Keluhan

Hallo dok, usia sy 23

saya mengalami gatal d bagian vagina dan terasa nyeri saat berhubungan intim, apa penyebab nya? Dan bagaimana solusinya? Trimakasih

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
8
1
2

2 komentar

Halo sobat sehat, Terima kasih atas pertanyaannya.


nyeri di area vagina saat berhubungan bisa disebabkan banyak faktor misalnya kurangnya pelumas saat berhubungan, atau baru pertama kali berhubungan, faktor psikis hingga ada penyakit tertentu yang membuat nyeri berlangsung sampai setelah berhubungan.


Tidak rileks saat berhubungan dapat menimbulkan nyeri dan ketidak nyamanan itu mungkin berlangsung hingga setelahnya.


perlu dicaritahu juga apakah terdapat keputihan, benjolan sekutar vagina atau gangguan lainnya, hal ini perlu dievaluasi langsung dengan pasiennya.


beberapa tips:

- lakukan foreplay atau pemanasan sebelum mulai berhubungan

- pastikan kedua pasangan rileks dan happy ketika berhubungan seksual

- lakukan obrolan menyenangkan yang dapat membuat suasana semakin nyaman

- pastikan organ reproduksi dalam kondisi sehat, tidak ada nyeri dan sebagainya


tentang gatal di vagina:


Keluhan gatal di area vagina bisa disebabkan banyak faktor. Tersering yaitu keputihan yang tidak normal. maka perlu diperjelas apakah ada tanda keputihan yang tidak normal (berbau menyengat beda dari biasanya, berubah warna, gatal).


Pada dasarnya vagina wanita mengandung flora normal yang dapat terganggu apabila terjadi infeksi atau pemicu lainnya seperti:


- infeksi jamur

- infeksi bakteri seperti pada bakterial vaginosis

- penyakit kelamin yang menular dari pasangan.


Tips yang utama yaitu menjaga kebersihan sekitar selangkangan dan vagina:

- hindari menggunakan celana ketat

- sering ganti celana dalam apabla sudah lembab

- pastikan vagina bersih dan kering setelah dibersihkan sata buang air besar dan kecil

- gunakan pakaian dalam yang berbahan lembut dan menyerap keringat

-hindari dulu penggunaan cairan pembersih vagina.

-jika sudah aktif berhubungan seksual, maka perhatikan juga kebersihan alat kelamin pasangan


Untuk pengobatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter karena beda sebab akan beda terapi, dokter akan memberikan obat sesuai penyebabnya. Silakan konsultasikan langsung dengan dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK) terdekat.



Semoga membantu, terima kasih

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan keluhan yang Anda sampaikan, gatal dan nyeri pada vagina serta saat berhubungan intim dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:
  1. Infeksi jamur vagina (kandidiasis): Infeksi jamur pada vagina dapat menyebabkan gatal, nyeri, dan keputihan yang kental dan berwarna putih. Infeksi ini umumnya dapat diobati dengan obat antijamur yang dijual bebas atau dengan resep dokter.

  2. Infeksi bakteri (bakterial vaginosis): Infeksi bakteri pada vagina dapat menyebabkan gatal, bau tidak sedap, dan keputihan yang berwarna abu-abu atau kekuningan. Pengobatan biasanya melibatkan antibiotik yang diresepkan oleh dokter.

  3. Infeksi menular seksual (IMS): Beberapa IMS seperti klamidia, gonore, atau herpes genitalis dapat menyebabkan gatal, nyeri, dan peradangan pada vagina. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang IMS, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

  4. Reaksi alergi atau iritasi: Penggunaan produk perawatan pribadi yang mengandung bahan kimia tertentu, seperti sabun, deterjen, atau produk kebersihan intim yang tidak cocok dengan Anda, dapat menyebabkan iritasi atau alergi pada vagina. Hindari penggunaan produk yang memicu reaksi tersebut dan gunakan produk yang lembut dan bebas pewangi.

  5. Kekeringan vagina: Kekurangan pelumas alami pada vagina dapat menyebabkan gesekan yang tidak nyaman saat berhubungan intim. Hal ini dapat terjadi karena perubahan hormon, seperti saat masa ovulasi, kehamilan, atau menopause. Menggunakan pelumas berbasis air dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan saat berhubungan intim.

Untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan pengobatan yang tepat, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga tes laboratorium untuk menentukan penyebab keluhan Anda. Setelah itu, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Selain itu, penting juga untuk menjaga kebersihan area genital dengan baik, menghindari penggunaan produk yang mengandung bahan kimia keras, mengenakan pakaian dalam yang nyaman dan berbahan katun, serta menjaga kehidupan seksual yang sehat dan aman.

Semoga informasi ini membantu! Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan