sakit di bagian bekas luka usus buntu

halo dok ijin bertanya , baru 2 bulan pasca operasi usus buntu , kenapa ya istri saya di bekas operasi usus buntu nya suka sakit , apa penyebab nya apa salah makan atau yg lain kah ,, terima kasih dok 🙏

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Halo, terima kasih atas pertanyaannya. Nyeri pada bekas luka operasi usus buntu yang masih dirasakan 2 bulan pasca operasi memang perlu diperiksakan lebih lanjut. Meskipun proses pemulihan umumnya memakan waktu 4-6 minggu untuk operasi terbuka, nyeri yang menetap atau berulang bisa menjadi indikasi adanya kondisi tertentu:

Beberapa kemungkinan penyebab nyeri pada bekas luka operasi antara lain:

  1. Infeksi pada luka: Meskipun sudah 2 bulan, infeksi bisa saja terjadi atau kambuh, terutama jika kebersihan luka kurang terjaga. Tanda-tanda infeksi meliputi kemerahan, bengkak, nyeri, atau keluarnya cairan dari luka.
  2. Pembentukan jaringan parut (scar tissue): Terkadang, jaringan parut yang terbentuk bisa menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman.
  3. Komplikasi luka bedah: Ada kemungkinan komplikasi terkait luka bedah yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
  4. Saraf terjepit atau iritasi: Saraf di sekitar area operasi bisa saja teriritasi atau terjepit selama proses penyembuhan, menyebabkan nyeri kronis. Mengenai apakah karena salah makan, umumnya pola makan pasca operasi lebih berkaitan dengan masalah pencernaan seperti diare atau mual, bukan langsung menyebabkan nyeri pada bekas luka operasi. Namun, penting untuk tetap mengikuti anjuran pola makan sehat selama pemulihan. Sangat disarankan agar istri Anda segera memeriksakan diri ke dokter bedah yang melakukan operasi atau dokter umum untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada bekas luka dan mungkin menyarankan pemeriksaan tambahan jika diperlukan, untuk mengetahui penyebab pasti nyeri dan memberikan penanganan yang tepat. Jangan menunda pemeriksaan jika nyeri semakin parah atau disertai gejala lain.
1 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan