Menstruasi
Izin bertanya dok, haid saya teratur slalu dipertengahan bulan, ga pernah loncat misalnya bulan ini di akhir, bulan depan di awal, tp keluhan saya haid suka sakit sampe lemas buat aktifitas, nyeri perut berasa melilit jd naik ke ulu ati dan berasa mual tp tidak ada yg ingin kluar, hanya ludah2 aja, kdang hrs minum paracetamol buat redain nyeri nya, nyeri itu terasa smpe darah kotor yg kental seperti ati ayam kluar baru enakan perut dan badan, haid juga suka lama 14 harian, kdang hari ke 8 atau 9 udh ga kluar lalu mandi sholat, eh 2 hari kemudian kluar lg darah smpe hari ke 14 baru mandi bersih, tp bulan lalu saya normal haid terasa sakit namun masih bisa beraktifitas dan bisa ditolerir rasa sakitnya dan cuma 9-10 hari udah bersih, nah bulan ini haid 14 hari dan terasa sakit lemas mual di awal haid. Jd, kalau saya haid 14 hari, jangka dari selesai haid ke jadwal haid bulan berikutnya itu dekat dok.
























Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya.
Setiap orang mempunyai siklus haid masing-masing.
Siklus haid juga bervariasi rata-rata 21-35 hari terhitung dari hari pertama haid, misalnya Hari ini haid maka nanti akan haid lagi di hari ke 21-35 tergantung tiap wanita siklusnya dan bisa juga maju atau mundur dengan durasi 3-7 hari ayau bisa sampai 14 hari lama haidnya. apabila masih dalam range siklusnya (21-35 hari, jadi misalnya hari ini haid, maka hari ke 21-35 dari hari ini itu akan haid lagi) apabila maju atau mundur tidak menjadi masalah kalau masih dalam range normalnya. apalagi masih remaja, siklus sangat mungkin berubah, silakan pantau dan catat haid setiap bulannya.
perubahan siklus haid juga mungkin dialami wanita misalnya karena stress, penggunaan alat kontrasepsi KB, dan sebagainya.
pada beberapa wanita mungkin juga siklus nya yang tidak teratur sehingga sering terlambat atau bahkan terlalu cepat.
keram perut saat haid itu wajar, disebut dengan dismenorea. hal ini berkaitan dengan hormon prostaglandin yang membuat sensasi nyeri tersebut. Nyeri akan hilang dengan sendirinya, namun bisa dibantu kompres atau minum obat anti nyeri
dismenorea dalam bahasa medisnya atau nyeri haid, pada beberapa orang akan lemas hingga akan pingsan dan lebih nyaman di tempat tidur.
Gejala ini bisa dialami oleh banyak usia, tergantung kondisi hormonal masing-masing wanita.
Prostaglandin adalah salah satu hormon yang dikeluarkan tubuh saat haid yang menyebabkan rasa nyeri, keram di perut dan pada sebagian orang membuat tidak kuat untuk melakukan aktivitas dan hanya rebahan.
dismenorea bisa jadi perlu diwaspadai jika terus menerus mengganggu aktifitas dan kesakitan yang luar biasa, untuk meringankan dapat minum obat-obatan anti nyeri untuk mengurangi nyerinya.
Dismenorea itu wajar dan normal serta dapat hilang dengan sendirinya namun dapat juga dibantu ddengan kompres di area yang nyeri atau minum obat antinyeri.
Perhatikan juga apakah nyeri dirasakan terus menerus. Jika semakin memberat maka perlu diperiksakan langsung
dengan dokter di fasilitas kesehatan terdekat.
semoga membantu,
terimakasih
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Berdasarkan deskripsi yang Anda berikan, keluhan yang Anda alami selama menstruasi termasuk nyeri perut yang melilit, mual, dan lemas. Selain itu, Anda juga mengalami haid yang lama, yaitu 14 hari.:Nyeri perut yang melilit dan mual saat menstruasi dapat disebabkan oleh kondisi yang disebut dismenore atau nyeri haid. Dismenore adalah kondisi di mana rahim mengalami kontraksi yang kuat saat menstruasi, yang dapat menyebabkan nyeri perut yang intens. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat keparahan nyeri haid termasuk tingkat hormon prostaglandin yang tinggi, ketidakseimbangan hormon, dan adanya gangguan pada organ reproduksi seperti endometriosis atau fibroid.
Haid yang lama, yaitu 14 hari, juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada siklus menstruasi Anda. Haid normal biasanya berlangsung selama 3-7 hari. Jika haid Anda berlangsung lebih dari 7 hari, disebut sebagai menoragia. Menoragia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk ketidakseimbangan hormon, polip rahim, fibroid, atau gangguan pembekuan darah.
Untuk mengetahui penyebab pasti dari keluhan Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga memerlukan pemeriksaan tambahan seperti USG atau tes darah untuk membantu mendiagnosis masalah yang mendasari keluhan Anda. Setelah diagnosis ditegakkan, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai untuk mengatasi keluhan Anda.
Selain itu, ada beberapa langkah yang dapat Anda coba untuk meredakan nyeri haid, seperti mengompres perut dengan air hangat, beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, serta menghindari makanan atau minuman yang dapat memperburuk gejala seperti kafein dan makanan berlemak.
Semoga informasi ini membantu Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.
Related content