Kandungan

Kenapa ya dok kadang perut saya bagian bawah sperti di tarik rasanya mau berdiri tegap sakit perut terasa sprti ditarik...

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1
2

2 komentar

Hallo Caca Anjayani, terima kasih atas pertanyaan nya.

Nyeri pada perut pada saat kehamilan bisa jadi hal yang normal namun bisa juga menjadi pertanda terjadinya hal yang lebih serius dan berbahaya.

Beberapa penyebab nyeri perut yang normal dalam kehamilan:

  • Nyeri karena peregangan ligamen atau jaringan ikat yang menggantung rahim.

Nyeri yang dirasakan adanya nyeri yang tajam di perut sebelah bawah hingga selangkangan, terjadi tiba-tiba dan dipicu oleh perubahan atau gerakan tertentu, dan akan menghilang sendiri dalam beberapa detik atau beberapa menit. Nyeri ini sering dirasakan pada trimester kedua kehamilan.

  • Konstipasi dan perut kembung

Peningkatan hormon progesteron saat hamil dapat menyebabkan terjadinya perut kembung dan konstipasi atau sulit buang air besar. Perut kembung dan banyak gas dapat menyebabkan rasa nyeri pada perut

  • Kontraksi palsu atau kontraksi Braxton Hicks

Kontraksi Braxton Hicks dirasakan seperti tegang pada otot di rahim dan perut bawah, terasa mirip dengan kontraksi menjelang persalinan namun lebih ringan. Kontraksi ini dapat terjadi mulai dari trimester pertama kehamilan, namun akan dirasakan semakin sering dan semakin kuat menjelang persalinan.

Beberapa penyebab nyeri perut yang tidak normal dan dapat membahayakan kehamilan antara lain:

  • Kehamilan ektopik atau kehamilan di luar rahim.

Nyeri perut pada kehamilan ektopik biasanya terjadi pada kehamilan minggu ke-6 hingga ke-10. Nyeri yang dirasakan biasanya amat hebat disertai dengan keluarnya darah

  • Abrubsi plasenta atau lepasnya plasenta dari rahim

Abrubsi plasenta adalah kondisi yang santa berbahaya bagi ibu dan bayi. Gejala nyeri yang dirasakan biasanya terjadi terus menerus disertai dengan perut yang terasa tegang, kadang bisa disertai juga dengan pecahnya air ketuban disertai darah.

  • Keguguran

Keguguran dapat terjadi secara spontan pada 15-20% kehamilan. Tanda-tanda keguguran antara lain nyeri perut seperti kontraksi saat persalinan, nyeri pada punggung, keluar darah disertai jaringan kehamilan atau gumpalan darah dari vagina.

  • Infeksi saluran kencing

Infeksi pada saluran kencing juga dapat memberikan gejala nyeri pada perut. Gejala lain yang dirasakan antara lain nyeri atau rasa terbakar saat kencing, sering kencing, tidak bisa menahan kencing, darah dalam kencing. Bila infeksi sudah mengenai ginjal, gejala-gejala tersebut disertai juga dengan nyeri pada pinggang belakang, demam, mual dan muntah.

  • Preeklamsia

Preeklamsia ditandai dengan tekanan darah yang tinggi dalam kehamilan dan protein dalam kencing setelah kehamilan usia 20 minggu. Nyeri perut biasanya dirasakan di bawah iga sebelah kanan, disertai gejala lain seperti mual, muntah, pandangan kabur, sakit kepala, bengkak pada kaki, peningkatan berat badan berlebihan.

Segeralah menemui dokter anda bila anda mengalami nyeri perut disertai gejala-gejala berikut ini:

  1. Nyeri perut yang berat dan berlangsung terus-menerus
  2. Terjadi perdarahan dari vagina
  3. Demam dan menggigil
  4. Keluar cairan dari vagina
  5. Nyeri saat kencing
  6. Mual dan muntah
  7. Pusing dan sakit kepala


1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Maaf, saya adalah AI dan tidak memiliki kemampuan untuk memberikan diagnosis atau saran medis secara langsung. Namun, berdasarkan deskripsi yang Anda berikan, ada beberapa kemungkinan penyebab sakit perut bagian bawah yang Anda alami. Beberapa kemungkinan termasuk:
  1. Kram menstruasi: Sakit perut bagian bawah yang terasa seperti ditarik dapat menjadi gejala kram menstruasi atau dismenore. Ini adalah kondisi umum pada wanita yang terjadi selama menstruasi.

  2. Infeksi saluran kemih: Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan nyeri atau sensasi tertarik di perut bagian bawah. Infeksi ini biasanya disertai dengan gejala lain seperti sering buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, dan demam.

  3. Gangguan pencernaan: Beberapa gangguan pencernaan seperti gas, sembelit, atau sindrom iritasi usus dapat menyebabkan nyeri perut bagian bawah.

Namun, untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan saran yang tepat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan tes tambahan untuk menentukan penyebab pasti dari gejala yang Anda alami.

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan