Anak yg sering diare
Anak usia 1 tahun 8 bulan sudah 1 bulan diare gak berhenti
Anak usia 1 tahun 8 bulan sudah 1 bulan diare gak berhenti
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Yanti Revi, terima kasih atas pertanyaan nya.
Jika anak usia **1 tahun 8 bulan sudah diare selama 1 bulan tanpa berhenti**, kondisi ini **tidak normal** dan perlu diperiksakan ke dokter anak secepatnya. Diare yang berlangsung lebih dari 14 hari disebut diare persisten, dan selama 1 bulan bisa menyebabkan kekurangan cairan, gangguan nutrisi, serta berat badan turun.
Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:
* Infeksi usus yang belum sembuh (virus, bakteri, atau parasit).
* Intoleransi laktosa (sulit mencerna susu setelah diare berkepanjangan).
* Alergi makanan tertentu.
* Gangguan penyerapan makanan di usus.
* Efek samping obat tertentu.
* Kondisi medis lain yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara di rumah:
* Berikan cairan lebih sering (air putih, oralit bila tersedia).
* Tetap berikan makan sesuai usia, sedikit tetapi sering.
* Perhatikan apakah susu atau makanan tertentu membuat diare semakin sering.
* Pantau jumlah pipis dan tanda-tanda dehidrasi.
Segera bawa ke IGD atau fasilitas kesehatan jika ada:
* Anak tampak lemas atau mengantuk terus.
* Tidak mau minum.
* Mata cekung.
* Bibir dan mulut kering.
* Pipis sangat sedikit.
* BAB berdarah atau berwarna hitam.
* Demam tinggi atau muntah terus-menerus.
Sangat penting untuk segera membawa anak Anda ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat. Diare kronis pada anak dapat menyebabkan dehidrasi parah, malabsorpsi, dan malnutrisi, yang berpotensi fatal jika tidak ditangani dengan tepat. Dokter akan dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mencari tahu penyebab pasti diare yang berkepanjangan ini, yang bisa disebabkan oleh infeksi (virus, bakteri, parasit), intoleransi makanan, alergi makanan, atau masalah kesehatan pencernaan lainnya. Sementara menunggu pemeriksaan dokter, pastikan anak tetap terhidrasi dengan baik. Berikan cairan rehidrasi oral (oralit) sedikit demi sedikit secara teratur. Jika anak masih mengonsumsi ASI atau susu formula, lanjutkan pemberiannya. Untuk anak usia 1 tahun 8 bulan, Anda juga bisa memberikan sup untuk asupan sodium dan jus buah untuk kalium, serta makanan yang mudah dicerna seperti pisang, apel, atau sereal beras. Hindari makanan berminyak, tinggi serat, produk susu (jika ada dugaan intoleransi laktosa), atau makanan manis yang bisa memperburuk diare. Waspadai tanda-tanda dehidrasi berbahaya seperti mulut kering, sedikit buang air kecil, lemas, mata cekung, dan kulit kering. Jika tanda-tanda ini muncul, segera cari pertolongan medis darurat.
Related content