home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Kondisi yang Menyebabkan Sakit Saat Menelan Selain Radang Tenggorokan

5 Kondisi yang Menyebabkan Sakit Saat Menelan Selain Radang Tenggorokan

Tak hanya radang tenggorokan yang membuat Anda merasa sakit menelan makanan. Namun, ada beberapa kondisi lain yang juga bisa menjadi penyebabnya. Pasalnya, proses menelan makanan memang melibatkan banyak otot dan saraf di mulut, tenggorokan, dan kerongkongan. Berbagai masalah yang terjadi di area ini bisa menyebabkan rasa sakit menelan yang cukup mengganggu.

Penyebab sakit menelan selain radang tenggorokan

1. Tonsilitis (radang amandel)

Tonsilitis atau radang amandel menjadi salah satu penyebab rasa sakit saat menelan yang paling sering terjadi. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Saat Anda mengalami radang amandel biasanya ada beberapa gejala lain yang muncul seperti:

  • Amandel membengkak
  • Bintik putih atau kuning pada amandel
  • Bau mulut
  • Demam
  • Telinga sakit
  • Leher kaku

2. Esofagitis

Esofagitis adalah kondisi saat kerongkongan mengalami peradangan. Kerongkongan atau yang disebut juga pipa makanan bertugas untuk membawa makanan dan cairan dari mulut ke perut.

Sayangnya, bagian ini kerap mengalami peradangan saat Anda memiliki penyakit refluks asam lambung. Ini karena asam lambung naik kembali ke kerongkongan dan melukainya.

Selain sakit menelan, biasanya Anda juga akan mengalami berbagai gejala lain seperti:

  • Suara serak
  • Sakit perut
  • Sakit dada
  • Batuk
  • Mulas
  • Mual

kenapa flu ditandai dengan sakit menelan

3. Infeksi jamur

Rasa sakit menelan terkadang disebabkan karena infeksi jamur di mulut, tenggorokan, atau kerongkongan. Biasanya kondisi ini terjadi saat jamur Candida albicans tumbuh dengan tak terkendali. Akibatnya, tubuh memberikan beragam tanda dan sinyal seperti:

  • Kehilangan selera makan
  • Bercak putih di lidah
  • Kemerahan di sudut mulut

4. Epiglotitis

Epiglotitis adalah infeksi tenggorakan yang menyebabkan peradangan pada epiglotis sehingga menghambat makanan untuk turun ke batang tenggorokan. Epiglotis terletak tepatnya di lipatan belakang tenggorokan. Tak hanya sakit menelan, ada beberapa gejala khas epiglotitis, yaitu:

  • Sulit menelan (disfagia)
  • Demam tinggi
  • Produksi air liur berlebih
  • Keinginan untuk duduk condong ke depan agar tak terasa sakit.

5. Luka pada tenggorokan

Tenggorokan yang terluka akibat makanan dan minuman tertentu bisa menjadi penyebab munculnya rasa sakit saat menelan. Biasanya, kondisi ini disebabkan setelah Anda makan atau minum-minuman yang terlalu panas atau makanan yang terlalu tajam seperti keripik.

Oleh sebab itu, cegah hal ini dengan mengunyah makanan hingga halus agar bisa melewati tenggorokan dan kerongkongan tanpa melukainya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why does It Hurt When Swallow?

https://www.medicalnewstoday.com/articles/322301.php?sr accessed on February 19th 2019

Tonsillitis

https://www.healthline.com/health/tonsillitis  accessed on February 19th 2019

Pain on Swallowing

https://www.healthline.com/symptom/pain-on-swallowing accessed on February 19th 2019

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Widya Citra Andini pada 03/03/2019
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x