Soal bentuk sperma
Saya mau tanya dok 🙏 apakah bentuk sperma yg kayak jelly atw kayak nasi yg basah gitu apakah normal dok , 🙏🙏
Saya mau tanya dok 🙏 apakah bentuk sperma yg kayak jelly atw kayak nasi yg basah gitu apakah normal dok , 🙏🙏
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Hilman Binbin, terima kasih atas pertanyaan nya.
ciri-ciri semen yang sehat?
Tekstur semen akan berubah ketika Anda ejakulasi. Cairan semen yang sudah terpapar udara akan mendingin dan berubah menjadi lebih cair dalam beberapa menit.
Semen mengandung protein yang membantu sperma untuk melekat pada vagina, mencegah semen mencair secara cepat, serta meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan. Seiring bertambahnya usia, cairan semen yang keluar saat ejakulasi pun semakin menurun.
Nah, dari pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa sperma yang menggumpal dan berbentuk seperti jelly merupakan hal yang normal adanya.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Sperma yang normal memiliki berbagai bentuk dan konsistensi yang dapat bervariasi antara individu yang berbeda. Namun, secara umum, sperma yang sehat memiliki tekstur cair dan bening. Bentuknya biasanya berbentuk oval atau lonjong dengan kepala yang lebih besar dan ekor yang lebih kecil.:Sperma yang memiliki tekstur seperti jelly atau nasi yang basah mungkin menunjukkan adanya perubahan dalam komposisi sperma. Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti dehidrasi, diet yang tidak seimbang, atau masalah kesehatan tertentu. Namun, untuk menentukan apakah bentuk sperma tersebut normal atau tidak, diperlukan evaluasi lebih lanjut oleh dokter atau ahli reproduksi.
Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang bentuk sperma Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Mereka dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan penjelasan yang lebih rinci berdasarkan kondisi Anda secara spesifik.
Related content