Haid tidak lancar

Selamat Malam dok


Istri saya 2,5 th yg lalu punya riwayat hamil ke2 (plasenta Previa) karena pendarahan lanjut di sc usia kehamilan 38 minggu, setelah itu mengalami nifas selama 60 hari lebih, di USG ternyata rahim belum mengecil dan masih ada sisa jaringan, diberikan obat alhamdulillaah membaik dan rahim mengecil. Setelah itu haid normal setiap bulan, tapi selalu ada jeda berenti


Keluar darah haid dihari 1-3 ( tidak nyeri) kemudian berenti 1-2 hari keluar lagi berupa flek coklat sampai berbentuk seperti jelly namun kecil( 5-6 hari) dan disertai kram perut yg masih wajar, dan perut ditekan sakit, namun jika telah selesai masa haid perut sudah Idak sakit lagi.


Dan ini berlasung sampai sekarang


NB : dulu sebelum hamil siklus haid saya memang bisa 7 - 12 hari dan perut tidak merasa sakit


Mohon penjelasannya dokter

Terima kasih








Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Berdasarkan riwayat yang Anda sampaikan mengenai siklus haid istri Anda yang tidak lancar, disertai perdarahan yang terputus-putus, flek coklat, gumpalan seperti jeli, kram perut, dan nyeri saat perut ditekan, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Pola haid yang berubah drastis dari sebelumnya, terutama setelah riwayat plasenta previa, operasi caesar, dan adanya sisa jaringan pasca-persalinan, memerlukan evaluasi lebih lanjut:

Gejala-gejala yang dialami istri Anda bisa mengindikasikan beberapa kondisi, seperti:

  • Gangguan hormonal: Ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan pola perdarahan yang tidak teratur.
  • Masalah pada rahim: Riwayat sisa jaringan dan rahim yang belum mengecil sebelumnya bisa saja meninggalkan dampak. Kondisi seperti adenomiosis (jaringan endometrium tumbuh ke dalam dinding otot rahim), polip rahim, atau perlengketan dalam rahim (sindrom Asherman) dapat menyebabkan perdarahan tidak teratur dan nyeri.
  • Endometriosis: Meskipun tidak selalu terkait langsung dengan riwayat persalinan, endometriosis dapat menyebabkan nyeri hebat dan perdarahan tidak teratur. Pemeriksaan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan akan sangat penting untuk mengetahui penyebab pasti dari keluhan ini. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik, USG panggul untuk melihat kondisi rahim dan indung telur, serta mungkin menyarankan pemeriksaan penunjang lainnya jika diperlukan. Dengan diagnosis yang tepat, penanganan yang sesuai dapat diberikan untuk mengatasi keluhan istri Anda.
2 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan