Bayi prematur sering begah dan muntah

Halo dokter, bayi saya lahir 31 minggu dgn bb 2,1 kg. Sekarang dia sudah memasuki 2 bulan 7 hari,. Selain asi juga saya juga memberikan susu sgm bblr, masalahnya sekarang dia sering begah dan muntah, jadi saya ganti susu morinaga bmt. Namun, masih suka begah dan muntah juga setelah asi dan susu. Itu kenapa y? Apakah saya harus ganti susu lagi?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
235
3

3 komentar

Hallo Julia, terima kasih atas pertanyaan nya.

Karena bayi lahir prematur di usia 31 minggu dan sekarang sudah 2 bulan 7 hari (berarti usia koreksi sekitar 39–40 minggu), maka sistem pencernaannya masih dalam tahap perkembangan dan cukup sensitif.


### Beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi begah dan muntah:

#### 1. **Pencernaan yang belum matang**

Pada bayi prematur, otot lambung dan saluran cerna belum bekerja sempurna. Refluks (gumoh atau muntah) bisa terjadi karena katup antara lambung dan kerongkongan belum kuat. Ini umum dan sering membaik seiring pertambahan usia.

#### 2. **Terlalu banyak atau terlalu cepat minum**

Baik dari ASI atau susu formula, jika bayi minum terlalu banyak atau terlalu cepat, perutnya bisa terasa penuh (begah) dan menyebabkan muntah. Penting untuk memperhatikan:

* Volume susu: Jangan terlalu banyak sekaligus.

* Posisi menyusui: Pastikan kepala lebih tinggi dari perut.

* Sendawakan setiap selesai menyusu (dan kadang di tengah menyusu juga).

#### 3. **Jenis susu formula**

Setiap bayi bisa merespons berbeda terhadap susu formula. Beberapa bayi lebih sensitif terhadap kandungan laktosa atau protein sapi biasa. Susu **SGM BBLR** dan **Morinaga BMT** adalah susu dengan kandungan standar yang biasanya bisa diterima, tapi bisa saja tidak cocok untuk bayi tertentu.

#### 4. **Kemungkinan alergi protein susu sapi atau intoleransi laktosa**

Jika setelah diganti susu tetap muntah dan begah (sering, bukan hanya sesekali), bisa jadi ada sensitivitas terhadap protein susu sapi atau intoleransi laktosa ringan. Tandanya bisa termasuk:

* Muntah berulang

* Rewel setelah menyusu

* Perut kembung

* BAB berlendir atau sering kentut bau


### Yang Bisa Dilakukan:

**Amati frekuensi dan pola muntahnya:**

* Kalau hanya gumoh sedikit setelah minum, itu normal.

* Tapi kalau muntah menyembur atau terlalu sering, perlu diperiksa ke dokter.

**Gunakan teknik menyusui dan botol yang tepat:**

* Posisi tegak saat menyusu

* Gunakan dot slow flow untuk susu formula

**Pertimbangkan mengganti susu dengan formula khusus pencernaan sensitif,** misalnya:

* *Nutramigen**

* **Neocate**

* **Frisolac Comfort**

*(Namun ini sebaiknya berdasarkan saran dokter anak, karena harganya juga cukup tinggi dan penggunaannya tergantung indikasi klinis.)*


Kapan Harus Periksa ke Dokter:

* Muntah menyembur setiap habis minum

* Berat badan tidak naik atau malah turun

* Rewel terus menerus

* BAB berdarah, berlendir, atau sangat cair

* Tanda dehidrasi (jarang pipis, mulut kering)



Muntah ringan dan begah bisa masih tergolong normal untuk bayi prematur* Perhatikan cara menyusu, jumlah, dan posisi

Ganti susu tidak selalu menyelesaikan masalah — jika muntah terus, konsultasi ke dokter anak sangat disarankan agar tidak salah diagnosa dan dapat susu yang paling tepat sesuai kebutuhan pencernaan bayi

9 bulan yang lalu
Suka
Balas

Terimakasih, apakah saya harus ganti susu bmt morinaga atau lanjut? Selain itu, susu ini ada 3 jenis san cocoknya untuk bayi saya apa dokter ya? Terimakasih

9 bulan yang lalu
Suka
Balas
Bayi prematur memang rentan mengalami masalah pencernaan seperti begah dan muntah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk sistem pencernaan yang belum matang sempurna:

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Penyebab Begah dan Muntah: Bayi prematur seringkali memiliki masalah dengan pengosongan lambung yang lambat dan koordinasi antara menghisap, menelan, dan bernapas yang belum sempurna. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan gas dan refluks, yang memicu begah dan muntah.
  • Susu Formula: Perubahan susu formula dapat memengaruhi pencernaan bayi. Beberapa bayi mungkin lebih sensitif terhadap kandungan tertentu dalam susu formula.
  • Pemberian Makan: Perhatikan cara pemberian makan. Pastikan bayi tidak terlalu banyak menelan udara saat menyusu. Sendawakan bayi setelah menyusu untuk mengeluarkan udara yang terperangkap.
  • Posisi Menyusui: Posisi menyusui yang tepat dapat membantu mengurangi risiko bayi menelan udara. Coba posisikan bayi lebih tegak saat menyusu.
  • Volume Susu: Berikan susu dalam volume kecil namun lebih sering. Jangan memaksakan bayi untuk menghabiskan semua susu jika ia sudah terlihat kenyang. Rekomendasi:
  1. Konsultasi Dokter: Sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak atau ahli gizi untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter dapat membantu mengidentifikasi penyebab pasti begah dan muntah pada bayi Anda dan memberikan rekomendasi yang tepat.
  2. Evaluasi Susu Formula: Dokter dapat merekomendasikan jenis susu formula yang lebih sesuai untuk bayi prematur dengan masalah pencernaan. Beberapa formula khusus mengandung protein yang lebih mudah dicerna atau formula anti-refluks.
  3. Pemeriksaan Medis: Jika muntah terjadi secara terus-menerus atau disertai gejala lain seperti penurunan berat badan, demam, atau darah dalam muntahan, segera bawa bayi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penting: Jangan mengganti susu formula terlalu sering tanpa konsultasi dokter. Perubahan yang terlalu sering dapat mengganggu sistem pencernaan bayi.
9 bulan yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan