backup og meta

6 Penyebab Vagina Perih dan Cara Tepat Mengatasinya

PenyebabPengobatanPengobatan di rumah

Apakah Anda pernah mengeluhkan vagina perih? Jika ya, Anda perlu waspada. Pasalnya, bagi sebagian wanita, rasa perih ini dapat menjadi kronis hingga mengganggu aktivitas seperti naik sepeda, menggunakan pembalut, atau duduk lama. Lantas, kenapa Miss V perih dan bagaimana mengatasinya?

6 Penyebab Vagina Perih dan Cara Tepat Mengatasinya

Apa penyebab vagina terasa perih?

Vagina perih merupakan satu dari beberapa masalah kesehatan yang menimbulkan sakit di vagina.

Perlu diketahui, sampai saat ini para dokter belum mengetahui penyebab pasti dari vagina perih.

Akan tetapi, ada beberapa faktor yang diyakini dapat berperan menjadi penyebab vagina perih dan nyeri, antara lain sebagai berikut.

1. Infeksi jamur

Infeksi jamur dapat menyebabkan vagina perih, terutama saat berhubungan seks atau buang air kecil.

Umumnya, infeksi terjadi karena adanya pertumbuhan jamur Candida albicans yang berlebih. Mengutip situs Better Health, sekitar 75% wanita pernah mengalami kondisi ini.

Gejala lainnya termasuk gatal pada vagina, keluarnya cairan putih dengan bau menyengat, atau sensasi terbakar saat buang air kecil.

2.Vulvodynia

infeksi jamur vagina

Penyebab vulvodynia memang belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi menyebabkan rasa perih pada vagina, bahkan dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Bagi beberapa wanita, duduk dalam waktu lama, menggunakan tampon, atau berhubungan seks akan terasa sulit atau menyakitkan, dan Miss V perih saat terkena air.

Nyeri vagina karena vulvodynia dapat memengaruhi wanita usia berapapun, tetapi paling sering terjadi pada wanita muda.

3. Kista Bartholin

Kondisi ini dapat terjadi ketika kelenjar Bartholin yang bertanggung jawab untuk pelumasan vagina tersumbat.

Banyak kista Bartholin tidak menyebabkan rasa sakit dan tidak selalu memerlukan pengobatan.

Namun, benjolan lunak yang ada di lubang vagina ini bisa berisi nanah sehingga memicu rasa perih akibat infeksi.

Anda juga mungkin akan merasakan rasa sakit saat duduk, berjalan, atau berhubungan seks.

4. Endometriosis

Endometriosis yang sering kali menjadi penyebab umum nyeri panggul juga dapat menyebabkan nyeri pada vagina dan vulva.

Kondisi ini tidak hanya menyebabkan periode haid yang lebih menyakitkan dan nyeri saat berhubungan seks, tetapi juga mungkin dapat menyebabkan kemandulan.

Selain vagina terasa perih, gejala lain yang mungkin muncul seperti mual, sembelit, sakit saat buang air kecil, dan diare.

5. Masalah dasar panggul

Masalah atau disfungsi dasar panggul dapat menjadi salah satu penyebab kenapa Miss V tiba-tiba perih.

Bahkan, ketidaknyamanan pada panggul juga dapat menyebabkan hubungan seksual yang menyakitkan dan disfungsi usus.

Kendati begitu, sindrom kemacetan panggul yang mirip dengan varises dan iritasi saraf pudendal (salah satu saraf utama di panggul) juga dapat menyebabkan rasa nyeri pada vagina.

6. Stres

Vagina yang perih tidak selalu disebabkan oleh masalah fisik. Akan tetapi, kondisi ini juga bisa dipicu adanya gangguan psikologis.

Stres kronis atau stres yang bertahan lebih lama dari yang seharusnya dapat mengurangi jumlah kelembapan di vagina Anda. Hal itu yang menjadi penyebab vagina kering.

Kekeringan vagina (juga dikenal sebagai atrofi) bisa mengganggu keseimbangan pH yang meningkatkan risiko Anda terkena sariawan vagina dan infeksi bakteri lainnya.

Kondisi ini tentu akan membuat vagina terasa nyeri dan tidak nyaman.

Pengobatan untuk meringankan vagina perih

kelainan pada rahim

Ada beberapa perawatan yang tersedia untuk menghilangkan gejala rasa sakit dari kondisi ini. Selain itu, perawatan yang ditawarkan pada setiap wanita mungkin berbeda-beda.

Jadi, jangan heran jika ada wanita yang mungkin memerlukan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan untuk menjalankan perawatan ini.

Pilihan pengobatan untuk mengatasi vagina perih bisa disesuaikan dengan penyebabnya. Berikut pengobatan yang umum direkomendasikan.

1. Obat-obatan

Salah satu cara untuk mengobati vagina perih adalah dengan mengonsumsi obat-obatan penghilang rasa nyeri.

Beberapa obat penghilang rasa nyeri yang bisa Anda konsumsi antara lain obat steroid, obat antidepresan trisiklik, atau antikonvulsan dapat membantu mengurangi rasa sakit kronis.

Selain itu, obat antihistamin juga dapat mengurangi rasa gatal di area sekitar vagina.

2. Biofeedback therapy

Bagi pasien yang mengalami perih di bagian vagina, melakukan terapi biofeedback juga penting.

Pasalnya, terapi ini dapat mengajarkan kepada pasien bagaimana caranya mengendurkan otot panggul yang tegang karena berinteraksi terhadap rasa perih kronis.

Dengan pengobatan ini, pasien diharapkan bisa mengantisipasi rasa sakit dengan memperkuat dasar panggul mereka.

3. Salep lidocaine

Pilihan pengobatan lainnya untuk membantu mengatasi kondisi ini adalah memberikan salep lidocaine. Salep ini dapat memberikan bantuan sementara untuk meringankan gejala.

Dokter mungkin menyarankan penggunaan lidokain 30 menit sebelum hubungan seksual untuk mengurangi ketidaknyamanan.

4. Terapi dasar panggul

Umumnya, wanita yang mengalami perih padavagina karena memiliki masalah dengan otot-otot dasar panggul.

Otot-otot dasar panggul merupakan otot yang mendukung rahim, kandung kemih, dan usus.

Latihan untuk memperkuat otot-otot dasar panggul dapat membantu meringankan rasa sakit di sekitar vagina yang disebabkan karena vulvodynia.

5. Akupunktur

Menurut sebuah penelitian terbaru di Journal of Sexual Medicine, akupunktur mungkin efektif untuk membantu mengurangi rasa perih pada vagina dan meningkatkan fungsi seksual.

Kendati begitu, Anda perlu mengonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui penanganan yang tepat.

6. Psikoterapi

Stres berlebih dan rasa sakit yang hebat akibat merasakan perih di vagina bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini tak jarang bisa menimbulkan kecemasan hingga gangguan tidur.

Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa melakukan psikoterapi. Melalui terapi ini, pasien dapat belajar mengelola dampak psikologis dan rasa sakit yang dialami.

7. Operasi

Operasi merupakan pilihan terakhir apabila beragam perawatan sudah tidak mempan lagi untuk meredakan rasa sakit di daerah vagina.

Dalam kasus ini, dokter akan mengangkat kulit atau jaringan yang sakit, seperti lokal vulvodynia dan vulva vestibulitis. Prosedur operasi tersebut dikenal dengan nama vestibulectomy.

Perawatan rumahan vagina perih

ovulasi

Selain pengobatan yang sudah dijabarkan di atas, perawatan vagina perih juga bisa dilakukan di rumah untuk mengurangi gejala atau mencegah gejala kambuh lagi. Berikut beberapa di antaranya.

  • Kenakan celana dalam yang berbahan katun dan longgar.
  • Memakai detergen pakaian yang sesuai dengan rekomendasi dokter dan tidak mengiritasi.
  • Hindari menggunakan sabun pembersih kewanitaan, pembalut, tampon, atau krim kontrasepsi beraroma.
  • Usahakan untuk menjaga daerah vagina agar selalu bersih dan kering.
  • Hindari berenang di kolam renang yang mengandung banyak klorin.
  • Membasuh vagina dengan air hangat.
  • Melakukan senam kegel.

Jika kondisi perih di area intim yang Anda alami tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Kesimpulan

  • Penyebab vagina terasa perih antara lain infeksi jamur, vulvodynia, kista Bartholin, endometriosis, masalah pada dasar panggul, atau stres.
  • Cara mengatasi kondisi ini yaitu memberikan obat penghilang rasa nyeri, biofeedback therapy, salep lidocaine, terapi dasar panggul, akupuntur, psikoterapi, atau operasi.
  • Perawatan rumahan untuk meredakan gejalanya dapat berupa menggunakan celana dalam berbahan katun yang longgar, hindari menggunakan sabun pembersih kewanitaan, pembalut, atau tampon beraroma, pastikan daerah vagina tetap bersih dan kering, atau melakukan senam kegel.

[embed-health-tool-ovulation]

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Zhang, J. tan, Ma, L., Gong, X., Luo, S., & Zhao, S. (2022). Clinical study on the use of acupuncture for the treatment of female sexual dysfunction: A pilot study. Sexual Medicine, 10(4), 100541–100541.

Vulvodynia. (2023). Retrieved 14 August 2025, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vulvodynia/diagnosis-treatment/drc-20353427

Department of Health & Human Services. (n.d). Vaginal thrush. Retrieved 14 August 2025, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/vaginal-thrush

Cleveland Clinic. (2024). Pain Down There? 5 Reasons Your Pelvis and Vagina Hurt. Retrieved 14 August 2025, from https://health.clevelandclinic.org/pain-down-there-5-reasons-your-vagina-hurts

Vulvodynia (vulval pain). (n.d). Retrieved 14 August 2025, from https://www.nidirect.gov.uk/conditions/vulvodynia-vulval-pain

Versi Terbaru

14/08/2025

Ditulis oleh Risky Candra Swari

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita

Diperbarui oleh: Zulfa Azza Adhini


Artikel Terkait

9 Penyebab Benjolan di Bibir Vagina, Jangan Sepelekan

Cara Mengatasi Sakit Vagina Setelah Melahirkan


Ditinjau oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None · Ditulis oleh Risky Candra Swari · Diperbarui 14/08/2025

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan