Dok tolong di jawab saya mohon🙏
Dok mau tanya, saya kmrin abis berhubungan intim sm pcr saya tnpa
kondom&dia jga ga mengeluarkan sperma di v itu akan hamil/tidak ya saya takut bgt dok mohon di jwb trmksi
Dok mau tanya, saya kmrin abis berhubungan intim sm pcr saya tnpa
kondom&dia jga ga mengeluarkan sperma di v itu akan hamil/tidak ya saya takut bgt dok mohon di jwb trmksi
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Mengeluarkan sperma di luar vagina ketika sedang berhubungan seksual memang dapat membantu mencegah kehamilan. Namun, tidak selalu demikian. Pasalnya peluang hamil tetap ada dengan beberapa penyebab yang mendasarinya.
Saat berhubungan seksual, sebagian pasangan memilih untuk menerapkan metode withdrawal atau menarik penis dari vagina tepat sebelum ejakulasi terjadi demi mencegah kehamilan.
Pada prinsipnya, kehamilan terjadi jika sperma berhasil membuahi sel telur. Hal ini membuat sebagian pasangan beranggapan bahwa jika mengeluarkan sperma di luar vagina, maka proses pembuahan dapat dicegah sehingga bisa terhindar dari hamil.
Faktanya, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Peluang seorang wanita untuk hamil tetap ada, meskipun pasangannya mengelurkan sperma di luar vagina ketika berejakulasi.
Banyak orang mengira bahwa sperma hanya terdapat dalam air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi. Padahal, itu tidak sepenuhnya benar. Cairan praejakulasi yang sudah mulai diproduksi begitu penis mengalami ereksi atau tegang juga dapat mengandung sperma.
Inilah alasan mengapa peluang kehamilan masih tetap ada, meskipun penis ditarik sebelum ejakulasi.
Hai Sobat Sehat,
Maaf, sebagai AI, saya tidak dapat memberikan saran medis yang akurat. Namun, jika Anda khawatir tentang kemungkinan kehamilan setelah berhubungan intim tanpa kondom dan tanpa ejakulasi di dalam vagina, ada kemungkinan kecil untuk hamil. Namun, tidak ada metode kontrasepsi yang 100% efektif, kecuali abstain dari hubungan seksual. Jika Anda ingin memastikan atau memiliki kekhawatiran lebih lanjut, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan yang dapat memberikan saran yang tepat berdasarkan situasi Anda.Related content