Tidak keputihan tapi berbau

Selamat pagi dok mohon maaf mau tanya saya tidak mengalami keputihan sama sekali tapi kok cairan Miss V sy berbau dan setelah berhubungan juga bau.

Sy sdh cek Pap Smear tapi semuanya normal mohon bantuannya ya dok.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
24
1
2

2 komentar

Hallo sobat sehat,

Terimakasih atas pertanyaannya.

Bau yang tidak biasa pada cairan Miss V setelah berhubungan seksual dapat disebabkan oleh beberapa faktor, dan tidak selalu merupakan tanda masalah kesehatan serius.

Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi bau cairan Miss V termasuk:

  1. Transpirasi (Keringat): Saat berhubungan seksual, Anda mungkin berkeringat lebih dari biasanya, dan cairan tersebut dapat mencampur dengan cairan Miss V, menciptakan bau yang tidak biasa.
  2. Infeksi Jamur (Kandidiasis): Infeksi jamur pada vagina, seperti kandidiasis, dapat menyebabkan perubahan bau dan keputihan yang berlebihan. Infeksi jamur biasanya disertai dengan gejala lain seperti gatal, iritasi, dan keputihan berwarna putih seperti keju.
  3. Bakterial Vaginosis (BV): BV adalah gangguan bakteri pada vagina yang dapat menyebabkan perubahan bau. Bau BV sering dijelaskan sebagai bau ikan yang tidak sedap.
  4. Transmisi Seksual: Beberapa infeksi menular seksual (IMS) dapat menyebabkan perubahan bau pada cairan Miss V. Contohnya, gonore atau trichomoniasis.
  5. Perubahan Hormon: Perubahan hormon selama siklus menstruasi atau selama kehamilan dapat memengaruhi bau cairan Miss V.
  6. Polusi: Terkadang, paparan bahan kimia, seperti deterjen atau sabun yang mengiritasi, dapat memengaruhi bau dan kesehatan vagina.
  7. Perubahan Diet: Diet yang kaya makanan beraroma kuat, seperti bawang atau asparagus, juga dapat memengaruhi bau tubuh, termasuk bau cairan Miss V.


Jika Anda merasa cemas atau bau yang tidak biasa disertai dengan gejala lain seperti gatal, iritasi, atau nyeri, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter secara langsung terutama jika Anda mencurigai adanya infeksi. Dokter Anda dapat melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab bau yang tidak biasa dan memberikan perawatan yang sesuai jika diperlukan.

Semoga membantu,

Salam, dr. Syifa.

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan informasi yang Anda berikan, ada beberapa kemungkinan penyebab bau pada cairan vagina meskipun tidak ada keputihan yang terlihat. Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah:
  1. Infeksi vagina: Meskipun hasil Pap Smear Anda normal, tetapi masih ada kemungkinan infeksi vagina yang tidak terdeteksi. Infeksi seperti vaginosis bakterialis atau infeksi jamur dapat menyebabkan bau yang tidak sedap pada cairan vagina.

  2. Perubahan pH vagina: pH vagina yang tidak seimbang dapat menyebabkan perubahan bau pada cairan vagina. Faktor seperti kebersihan yang tidak memadai, penggunaan produk pembersih yang tidak sesuai, atau perubahan hormonal dapat mempengaruhi pH vagina.

  3. Infeksi menular seksual (IMS): Meskipun Anda telah melakukan Pap Smear, tetapi tidak semua IMS dapat terdeteksi melalui tes tersebut. Beberapa IMS seperti trikomoniasis atau klamidia dapat menyebabkan bau pada cairan vagina.

Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau spesialis penyakit menular seksual untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin akan merekomendasikan tes tambahan seperti tes kultur atau tes DNA untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat. Setelah diagnosis ditegakkan, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai untuk mengatasi masalah yang Anda alami.

Selain itu, penting juga untuk menjaga kebersihan area intim dengan baik, menggunakan pakaian dalam yang bersih dan nyaman, menghindari penggunaan produk pembersih yang keras atau beraroma kuat, dan menghindari hubungan seksual yang tidak aman.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau membutuhkan bantuan lebih lanjut, disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter.

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan