Hamil atau tidak ya ?

Saya haid tgl 28sep-2okt

Saya melakukan HB di masa ovulasi tgl 8

Lalu saya testpack ditgl 14 & 20 okt masih negatif.

Lalu haid saya kapan datangnya ? Apakah faktor stress bisa mempengaruhi masa perkembangan sel telur?



Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
7
1
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Pada wanita, stres akan memicu tubuh untuk menghasilkan kortisol yang dapat mengganggu produksi FSH, maturasi folikel dan mengurangi jumlah sel telur yang matang serta dapat mempengaruhi kualitas dari sel telur tersebut.

Jadi banyak faktor yang dapat mempengaruhi terlambat haid selain kehamilan seperti :

1. Stres

2. Obesitas

3. Berat badan turun

4. Kebiasaan merokok

5. Hormon prolaktin berlebih

6. Efek pil KB

7. PCOS (polycystic ovary syndrome)

8. Penyakit kronis

9. Gangguan tiroid

10. Menopause dini


2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan informasi yang Anda berikan, sulit untuk dengan pasti mengatakan apakah Anda hamil atau tidak. Namun, saya akan mencoba memberikan beberapa penjelasan yang mungkin dapat membantu.:

Pertama, mengenai siklus haid Anda, jika Anda memiliki siklus haid yang teratur, yaitu sekitar 28 hari, maka perkiraan waktu haid berikutnya akan jatuh sekitar tanggal 26 Oktober. Namun, perlu diingat bahwa setiap wanita dapat memiliki variasi dalam panjang siklus haid mereka, jadi ini hanya perkiraan kasar.

Kedua, mengenai hasil tes kehamilan yang negatif, jika Anda melakukan tes pack pada tanggal 14 dan 20 Oktober dan hasilnya negatif, kemungkinan besar Anda tidak hamil pada saat itu. Namun, tes kehamilan yang dilakukan terlalu dini mungkin tidak dapat mendeteksi kehamilan dengan akurasi. Disarankan untuk menunggu beberapa hari lagi dan melakukan tes kehamilan lagi jika haid Anda belum datang.

Faktor stres dapat mempengaruhi siklus haid dan ovulasi. Stres yang berkepanjangan dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, termasuk hormon yang terlibat dalam siklus haid. Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa stres dapat mempengaruhi perkembangan sel telur setelah ovulasi.

Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut mengenai kehamilan atau siklus haid Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk evaluasi lebih lanjut. Mereka dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi Anda.

Semoga informasi ini membantu, dan jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya!

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan