Kenapa Hasrat Kelonan Dengan Pasangan Naik Saat Cuaca Dingin?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Musim hujan sering kali disebut-sebut sebagai musim kawin. Pasalnya, cuaca dingin membuat orang-orang bergegas mencari kehangatan, misalnya dengan bersembunyi di balik selimut, menyeduh teh panas, atau berpelukan dengan pasangan. Hal ini berlaku juga untuk para pasangan suami istri (pasutri) yang jadi semakin intim ketika cuaca dingin. Kok bisa, ya? Temukan jawabannya pada ulasan berikut ini.

Penyebab naiknya gairah seksual saat cuaca dingin

Menurut Marisa Cohen, Ph.D., seorang profesor psikologi dari St, Francis College di Brooklyn yang juga penulis dari From First Kiss to Forever: A Scientific Approach to Love, orang-orang yang merasa kedinginan cenderung menginginkan kehangatan dan keintiman. Hal ini kemudian memunculkan keinginan untuk berpasangan dan berhubungan seks. Kondisi ini disebut dengan fenomena cuffing season, yaitu hasrat untuk menjalin hubungan di musim dingin.

Berikut ini adalah beberapa penyebab mengapa Anda lebih berhasrat untuk berhubungan seks saat cuaca dingin.

1. Semua orang ingin menghangatkan tubuh

Cohen telah mempelajari sebuah teori bagaimana manusia merasa tubuhnya sangat berkaitan dengan cara berpikirnya. Cohen menemukan bahwa interaksi sosial manusia cenderung menurun pada musim-musim dingin. Sebab, orang-orang biasanya menjadi lebih malas untuk pergi keluar rumah dan memilih untuk meringkuk di balik selimut.

Namun, minimnya interaksi ini justru membuat tubuh secara fisik terasa lebih dingin. Teori ini juga didukung oleh sebuah penelitian di tahun 2008 yang menemukan bahwa peserta yang diasingkan dari lingkungan sosialnya memiliki suhu tubuh yang lebih dingin daripada sebelum penelitian.

Pada intinya, Anda akan cenderung merasa lebih dingin ketika sedang sendirian. Itulah sebabnya Anda akan mencari aktivitas atau hal-hal lain yang dapat meningkatkan suhu tubuh, termasuk berhubungan seks.

2. Tubuh wanita jadi lebih menarik saat musim dingin

Menurut sebuah studi dari University of Wroclaw di Polandia pada tahun 2008, pria memandang tubuh wanita menjadi lebih menarik saat musim dingin. Hal ini tidak biasanya terjadi pada saat musim panas.

Penelitian tersebut melibatkan 114 pria Polandia yang diminta untuk menilai daya tariknya pada foto wajah, payudara, dan tubuh perempuan saat musim dingin. Hasil menunjukkan bahwa foto payudara dan tubuh perempuan terlihat lebih menarik saat musim dingin.

Para periset menduga, pria lebih tertarik dan berhasrat pada wanita yang menunjukkan permukaan kulit lebih sedikit, karena tertutup dengan sweater atau baju hangat. Lain halnya saat musim panas, pria sudah terbiasa melihat wanita yang berpakaian minim dan memperlihatkan bentuk tubuhnya saat musim panas.

3. Libido pria memuncak saat cuaca dingin

Dilansir dari laman Men’s Health, periset menemukan bahwa kadar testosteron pria mencapai puncaknya pada bulan Desember atau saat musim dingin atau musim hujan tiba. Hal ini diduga karena faktor perubahan pola iklim dan pola tidur. Testosteron merupakan salah satu hormon yang mengatur gairah seksual pria. Semakin tinggi kadar testosteron, maka semakin tinggi pula libido atau gairah seksualnya. 

4. Cuaca dingin membuat orang rentan depresi sehingga mencari kenyamanan pada orang lain

Saat cuaca dingin, manusia tidak banyak terpapar oleh sinar matahari. Hal ini ternyata memengaruhi gairah seksual pria.

Otak berperan untuk menghasilkan hormon serotonin, yaitu neurotransmitter (zat kimia dalam otak) yang memengaruhi rasa bahagia. Produksi serotonin dipengaruhi oleh seberapa banyak tubuh mendapatkan sinar matahari. Jika paparan sinar matahari sedikit karena cuaca mendung, akan muncul sensasi kesepian dan depresi. Akibatnya, suasana hati cenderung tidak stabil karena hari-hari terasa lebih pendek. Kondisi ini disebut juga dengan seasonal affective disorder.

Menurut dr. Justin LeMiller, seorang psikolog dari Harvard University, perubahan suasana hati ini dapat mengundang hasrat untuk berhubungan intim dengan pasangan. Itulah sebabnya cuaca dingin dapat meningkatkan gairah seksual pasutri untuk melakukan hubungan intim.

5. Ikatan emosional lebih kuat saat musim dingin

Masih menurut LeMiller, musim dingin yang sering bertepatan dengan musim liburan membuat orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah untuk beristirahat. Waktu istirahat inilah yang digunakan oleh para pasutri untuk saling mendekatkan diri secara emosional, misalnya dengan menonton film romantis, bicara dari hati ke hati, hingga berhubungan seksual.

Aktivitas-aktivitas tersebut dapat membantu meningkatkan kadar oksitosin dan endorfin di otak yang mengatur kebahagiaan. Semakin Anda dekat secara emosional dengan pasangan, maka seks yang lebih intens pun bisa terjadi. Seks secara teratur juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, salah satunya membantu melawan penyakit flu yang rentan dialami saat musim dingin.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit