Anak tanpa rasa sedih
Dok,selamat malam. Saya sedikit merasakan keanehan...anak saya sepertinya mempunyai rasa gemberiayang berlebihan...sepertinya tdk punya rasa sedih..kalau dmarahi/dinasehati juga seperti tidak merasa bersalah .
Anak saya umur 8 th..kelas 3 SD.
Saya bekerja,biasanya bersama ortu saya
























Halo Alfi Zakiyyah, terima kasih atas pertanyaan anda
Seiring perkembangan usia dan pertumbuhan fisiknya, emosi anak pun ikut berkembang. Pada usia 6-10 tahun, anak sudah mulai mengenal secondary emositon karena sudah mulai terpengaruh oleh media atau tontonannya, dan lingkungan di luar rumah sehingga sudah mulai menunjukkan pemikiran tersendiri untuk menilai sesuatu.
Pada usia tersebut anak juga sudah mampu mengidentifikasi emosinya sendiri dan mengetahui penyebab ia merasakan emosi
tersebut. Dengan demikian anda perlu meluangkan waktu lebih banyak untuk
berdiskusi dengan anak mengenai emosi yang ia rasakan, pikiran yang turut
hadir, serta penyebab ia merasakan hal tersebut. Anda dapat membantu anak untuk
mengenali kembali emosinya, dan bagaimana cara mengekspresikannya. Anda dapat
menggunakan media buku cerita, tontonan sesuai usia dan sebagainya agar anak
memiliki role model untuk memahami value yang akan anda sampaikan terhadapnya.
Perlu diketahui bahwa untuk memastikan kondisi
anak yang sebenarnya diperlukan asesmen/ pemeriksaan yang mendalam oleh
professional. Dengan dilakukan pemeriksaan lebih dini, maka dapat segera
ditentukan pula langkah yang tepat untuk selanjutnya. Sebaiknya orang tua tidak
memberikan diagnosa sendiri karena hanya akan memperburuk kondisi anak.
Jangan
ragu memeriksakan anak anda ke psikolog anak/ dokter spesialis tumbuh kembang
anak jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.