Menanyakan sesuatu berulang ulang dan cemas berlebih

Selamat pagi dok, saya mau bertanya, saya sering kali bolak balik menanyakan hal yang sama kepada suami untuk memastikan sesuatu. Karena saya sering merasa cemas, gelisah dan takut apabila apa yang saya takutkan terjadi. Setiap saya bertanya, suami selalu memberikan jawaban apa adanya. Tapi anehnya saya masih merasa cemas, gelisah dan tidak percaya. Kadang kebiasaan saya ini pun jadi memicu kekesalan dari suami. Akibat dari apa yang saya rasakan, membuat hidup saya menjadi kurang bersemangat dan bergairah. Hal ini sudah saya rasakan bertahun tahun lamanya. Sampai saya pernah ke psikolog dan hipnoterapi tidak juga membuahkan hasil. Saya ingin cek ke tenaga ahli tapi saya kurang mendapatkan support dari keluarga. Karena mereka menganggap bukan hal yang serius. Saya capek, lelah baik secara fisik dan mental jika setiap hari harus seperti ini. Apakah ini karena trauma masa lalu karena saya pernah diabaikan dan di tinggal oleh ibu saya untuk bekerja dan lebih memilih dengan pasangannya setelah pasca ayah saya wafat?. Tapi anehnya perasaan seperti ini baru muncul ketika saya bertemu pasangan. Sebelumnya saya tidak pernah merasa seperti ini dan hidup saya malah lebih tenang dibandingkan saat punya pasangan. Mungkin itu yang ingin saya tanyakan, saya mohon penjelasan dari dokter, terimakasih

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Selamat pagi. Berdasarkan keluhan yang Anda sampaikan, perasaan cemas berlebihan, gelisah, ketidakpercayaan, dan kebutuhan untuk berulang kali mencari kepastian dari suami, yang telah berlangsung bertahun-tahun dan menyebabkan kelelahan fisik serta mental, sangat mungkin merupakan indikasi adanya masalah kecemasan dan rasa tidak aman (insecure) yang mendalam dalam hubungan:

Kecemasan dan rasa tidak aman ini sering kali berakar dari pengalaman masa lalu, seperti trauma pengabaian yang Anda alami setelah kepergian ayah dan ibu Anda. Meskipun perasaan ini baru muncul saat Anda memiliki pasangan, hal ini wajar karena hubungan asmara sering kali menjadi pemicu yang kuat untuk masalah emosional yang belum terselesaikan dari masa lalu. Hubungan dapat membangkitkan ketakutan akan kehilangan atau pengabaian yang pernah Anda rasakan. Meskipun Anda sudah mencoba psikolog dan hipnoterapi tanpa hasil, penting untuk tidak menyerah. Terkadang, menemukan terapis yang tepat atau pendekatan terapi yang berbeda dapat membuat perbedaan signifikan. Mengingat dampak yang sangat besar pada kualitas hidup dan hubungan Anda, mencari bantuan profesional lebih lanjut sangat disarankan. Anda bisa mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan psikolog klinis atau psikiater yang memiliki spesialisasi dalam terapi trauma atau gangguan kecemasan. Beberapa langkah yang dapat Anda pertimbangkan, sejalan dengan konteks yang ada, meliputi:

  1. Mencari penyebab kecemasan secara mendalam: Meskipun Anda sudah mengidentifikasi trauma masa lalu, mungkin ada lapisan lain yang perlu digali dengan bantuan profesional.
  2. Membangun kemandirian emosional dan rasa percaya diri: Ini penting agar Anda tidak terlalu bergantung pada validasi dari pasangan untuk merasa aman. Ingat kembali kualitas diri Anda yang positif dan percayalah pada diri sendiri.
  3. Mencintai dan menerima diri sendiri: Berhenti membandingkan diri dengan orang lain dan fokus pada penerimaan diri dengan segala kekurangan dan kelebihan.
  4. Komunikasi terbuka dengan pasangan: Meskipun saat ini komunikasi Anda memicu kekesalan, dengan bantuan profesional, Anda bisa belajar cara berkomunikasi yang lebih efektif tentang kebutuhan dan ketakutan Anda tanpa membebani pasangan. Jangan biarkan kurangnya dukungan keluarga menghalangi Anda mencari pertolongan. Kesehatan mental Anda adalah prioritas. Anda berhak mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup dan hubungan Anda.
2 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan