Vaksin TORCH untuk ibu hamil usia 6 bulan bisakah?

Halo dokter. Mau tanya. Kalau saat ini saya sedang hamil 6 bulan. Kronologinya saya tidak menyangka hamil 6 bulan krn background menstruasi sy yg tdk rutin. Sy sempat cek, dokter blg hormon sy tdk balance dan indikasi pre diabet. Nah tp sy kali ini hamil 6 bulan, bayi sehat ukuran 715gram stlh minggu lalu sy USG. Bisakah saya vaksin TORCH? Utk jaga2 krn 6 bulan lalu sy pasti tdk jaga makan. Dan apa saja yg perlu sy siapkan supaya bayi saya sehat dan saya bisa lahir normal? Terima kasih dokter.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2

2 komentar

Hallo Gabriella Siagian, terima kasih atas pertanyaan nya.

Terima kasih sudah cerita lengkap ya, saya bantu jawab pelan-pelan ๐Ÿ™


### 1. Tentang vaksin TORCH


* **TORCH** itu singkatan: **Toxoplasma, Others (sifilis, varisela, parvo B19), Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex**.

* Saat **sudah hamil**, **vaksin rubella, varisela, dan sejenisnya TIDAK boleh diberikan** karena termasuk **vaksin hidup** โ†’ bisa berbahaya bagi janin.

* Biasanya pemeriksaan TORCH dilakukan lewat **tes darah**, bukan vaksin. Kalau hasilnya ada infeksi aktif, dokter akan memberi terapi sesuai kondisi.

* Jadi untuk saat ini, **tidak disarankan vaksin TORCH di usia kehamilan 6 bulan**. Vaksin rubella dan varisela baru aman **setelah melahirkan** (sebagai persiapan kehamilan berikutnya).


### 2. Apa yang bisa dilakukan sekarang agar janin sehat


Karena bayi Anda sudah sehat dan tumbuh sesuai usia (715 gram di 25-26 minggu masih normal), fokusnya sekarang ke **perawatan kehamilan**:


โœ… **Kontrol rutin ke dokter kandungan** setiap bulan, masuk trimester 3 biasanya tiap 2 minggu.

โœ… **Cek gula darah** & lakukan **tes toleransi glukosa** (karena ada riwayat hormon tidak seimbang & indikasi prediabetes) โ†’ penting untuk deteksi dini diabetes gestasional.

โœ… **Jaga pola makan**:


* Kurangi gula sederhana (teh manis, kue, minuman kemasan).

* Perbanyak protein (telur, ikan, ayam, tahu tempe), sayur, buah berserat.

* Karbohidrat pilih yang kompleks (nasi merah, kentang, ubi, oatmeal).

โœ… **Minum vitamin hamil**: asam folat, zat besi, kalsium sesuai resep dokter.

โœ… **Olahraga ringan**: jalan kaki 20-30 menit, senam hamil, yoga hamil bila tidak ada kontraindikasi.

โœ… **Cukup minum air putih** 2 liter/hari.

โœ… **Tidur miring ke kiri** lebih sering untuk melancarkan aliran darah ke janin.


### 3. Persiapan supaya bisa lahir normal


* **Pantau berat badan ibu** (ideal naik 11โ€“16 kg selama hamil, tergantung berat badan sebelum hamil).

* **Pantau posisi bayi** (nanti menjelang usia 32โ€“36 minggu, dokter akan lihat posisi kepala bayi).

* **Cek tekanan darah** untuk mencegah preeklamsia.

* **Latihan pernapasan & senam hamil** membantu persiapan otot panggul.

* Diskusikan **rencana persalinan** dengan dokter sejak awal.


---


๐Ÿ“Œ **Kesimpulan:**


* **Tidak bisa vaksin TORCH saat sedang hamil.** Kalau ingin tahu status imun/infeksi, lakukan **tes darah TORCH**.

* Fokus sekarang adalah **kontrol rutin, jaga pola makan, cek gula darah, dan persiapan persalinan** agar bayi tetap sehat sampai lahir.


Mau saya buatkan contoh **daftar makanan harian yang aman untuk ibu hamil dengan risiko gula darah

tinggi** biar lebih mudah dipraktikkan?

6 jam yang lalu
Suka
Balas
Halo Ibu, Mengenai pertanyaan Anda tentang vaksin TORCH saat hamil 6 bulan, vaksin TORCH umumnya **tidak disarankan untuk diberikan saat kehamilan sudah berjalan, terutama pada usia kehamilan 6 bulan.** Vaksin ini idealnya diberikan sebelum menikah atau setidaknya dua bulan sebelum merencanakan kehamilan, dengan jeda waktu sebelum hamil:

Mengingat riwayat Anda yang tidak menyadari kehamilan dan mungkin tidak menjaga pola makan sebelumnya, yang lebih penting saat ini adalah melakukan pemeriksaan TORCH (tes darah). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi apakah Anda sudah pernah terinfeksi atau sedang terinfeksi virus TORCH (toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, dan herpes). Jika terdeteksi adanya infeksi, dokter dapat merencanakan penanganan khusus untuk melindungi Anda dan janin. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mencegah masalah serius seperti kelahiran prematur atau cacat lahir. Untuk menjaga kesehatan bayi Anda dan mempersiapkan persalinan normal, beberapa hal yang perlu Anda perhatikan adalah:

  1. Pemeriksaan Rutin: Lanjutkan pemeriksaan kehamilan secara rutin dengan dokter kandungan Anda. Ini penting untuk memantau kondisi janin (seperti berat badan 715 gram yang sudah baik) dan kesehatan Anda, termasuk kondisi hormon yang tidak seimbang dan indikasi pre-diabetes. Dokter akan memberikan panduan khusus terkait diet dan gaya hidup untuk mengelola pre-diabetes selama kehamilan.
  2. Pencegahan Infeksi: Jaga kebersihan diri dengan baik, cuci tangan secara teratur. Hindari konsumsi daging mentah atau setengah matang, serta hindari kontak langsung dengan kotoran hewan (terutama kucing) untuk mencegah toksoplasmosis.
  3. Nutrisi dan Gaya Hidup Sehat: Meskipun Anda merasa tidak menjaga makan sebelumnya, mulailah sekarang dengan pola makan seimbang yang direkomendasikan dokter, terutama untuk kondisi pre-diabetes Anda. Istirahat yang cukup dan kelola stres.
  4. Vaksinasi Lain: Pastikan Anda telah mendapatkan vaksinasi lain yang aman dan direkomendasikan selama kehamilan, seperti vaksin Tetanus Toksoid (TT) yang aman untuk mencegah tetanus pada bayi. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai status vaksinasi Anda secara keseluruhan. Fokus utama saat ini adalah pemantauan ketat oleh dokter kandungan dan penanganan kondisi medis yang ada untuk memastikan kesehatan optimal bagi Anda dan bayi hingga persalinan.
7 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan