gejala kejang demam sebelumnya) dan lihat kondisi anak. Jika anak terlihat lemas, tidak ada asupan lain dan pantau juga frekuensi buang air kecilnya dalam satu hari karena dikhawatirkan dehidrasi dan apabila ada riwayat kejang demam juga, sebaiknya segera ke Rumah Sakit terdekat.

Pertolongan pertama di rumah: kompres hangat, beri obat penurun panas, beri banyak cairan air putih, ASI dilanjutkan, makan minum dapat diberikan sedikit tapi sering, karbohidrat tidak hanya nasi, bisa kentang, ubi, dan banyak makanan lain yang bisa ditawarkan ke anak. Pada dasarnya apabila virus, bakteri atau apapun yang mengiritasi tubuhnya berkurang maka gejala perlahan akan membaik namun ya tidak langsung seluruhnya, satu persatu misalnya muntah nya membaik, namun masih demam, maka pastikan saja poin yang telah dijelaskan diatas. Apabila anda masih ragu dan terlihat tanda dehidrasi, silakan bawa ke RS terdekat.

Semoga membantu, terima kasih

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan informasi yang diberikan, anak Anda mengalami demam dan muntah selama beberapa hari. Meskipun muntah sudah berhenti, demam masih berlanjut dan anak tidak mau makan kecuali ASI. Sebaiknya Anda membawa anak ke dokter lagi untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes darah untuk menentukan penyebab demam yang berkelanjutan. Selain itu, pastikan anak tetap terhidrasi dengan memberikan ASI atau cairan lain yang aman untuk anak. Jangan memberikan obat tanpa resep dokter. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?
2 tahun yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan