Ibu rumah tangga

Bagaimana cra megatasinya sesk nafas tiap disartai dada tarasa panas dan nyeri ulu hati

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
7
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Naiknya asam lambung yang menimbulkan rasa panas di dada (heartburn) sering terjadi pada ibu hamil akibat berbagai perubahan selama kehamilan, antara lain:


  • Perubahan hormon
  • Pertumbuhan janin

Untuk meringankan keadaan tak nyaman ini, Bumil bisa mencoba sejumlah langkah-langkah berikut:

  • Makan yoghurt atau minum segelas susu hangat. Penambahan madu dalam susu juga bisa dilakukan untuk membantu meringankan kondisi ini.
  • Menghindari sajian yang bisa memicu naiknya asam lambung, seperti makanan asam, makanan pedas, makanan berlemak (terutama sajian goreng atau berminyak), minuman berkafein, serta minuman berkarbonasi (bersoda).
  • Makan dalam porsi kecil namun sering. Misalnya, sekali makan setengah porsi, namun tingkatkan frekuensi makan menjadi 5-6 kali sehari.
  • Duduk tegak pada saat makan dan setelahnya, agar lambung tidak terlalu tertekan.
  • Hindari langsung berbaring setelah makan. Disarankan untuk makan setidaknya 3 jam sebelum tidur. Berbaring dengan perut penuh makanan dapat mempermudah naiknya asam lambung ke kerongkongan.
  • Tidur dengan kepala lebih tinggi daripada dada dan perut. Bumil bisa menopang area bahu hingga kepala dengan bantal tambahan. Cara ini bertujuan untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.
  • hindari makanan pedas, makanan berlemak, dan makanan berminyak
  • hindari konsumsi coklat, minuman berkafein
  • hindari terlalu banyak minum air ketika makan karena akan meningkatkan resiko naiknya asam lambung
  • Anda dapat tidur dengan posisi bantal yang lebih tinggi untuk mencegah asam labung kembali naik ke kerongkongan
  • gunakan pakaian yang longgar, hindari penggunaan pakaian yang ketat teriutaa di daerah perut

Jika keluhan ini tidak kunjung membaik, silakan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan Anda sehingga dokter dapat memberikan obat untuk mengatur asam lambung Anda.


2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan beberapa informasi umum yang mungkin dapat membantu Anda.:

Gejala sesak napas, sensasi panas di dada, dan nyeri ulu hati dapat disebabkan oleh beberapa kondisi yang berbeda. Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:

  1. Gangguan pada saluran pernapasan: Sesak napas dapat disebabkan oleh kondisi seperti asma, bronkitis, atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Jika Anda mengalami sesak napas yang berkepanjangan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

  2. Gangguan pada jantung: Sesak napas dan nyeri dada dapat menjadi gejala dari masalah jantung seperti penyakit jantung koroner atau gagal jantung. Jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau gejala yang berat, segera hubungi dokter atau pergi ke unit gawat darurat.

  3. Gangguan pada saluran cerna: Nyeri ulu hati dapat disebabkan oleh masalah pada saluran cerna seperti refluks asam lambung atau gangguan pada kantung empedu. Menghindari makanan pedas, berat, atau berlemak serta mengatur pola makan dapat membantu mengurangi gejala.

  4. Kondisi kecemasan atau stres: Kondisi seperti kecemasan atau stres dapat menyebabkan gejala fisik seperti sesak napas dan nyeri dada. Mengelola stres dengan teknik relaksasi, olahraga, atau konseling dapat membantu mengurangi gejala.

Namun, penting untuk diingat bahwa saya bukan dokter dan hanya memberikan informasi umum. Jika Anda mengalami gejala yang berat atau berkepanjangan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi dan diagnosis yang tepat.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan