home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mendapat Kiriman Foto Alat Kelamin dari Orang Tak Dikenal, Harus Berbuat Apa?

Mendapat Kiriman Foto Alat Kelamin dari Orang Tak Dikenal, Harus Berbuat Apa?

Pelecehan seksual bisa terjadi kapan saja, sekalipun ketika saat Anda tidak bertemu langsung dengan pelakunya. Para pelaku kini bahkan berani bertindak lebih jauh, misalnya dengan mengirimkan foto alat kelamin yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Lantas, apa yang harus dilakukan jika Anda mendapat kiriman foto alat kelamin dari orang tak dikenal?

Mengapa ada orang yang senang mengirim foto alat kelamin?

stres pemilu smartphone

Mengirimkan foto alat kelami ke orang lain atau cyber-flashing memang terdengar seperti perilaku yang tidak lazim. Akan tetapi, ternyata ada banyak orang yang gemar melakukan hal ini kepada orang lain, sekalipun tidak saling mengenal.

Pria dan wanita sama-sama dapat melakukan cyber-flashing, tapi pria lebih sering menjadi pelakunya. Belum ada penelitian yang secara khusus menjelaskan fenomena ini.

Namun, ada beberapa asumsi yang dikemukakan para ahli, di antaranya:

  • Pria lebih bisa menerima saat orang asing mengirimkan gambar bernuansa pornografi dan mereka berpikiran bahwa wanita merasakan hal sama. Padahal, wanita justru merasa tidak nyaman dan takut saat dikirimi foto alat kelamin oleh orang tak dikenal.
  • Orang-orang, terutama pria, lebih bisa menunjukkan perilaku seksual saat identitasnya tidak diketahui. Pria tanpa penyimpangan seksual sekalipun bahkan dapat menunjukkan perilaku eksibisionisme, yakni merasakan kepuasan seksual saat orang lain melihat alat kelaminnya.
  • Secara alami, pria lebih mampu menunjukkan perilaku seksual dengan gamblang untuk mendapatkan perhatian lawan jenis. Respons negatif bahkan dinilai lebih baik dibandingkan tidak ada respons sama sekali.
  • Saat Anda dikirimi foto alat kelamin oleh orang tak dikenal, pelakunya mungkin memiliki penyimpangan seksual berupa eksibisionisme. Alih-alih merasa takut dengan respons negatif Anda, mereka justru merasa lebih terangsang karenanya.
  • Sebagian besar pria merasa tidak percaya diri dan takut akan penolakan. Maka dari itu, mereka mengirimkan foto organ intimnya secara anonim untuk mengetahui respons wanita sebelum benar-benar terlibat dalam aktivitas seksual.

Langkah tepat jika dikirimi foto alat kelamin oleh orang tak dikenal

mengganggu kesehatan mental

Apa pun alasannya, mengirimkan konten seksual tanpa persetujuan penerima adalah bentuk pelecehan yang tidak bisa dibenarkan.

Perilaku ini juga dapat menimbulkan trauma dan rasa takut pada korban, seperti jenis pelecehan seksual lainnya.

Saat Anda mendapatkan kiriman foto alat kelamin dari orang tak dikenal, usahakan untuk tetap tenang. Segera blokir akun pelaku apabila foto tersebut dikirimkan melalui media sosial.

Selain itu, abaikan segala bentuk interaksi yang dilakukan oleh pelaku.

Laporkan akun, nomor telepon, atau kontak lain yang digunakan pelaku pelecehan kepada pihak berwajib jika memungkinkan. Meski hukum yang ada saat ini belum bisa menangani kasus Anda secara spesifik, setidaknya Anda telah melakukan tindakan yang tepat.

Bila Anda mendapat kiriman foto alat kelamin saat bepergian dan mengetahui siapa pelakunya, segera laporkan kepada pihak berwajib dan jadikan foto tersebut sebagai bukti.

Jangan menghadapi pelaku secara langsung jika keamanan Anda tidak terjamin.

Perilaku cyber-flashing terkadang membuat korban menyalahkan dirinya sendiri. Namun, jangan biarkan emosi ini menggerogoti diri Anda. Pelecehan seksual timbul akibat beragam faktor pada diri pelaku, bukan karena kesalahan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why Men Send Pics of Their Junk. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/women-who-stray/201602/why-men-send-pics-their-junk Diakses pada 11 Juni 2019.

AirDrop Penis Pictures: How To Report This Sexual Offence. https://www.huffingtonpost.co.uk/entry/airdrop-penis-pictures-how-to-report-it_uk_5992b156e4b08a247276fd15 Diakses pada 11 Juni 2019.

March, E., & Wagstaff, D. L. (2017). Sending Nudes: Sex, Self-Rated Mate Value, and Trait Machiavellianism Predict Sending Unsolicited Explicit Images. Frontiers in psychology, 8, 2210. doi:10.3389/fpsyg.2017.02210.

Why does sexual violence occur? http://vpva.rutgers.edu/sexual-violence/why-does-sexual-violence-occur/ Diakses pada 11 Juni 2019.

Mind The Gap: The Problem Of Cyber-Flashing And Tech-Enabled Harassment. https://rightsinfo.org/mind-the-gap-the-problem-of-cyber-flashing-and-tech-enabled-harassment/ Diakses pada 11 Juni 2019.


Foto Penulis
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 19/06/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x