hallo dok
Hallo dok mau istri saya hamil 4 bulan dan habis berhubungan intim namum keluar darah apakah itu berbahaya
Hallo dok mau istri saya hamil 4 bulan dan habis berhubungan intim namum keluar darah apakah itu berbahaya
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo ahmad dhiya ulhaq, terima kasih atas pertanyaan nya.
Peningkatan volume darah di tubuh ibu hamil, yang berdampak pula di bagian saluran reproduksi ibu hamil dapat memicu timbulnya perdarahan pasca trauma terjadi. Sebagian ibu hamil, mengalami gairah seks yang meningkat, tak jarang apabila trauma kecil terjadi di area lubang vagina saat penetrasi dilakukan.
Perdarahan pasca senggama saat kehamilan terjadi tidak perlu Anda khawatirkan selama Anda tidak merasakan gejala lain seperti nyeri perut/kram perut bawah dan perdarahan tidak berlangsung banyak. Flek darah pasca berhubungan seksual yang keluar tidak lebih dari 3 hari biasanya tidak berbahaya bagi janin Anda.
Yang perlu Anda lakukan apabila tampak flek darah keluar dari vagina, upayakan untuk menggunakan pantyliner guna mengeevaluasi seberapa banyak darah yang keluar. Perdarahan yang terjadi umumnya tidak membahayakan. Walaupun Risiko keguguran pada kehamilan yang menginjak usia 12 minggu, Anda dan pasangan tetap perlu hati-hati. Bicarakan berdua dengan pasangan agar tidak khawatir terkait kondisi tersebut, dan apabila ingin memulainya kembali usahakan untuk lebih lembut di waktu berikutnya.
Sebaiknya anda lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter spesialis kandungan.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan informasi yang mungkin berguna bagi Anda.:Pada umumnya, keluarnya sedikit darah setelah berhubungan intim selama kehamilan tidak selalu berbahaya. Namun, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan.
Pertama, perdarahan setelah berhubungan intim dapat terjadi karena adanya perubahan pada leher rahim yang lebih sensitif selama kehamilan. Kontak fisik selama hubungan intim dapat menyebabkan iritasi dan perdarahan ringan.
Namun, jika perdarahan yang terjadi setelah berhubungan intim sangat banyak, berlangsung lama, atau disertai dengan nyeri perut atau kram, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda. Hal ini dapat mengindikasikan masalah serius seperti infeksi, plasenta previa (plasenta menutupi leher rahim), atau masalah lainnya yang memerlukan perhatian medis.
Saya sarankan Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda untuk mendapatkan evaluasi yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi Anda.
Related content