Pemerintah Musnahkan Jamur Enoki yang Tercemar Bakteri, Apa Bahayanya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pemerintah Indonesia memberi instruksi untuk musnahkan jamur enoki karena mengandung bakteri berbahaya bagi tubuh manusia. Jamur enoki yang diimpor dari Korea Selatan terbukti terkontaminasi Listeria monocytogenes yang menyebabkan penyakit Listeriosis.

Hanya saja, ini bukan berarti semua jamur enoki berbahaya untuk dikonsumsi. Selengkapnya, simak ulasan berikut.

Indonesia musnahkan jamur enoki yang terkontaminasi bakteri berbahaya

manfaat jamur enoki tapi bisa bahaya jika tercemar bakteri

Kementerian Pertanian (Kementan) mendapatkan peringatan dari otoritas keamanan pangan dunia (International food safety Authority Network/ INFOSAN) pada 15 April 2020. 

INFOSAN mengabarkan adanya kejadian luar biasa (KLB) di Amerika, Kanada, dan Australia akibat konsumsi jamur enoki yang tercemar bakteri. Mereka memperingatkan Indonesia agar melakukan pengecekan pada jamur enoki yang diimpor dari Korea Selatan.

Hasil investigasi Kementan menunjukkan jamur enoki dari produsen Green Co Ltd yang diimpor dari Korea Selatan mengandung bakteri berbahaya yakni bakteri Listeria monocytogenes.

Pada saat itu, Badan pengawas obat dan makanan Amerika (FDA) telah mengumumkan jamur enoki dari Green Co Ltd didistribusikan oleh tiga perusahaan yakni Sun Hong Foods, Inc., Guan’s Mushroom Co., dan H&C Food, Inc. 

Halaman FDA tersebut juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengkonsumsi jamur enoki dari perusahaan tersebut walaupun tampilannya segar dan tidak busuk.

Pada Kamis (2/7), Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi memastikan semua jamur enoki dari produsen asal Korea Selatan tersebut telah dimusnahkan dari pasaran di Indonesia. Sedangkan untuk jamur enoki dari negara lain selain Korea Selatan tidak disebutkan memiliki kandungan bakteri berbahaya tersebut.

“Dari negara lain masih aman, tapi kami mengimbau jangan dikonsumsi mentah,” ujar Agung. 

Bahaya bakteri Listeria monocytogenes

jamur enoki harus dikonsumsi matang agar terhindar dari bahaya bakteri listeria

Jamur enoki asal Korea Selatan tersebut dimusnahkan karena mengandung bakteri Listeria monocytogenes yang melebihi ambang batas. 

Bakteri Listeria monocytogenes biasa hidup dan mengontaminasi daging yang kurang matang dan produk susu. Beberapa KLB akibat bakteri ini pernah terjadi pada seledri, taoge/kecambah, blewah, keju, dan es krim.

“Listeria itu adalah kontaminasi yang disebabkan media pembawa, tanah, atau lahan, jadi sangat spesifik sekali dari lokasi mana,” terang Agung. 

Bakteri Listeria monocytogenes ini diketahui bisa hidup di suhu rendah termasuk suhu kulkas. Maka dari itu, bakteri ini bisa mengontaminasi jamur enoki yang tumbuh di suhu rendah dan hampir selalu disimpan di lemari pendingin. Bakteri ini juga bisa menyebar ke permukaan benda dan ke makanan lain di dekatnya setelah dimasak.

Penyakit akibat bakteri ini disebut infeksi Listeriosis. Meski termasuk salah satu penyakit yang jarang terjadi, infeksi ini termasuk berbahaya. Gejalanya hampir mirip seperti flu, yakni demam, diare, menggigil, mual, dan nyeri otot. Penyakit ini dapat sembuh sendiri pada orang sehat yang memiliki daya tahan tubuh kuat.

Bagi yang memiliki sistem imun rendah seperti orang tua dan orang dengan penyakit penyerta, penyakit ini bisa menyebabkan meningitis atau radang selaput otak. 

Sementara itu, Listeriosis yang dialami ibu hamil dapat menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, bahkan kematian janin sesaat setelah kelahiran. Bayi dapat sakit keras jika terinfeksi sebelum lahir.

Di Amerika Serikat, jamur enoki yang telah tercemar bakteri ini menyebabkan setidaknya 30 orang sakit. Empat di antaranya meninggal dunia.

Perlu diingat bahwa tidak semua jamur enoki berbahaya. Namun, pencegahan harus tetap dilakukan. Sebelum mengonsumsinya, pastikan Anda mencuci bersih jamur lalu memasaknya dalam suhu tinggi hingga matang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mewaspadai TB Laten, Perlukah Melakukan Pengobatan?

Dalam penularan penyakit tuberkulosis ada yang disebut infeksi TB laten. Apa itu infeksi TB laten? Apakah hal ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Pernapasan, TBC 31/03/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Penyakit dari Kucing yang Bisa Menular ke Anak Anda

Bermain dengan kucing memberikan manfaat bagi perkembangan anak. Namun, orangtua tetap perlu waspada karena anak juga bisa tertular penyakit dari kucing.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Anak, Parenting 25/02/2020 . Waktu baca 4 menit

Selain Lezat, Jamur Enoki Ternyata Punya 5 Manfaat yang Baik untuk Kesehatan

Jamur enoki merupakan salah satu jamur yang sering dicampurkan dalam masakan yang memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan Anda. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/11/2019 . Waktu baca 5 menit

Awas, Mesin Cuci Kotor Bisa Menjadi Rumah Bagi 5 Bakteri Ini

Mesin cuci memang cara praktis membersihkan baju. Namun, tahukah Anda bahwa banyak bakteri terdapat pada mesin cuci, terutama jika mesin tak pernah dicuci?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jamur cordyceps

4 Manfaat Cordyceps Militaris, Jamur yang Berkhasiat bagi Kesehatan Terutama untuk Pernapasan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
bakteri pada uang kertas

Mengenal Bakteri pada Uang Kertas dan Koin dan Dampaknya bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
gedung perkantoran ditinggal kosong

Ancaman Kesehatan Selain COVID-19 Saat Masuk ke Gedung yang Lama Tak Dihuni

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit
puasa saat flu saat puasa

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020 . Waktu baca 3 menit