Panduan Memilih Alat Bantu Dengar yang Tepat Agar Tak Salah Pilih

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Memilih alat bantu dengar memang harus teliti. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membelinya. Jangan asal beli, ya. Meski tidak bisa mengembalikan pendengaran normal, alat ini bisa membantu Anda mendengar suara yang sulit terdengar. Untuk itu, sebelum membelinya, yuk, baca dahulu tips-tipsnya.

Tips memilih alat bantu dengar yang tepat

1. Konsultasi dulu ke audiologis

Agar alat yang Anda beli pas dan tak salah pilih, sebaiknya konsultasikan ke audiologis atau dokter sebelum membelinya. Mintalah rekomendasi produk yang kira-kira sesuai dengan masalah pendengaran yang dimiliki. Setelah itu, barulah Anda datang ke toko alat bantu dengar untuk mencoba satu per satu alat yang telah direkomendasikan.

2. Memilih jenis yang sesuai

Alat bantu dengar terdiri dari berbagai jenis, ukuran, dan fitur yang berbeda-beda. Berikut beberapa tipe alat bantu dengar beserta karakteristiknya:

In the canal

Alat bantu dengar in the canal (ITC) dibuat khusus masuk agar masuk ke sebagian saluran telinga. Alat yang satu ini membantu meningkatkan gangguan pendengaran ringan sampai sedang pada orang dewasa dan tidak direkomendasikan untuk Anda yang memiliki gangguan pendengaran parah.

In the ear

Alat bantu dengar yang satu ini cocok untuk sebagian besar orang yang memiliki gangguan pendengaran ringan hingga berat. Alat ini biasanya diletakkan di area tepat di luar lubang telinga sehingga hanya terlihat dari depan. Selain itu, alat ini juga cukup awet karena menggunakan baterai yang cukup besar.

Behind the ear

Alat bantu dengar ini diletakkan persis di belakang telinga bagian luar yang dihubungkan ke lubang suara khusus di saluran telinga. Alat ini merupakan jenis yang paling umum dan biasanya digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan ringan hingga parah.

Receiver in the ear

Alat yang satu ini mirip dengan yang berada di belakang telinga hanya saja lebih kecil dan dihubungkan oleh kabel tipis ke speaker yang ditempatkan di dalam lubang telinga. Alat bantu yang satu ini cocok untuk hampir sebagian orang yang memiliki gangguan pendengaran.

3. Pilih yang ada garansinya

Carilah alat yang memiliki masa garansi sehingga jika suatu saat terdapat masalah pada alat Anda bisa dengan mudah mengklaimnya. Untuk itu, tanyakan dengan pasti apakah alat ini memiliki garansi dan kira-kira berapa lama garansi yang diberikan.

4. Membeli alat yang bisa disesuaikan

Saat membeli alat bantu dengar sebaiknya pikirkan kebutuhan di masa depan. Tanyakan apakah alat bantu dengar yang Anda pilih bisa ditingkatkan fungsinya. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi jika gangguan pendengaran bertambah serius di kemudian hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Otitis Eksterna

Otitis eksterna atau swimmer's ear adalah infeksi kulit tipis yang membungkus saluran telinga luar dan disebabkan oleh bakteri atau jamur. Apa obatnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 2 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Penyakit Meniere

Penyakit meniere adalah salah satu penyebab gangguan pendengaran. Cari tahu informasi penyakit, penyebab penyakit dan gejala penyakitnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Tes BERA, Pemeriksaan untuk Deteksi Gangguan Pendengaran

BERA (brainstem evoked response audiometry) merupakan salah satu tes untuk mendeteksi gangguan pendengaran, khususnya pada bayi baru lahir.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 23 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Waspada, Ini Bahaya Anemia yang Mungkin Mengintai Anda

Anemia membuat tubuh Anda kekurangan sel darah merah sehat. Jika dibiarkan, anemia bisa menyebabkan komplikasi. Apa saja bahaya anemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat tetes telinga

Cari Tahu Jenis Obat Tetes Telinga Beserta Cara Pakainya Agar Tak Salah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
COVID-19 gangguan pendengaran

Telinga Berdenging (Tinnitus)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
otitis media

Otitis Media

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
Tuli Akibat Kebisingan

Tuli Akibat Kebisingan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit