tentang Kehamilan
dok, apakah berhubungan pakai kondom masih bisa hamil? dan kenapa seperti itu
dok, apakah berhubungan pakai kondom masih bisa hamil? dan kenapa seperti itu
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Berdasarkan sebuah penelitian yang dimuat dalam Indian Journal of Sexually Transmitted Disease and AIDS, kemungkinan Anda melakukan kesalahan pakai kondom sebenarnya tidak lebih dari 14 persen.
Namun, meski angkanya terbilang kecil, Anda masih mungkin melakukan kesalahan pakai kondom hingga bisa hamil.
Untuk itu, penting bagi Anda dan pasangan untuk memahami apa saja kesalahan pakai kondom, agar tidak bisa hamil saat itu.
1. Kondom rusak
2. Pakai kondom dobel
3. Pakai kondom yang sudah pernah dipakai
4. Terlalu cepat lepas kondom
5. Ukuran kondom tidak sesuai
6. Tidak pakai pelumas
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Tentang pertanyaan Anda mengenai kehamilan dan penggunaan kondom, berikut adalah penjelasannya:Penggunaan kondom yang benar dan sesuai dapat sangat efektif dalam mencegah kehamilan. Namun, tidak ada metode kontrasepsi yang 100% efektif, termasuk penggunaan kondom. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas kondom dalam mencegah kehamilan.
Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas kondom adalah kesalahan dalam penggunaannya. Beberapa kesalahan umum yang dapat terjadi adalah:
Ukuran kondom: Penting untuk menggunakan kondom yang sesuai dengan ukuran penis Anda. Kondom yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat menyebabkan ketidakcocokan dan meningkatkan risiko kondom melorot atau robek.
Tidak menggunakan pelumas: Penggunaan pelumas seksual yang sesuai dapat membantu mengurangi gesekan dan mencegah kerusakan kondom. Jika kondom tidak dilumasi dengan baik, kemungkinan kondom robek atau melorot dapat meningkat.
Penggunaan kondom ganda: Menggunakan dua kondom sekaligus tidak dianjurkan, karena dapat meningkatkan gesekan dan risiko kondom robek.
Penggunaan kondom yang sudah pernah digunakan: Kondom sebaiknya digunakan hanya sekali dan tidak digunakan kembali. Kondom yang sudah digunakan sebelumnya mungkin sudah mengalami kerusakan atau kehilangan elastisitasnya, sehingga meningkatkan risiko kegagalan dalam mencegah kehamilan.
Tidak menyimpan kondom dengan benar: Kondom sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tidak terkena panas atau sinar matahari langsung. Penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan kondom menjadi rusak sebelum digunakan.
Meskipun penggunaan kondom yang benar dapat sangat efektif dalam mencegah kehamilan, tidak ada metode kontrasepsi yang 100% efektif. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan penggunaan metode kontrasepsi lainnya, seperti pil KB atau kontrasepsi hormonal, untuk meningkatkan perlindungan terhadap kehamilan.
Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut tentang kontrasepsi dan kehamilan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan yang kompeten.
Related content