Keputihan
Keputihan seperti bubur kertas dan berbau seperti besi apakah tanda kehamilan
Keputihan seperti bubur kertas dan berbau seperti besi apakah tanda kehamilan
2 komentar
Terbaru
Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Lidia Pratiwi, terima kasih atas pertanyaan nya.
Keputihan yang berwarna seperti bubur kertas dan berbau seperti besi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, namun tidak secara langsung menandakan kehamilan. Keputihan yang berubah selama kehamilan biasanya lebih kental, jernih, atau putih susu, dan tidak berbau menyengat. Namun, perubahan hormon selama kehamilan bisa memengaruhi tekstur dan jumlah keputihan.
**Beberapa kemungkinan penyebab keputihan dengan ciri seperti ini meliputi:**
1. **Perubahan Hormon**: Perubahan hormon, baik akibat siklus menstruasi atau kehamilan, dapat mempengaruhi keputihan.
2. **Infeksi**: Keputihan yang berbau tidak biasa (misalnya, seperti besi) atau berubah tekstur bisa jadi tanda infeksi, seperti bacterial vaginosis atau infeksi jamur. Infeksi sering disertai dengan gejala lain seperti gatal, iritasi, atau rasa terbakar.
3. **Darah yang Tersisa**: Bau besi bisa berasal dari sisa darah menstruasi yang bercampur dengan lendir vagina, karena darah mengandung zat besi.
Jika Anda mengalami keputihan yang tidak normal, terutama jika disertai bau yang kuat, gatal, nyeri, atau perubahan warna, ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Untuk memastikannya sebagai tanda kehamilan, Anda dapat melakukan tes kehamilan, terutama jika ada gejala lain seperti telat haid.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Keputihan yang Anda alami, terutama jika berwarna seperti bubur kertas dan berbau seperti besi, bisa menjadi tanda yang perlu diperhatikan. Keputihan yang normal biasanya berwarna bening atau menyerupai air susu, dan lebih encer saat hamil. Namun, jika keputihan Anda berubah warna menjadi kehijauan dan disertai bau tidak sedap, ini bisa menjadi indikasi adanya infeksi, seperti infeksi jamur atau infeksi menular seksual.:Penting untuk memahami bahwa keputihan yang disertai dengan gejala lain, seperti nyeri, gatal, atau ketidaknyamanan, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Jika Anda mencurigai adanya kehamilan, disarankan untuk melakukan tes kehamilan, seperti tes beta-HCG, untuk memastikan kondisi Anda.
Selain itu, keputihan yang terjadi selama kehamilan biasanya lebih banyak dan bisa bercampur dengan sedikit darah, yang merupakan hal normal. Namun, jika Anda mengalami perdarahan yang banyak, segera hubungi dokter.
Jaga kebersihan area kewanitaan Anda dengan baik, dan hindari penggunaan produk pembersih yang dapat mengiritasi. Jika Anda merasa ragu atau khawatir tentang keputihan yang Anda alami, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kesehatan Anda adalah yang terpenting, dan mendapatkan penanganan yang sesuai adalah langkah yang bijak.
Related content