Anak tanpa rasa sedih

Dok,selamat malam. Saya sedikit merasakan keanehan...anak saya sepertinya mempunyai rasa gemberiayang berlebihan...sepertinya tdk punya rasa sedih..kalau dmarahi/dinasehati juga seperti tidak merasa bersalah .


Anak saya umur 8 th..kelas 3 SD.


Saya bekerja,biasanya bersama ortu saya






Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
6
3
1

1 komentar

Halo Alfi Zakiyyah, terima kasih atas pertanyaan anda


Seiring perkembangan usia dan pertumbuhan fisiknya, emosi anak pun ikut berkembang. Pada usia 6-10 tahun, anak sudah mulai mengenal secondary emositon karena sudah mulai terpengaruh oleh media atau tontonannya, dan lingkungan di luar rumah sehingga sudah mulai menunjukkan pemikiran tersendiri untuk menilai sesuatu.


Pada usia tersebut anak juga sudah mampu mengidentifikasi emosinya sendiri dan mengetahui penyebab ia merasakan emosi

tersebut. Dengan demikian anda perlu meluangkan waktu lebih banyak untuk

berdiskusi dengan anak mengenai emosi yang ia rasakan, pikiran yang turut

hadir, serta penyebab ia merasakan hal tersebut. Anda dapat membantu anak untuk

mengenali kembali emosinya, dan bagaimana cara mengekspresikannya. Anda dapat

menggunakan media buku cerita, tontonan sesuai usia dan sebagainya agar anak

memiliki role model untuk memahami value yang akan anda sampaikan terhadapnya.

Perlu diketahui bahwa untuk memastikan kondisi

anak yang sebenarnya diperlukan asesmen/ pemeriksaan yang mendalam oleh

professional. Dengan dilakukan pemeriksaan lebih dini, maka dapat segera

ditentukan pula langkah yang tepat untuk selanjutnya. Sebaiknya orang tua tidak

memberikan diagnosa sendiri karena hanya akan memperburuk kondisi anak.

Jangan

ragu memeriksakan anak anda ke psikolog anak/ dokter spesialis tumbuh kembang

anak jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.


3 tahun yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan