Suntik Vitamin C untuk Mencerahkan Kulit, Benarkah Aman dan Efektif?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua wanita ingin punya wajah cerah merona. Tentu saja, beragam cara dilakukan untuk mencapai tujuan ini, salah satunya dengan suntik vitamin C. Sayangnya, banyak yang hanya ikut-ikutan cara ini tanpa tahu efektivitas dan keamanannya. Supaya tak salah langkah, saya akan mengulas hal-hal seputar suntik vitamin C untuk mencerahkan kulit.

Benarkah suntik vitamin C bisa mencerahkan kulit?

manfaat dan risiko suntik vitamin c saat puasa

Pada dasarnya, di dalam kulit yang normal terdapat vitamin C dalam jumlah yang paling tinggi dibandingkan dengan organ dan sistem peredaran darah.

Pada kulit, vitamin C berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang mampu merusak fungsi sel-sel kulit.

Nah vitamin C sebenarnya tidak bisa secara langsung mencerahkan kulit. Vitamin C akan berinteraksi dengan ion tembaga dalam proses produksi melanin (pigmen warna gelap kulit). Interaksi inilah yang kemudian dapat menekan produksi melanin yang berlebihan, sehingga jumlah pigmen warna gelap tersebut berkurang. 

Namun vitamin C yang digunakan tentu saja tidak sembarangan. Suntik vitamin C yang paling baik dan bermanfaat yaitu dalam bentuk aktif yaitu L-Ascorbic Acid (LAA).

LAA yang disuntikkan akan diserap lebih maksimal dibandingkan dengan yang diminum langsung. Pasalnya saat LAA diminum, penyerapannya di usus dibatasi sehingga hanya sedikit kandungan vitamin C aktif yang masuk dalam peredaran darah dan sampai ke kulit.

Apakah suntik vitamin C memberikan efek permanen?

suntik vitamin c

Satu hal yang perlu Anda ingat bahwa hasil suntik vitamin C tidaklah permanen. Ini karena sifat vitamin C itu sendiri yang sangat tidak stabil dan mudah rusak.

Oleh karena itu, suntik vitamin C hanya digunakan sebagai perawatan tambahan untuk mencerahkan kulit, bukan yang utama.

Namun hingga saat ini, tidak ada satupun jurnal yang merekomendasikan dosis dan durasi suntik vitamin C yang aman untuk mencerahkan kulit.

Memang ada banyak sekali laporan anekdotal atau pengamatan langsung yang menyatakan bahwa dosis vitamin C antara 1 gram sampai 10 gram bisa bantu mencerahkan kulit. 

Sayangnya, tidak ada satu pun bukti ilmiah yang bisa dijadikan acuan untuk menentukan dosis dan durasi suntik vitamin C.

Terlalu sering melakukan suntik vitamin C juga tidak baik karena bisa mengganggu fungsi ginjal. Lama kelamaan batu ginjal malah bisa terbentuk.

Selain itu, ketika jumlahnya berlebihan, vitamin C tidak bisa disimpan oleh tubuh dan akan dibuang melalui urine. Hal ini membuat Anda tak perlu lagi mengonsumsi vitamin C saat rutin melakukan suntik.

Oleh karenanya, melakukan suntik vitamin C harus dengan rekomendasi dan dalam pengawasan dokter.Jangan pernah membeli vitamin C sendiri lalu meminta tolong orang lain yang bukan dokter untuk menyuntikkannya.

Siapa saja yang boleh dan tidak boleh melakukan suntik vitamin C?

manfaat vitamin c untuk kulit wajah

Sebenarnya semua orang di semua usia boleh-boleh saja melakukan suntik vitamin C. Syaratnya satu, Anda memiliki fungsi ginjal yang baik dan dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium.

Jika fungsi ginjal terganggu, suntik vitamin C justru bisa menimbulkan kerusakan ginjal yang tak akan terlihat secara kasat mata. Kerusakan di fase awal hanya bisa dilihat dari hasil pemeriksaan laboratorium.

Oleh karena itu, memeriksa fungsi ginjal jadi hal penting yang wajib dilakukan. Saran saya, jangan pernah memutuskan suntik vitamin C untuk mencerahkan kulit jika Anda tidak tahu kondisi ginjal Anda.

Selain itu, pengawasan secara berkala terhadap fungsi ginjal juga perlu dilakukan selama melakukan suntik vitamin C. Misal, jika suntik dilakukan tiap minggu, minimal 4 minggu sekali Anda harus cek laboratorium untuk mengecek fungsi ginjal.

Akan tetapi kembali lagi, suntik vitamin C bukan pilihan utama untuk mencerahkan kulit. Dibandingkan dengan suntik, krim oles yang mengandung vitamin C jauh lebih aman bagi ginjal dan kulit.

Tips aman saat hendak suntik vitamin C

suntik botox saat hamil

Boleh-boleh saja jika Anda berniat mencoba prosedur yang satu ini. Akan tetapi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang berpengalaman sebelum melakukannya.

Patuhi semua arahan dan nasihat dokter termasuk saat Anda diminta untuk melakukan pemeriksaan ginjal secara berkala selama suntik vitamin C.

Tidak ada gunanya punya kulit yang cerah tetapi ginjal Anda justru rusak hanya karena malas memeriksakan diri secara rutin.

Ingat baik-baik bahwa suntik vitamin C hanyalah tambahan perawatan, bukan terapi utama.  Ada banyak cara lain yang lebih berguna dan aman untuk bantu mencerahkan kulit. 

Suntik vitamin C juga dapat menimbulkan rasa nyeri dan sensai panas di kulit. Namun, hal ini memang masih termasuk normak. Rasa mual juga biasanya timbul setelah suntik vitamin C apabila dosisnya lebih dari 1 gram. 

Bila ada keluhan lain selama dan setelah menyuntikkan vitamin C, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK

Kapan Sebaiknya Kita Berjemur di Pagi Hari?

Berjemur di pagi hari punya banyak manfaat untuk tubuh Anda, tetapi aktivitas ini bisa berakibat buruk jika dilakukan tidak sesuai anjuran.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
berjemur di pagi hari
Kesehatan Kulit 3 April 2020

Bolehkah Melakukan Filler Berulang-ulang?

Ketika Anda ingin tampil awet muda, Anda kerap ingin melakukan filler berulang. Namun sebelumnya, Anda perlu memperhatikan hal-hal ini.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
filler berulang

Suntik Vitamin C untuk Mencerahkan Kulit, Benarkah Aman dan Efektif?

Banyak orang ikut-ikutan melakukan suntik vitamin C untuk mencerahkan kulit tanpa tahu faktanya. Agar tak salah langkah, yuk simak informasi dari ahlinya.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
glass skin
Kesehatan 31 Oktober 2019

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Suntik Putih Ampuh dan Aman untuk Mencerahkan Kulit?

Selain krim dan losion pemutih, ada satu tren dunia kecantikan yang diklaim bisa mencegah keriput dan memutihkan kulit dengan instan: suntik putih.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 17 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Membuat Scrub Kopi untuk Kulit Cerah Berkilau

Kafein dalam kopi bisa bantu Anda menyamarkan lingkaran hitam "mata panda" dan selulit. Berminat coba membuat scrub kopi sendiri di rumah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Mengenal Alpha Arbutin, Bahan Andalan untuk Produk Perawatan Kulit

Alpha arbutin adalah pilihan yang aman untuk Anda yang ingin mencerahkan kulit wajah. Apa saja manfaat dari alpha arbutin untuk wajah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Ciri-Ciri dan Penyebab Kulit Kusam

Kulit kusam, baik pada wajah maupun tubuh, adalah salah satu penyebab kenapa kulit Anda terlihat lebih gelap dan tak mulus. Simak cara alami mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ekstrak bengkoang

Benarkah Lulur Ekstrak Bengkoang Bisa Memutihkan Kulit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
vitamin untuk otak

Daftar Nutrisi dan Vitamin yang Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
minum vitamin pagi atau malam

Lebih Baik Minum Vitamin Pagi Hari atau Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gambar hiperpigmentasi kulit

Hiperpigmentasi Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit