Keputihan
Halo dok, saya mengalami keputihan lagi setelag beberapa bulan lalu berhenti. Sekarang keluar lagi, rasanya sangat tidak nyaman dan sedikit gatal
Halo dok, saya mengalami keputihan lagi setelag beberapa bulan lalu berhenti. Sekarang keluar lagi, rasanya sangat tidak nyaman dan sedikit gatal
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Ketika keputihan Anda sampai membuat vagina terasa gatal, hal-hal berikut ini bisa jadi penyebabnya:
1. Infeksi bakteri vagina
2. Infeksi jamur vagina
3. Trikomoniasis
4. Gonore
5. Klamidia
6. Penyakit radang panggul
Berikut cara-cara terbaik untuk Anda coba guna mengatasi keputihan yang membuat vagina terasa gatal:
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Berdasarkan informasi yang Anda berikan, keputihan yang Anda alami bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah infeksi bakteri vagina. Infeksi ini terjadi ketika lingkungan dalam vagina dihuni oleh lebih banyak bakteri jahat daripada bakteri baiknya. Selain keputihan, infeksi bakteri vagina juga dapat menyebabkan rasa gatal dan gejala lain seperti nyeri perut, perdarahan yang tidak normal, sakit saat buang air kecil, dan demam.:Selain itu, keputihan yang gatal juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur vagina atau kondisi lain seperti bacterial vaginosis atau penyakit menular seksual seperti trikomoniasis atau gonore. Untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan pengobatan yang tepat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga tes laboratorium untuk mendiagnosis kondisi Anda.
Selama menunggu konsultasi dengan dokter, Anda dapat menjaga kebersihan vagina dengan membilasnya dengan air bersih setelah buang air kecil, buang air besar, dan seks. Hindari penggunaan sabun kewanitaan karena dapat mengganggu keseimbangan pH vagina. Selain itu, ganti celana dalam secara rutin dan hindari penggunaan douching atau produk pembersih vagina lainnya.
Jika gejala Anda semakin parah atau tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Semoga bermanfaat! Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?
Related content