home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Etika yang Perlu Diperhatikan saat Membesuk Pasien di Rumah Sakit

Etika yang Perlu Diperhatikan saat Membesuk Pasien di Rumah Sakit

Anda mungkin memiliki niat baik ketika menjenguk orang yang sakit di rumah sakit. Meski begitu, ada beberapa etika menjenguk orang sakit yang harus Anda perhatikan. Apa saja?

Pentingnya mengetahui etika menjenguk orang sakit

mencegah sakit saat menjenguk

Bagi sebagian besar orang ketika membesuk teman atau kerabatnya di rumah sakit, tidak jarang mereka tidak memperhatikan aturan yang berlaku di sana.

Misalnya, ketika Anda menjenguk teman yang sedang alergi terhadap bunga, Anda justru membawakannya bunga untuk diletakkan di samping mereka karena Anda lupa akan alergi yang dimiliki.

Contoh lain, Anda menjadi lebih mudah tertular penyakit setelah membesuk karena kurang menjaga kebersihan diri saat di rumah sakit.

Kejadian-kejadian itulah yang membuat Anda penting untuk mengetahui etika rumah sakit ketika Anda tengan menjenguk orang sakit.

Etika menjenguk orang sakit yang perlu diketahui

Seperti yang dilansir dari Greenwich Hospital, kunjungan Anda ke rumah sakit sebenarnya juga memberikan efek tersendiri bagi pasien.

Tujuan utama Anda adalah memberikan semangat dan motivasi agar mereka cepat sembuh. Namun, saking asyiknya berkunjung, kita jadi lupa bahwa mereka juga perlu beristirahat.

Untuk menghindari hal-hal tersebut terjadi, Anda wajib memahami benar etika yang berlaku ketika menjenguk orang sakit.

1. Bertanya kepada pasien

Salah satu etika saat menjenguk orang sakit adalah menanyakan kesediaan pasien yang dibesuk. Apakah mereka senang dengan kedatangan kita atau justru memilih beristirahat tanpa diganggu.

Jika mereka tidak bersedia, jangan memaksa. Siapa tahu mereka hanya ingin beristirahat karena sudah banyak orang yang menjenguk atau khawatir akan menularkan penyakitnya.

Bila mereka mengizinkan menjenguk, datanglah pada jam yang telah ditentukan oleh rumah sakit. Usahakan untuk tidak melewati jam yang telah ditentukan karena bisa saja Anda mengganggu waktunya beristirahat.

2. Tidak membawa banyak orang

menjenguk pasien

Pada saat menjenguk teman atau kerabat Anda di rumah sakit, pastikan untuk tidak membawa orang terlalu banyak.

Hal ini dikhawatirkan dapat mengganggu orang yang dibesuk atau pasien lainnya yang ingin beristirahat. Oleh karena itu, alangkah baiknya bila Anda membesuk orang di rumah sakit seorang diri.

Selain itu, jangan membawa anak kecil ke rumah sakit juga harus Anda pertimbangkan. Apabila rumah sakit mengizinkan, Anda masih perlu melihat penyakit apa yang diderita oleh orang yang akan Anda jenguk.

Hal ini berguna untuk menghindari penularan penyakit kepada anak-anak.

3. Mencuci tangan sebelum dan sesudah menjenguk

sabun cuci tangan antiseptik

Rumah sakit tempat Anda menjenguk adalah sarang dari kuman dan bakteri, terutama dari orang-orang sakit.

Oleh karena itu, membiasakan diri mencuci tangan sebelum dan setelah memasuki kamar bisa dilakukan agar terhindar dari penularan penyakit.

Biasanya, di setiap kamar dan ruang tunggu rumah sakit, terdapat hand sanitizer yang bisa digunakan sebagai pengganti air dan sabun cuci tangan.

4. Mengubah ponsel ke mode getar

radiasi ponsel menyebabkan kanker

Setiap rumah sakit biasanya memiliki peraturan yang berbeda. Misalnya, ada rumah sakit yang mewajibkan Anda untuk mematikan ponsel atau minimal mengubahnya ke mode getar.

Hal ini bertujuan ketika Anda menerima pesan atau telepon, tidak ada suara yang dapat mengganggu kenyamanan pasien.

5. Menjenguk dengan durasi yang singkat

kaheksia adalah

Salah satu etika saat menjenguk orang yang berada di rumah sakit adalah tidak berkunjung terlalu lama. Keberadaan Anda yang telah meluangkan waktu untuk menjenguk pasien tentu membuat mereka senang.

Akan tetapi, berlama-lama di sana dan mengajak orang yang Anda jenguk mengobrol terus-menerus, bukanlah sikap yang baik.

Pasien membutuhkan istirahat yang cukup dan ketika Anda datang, mereka cenderung ingin tetap terjaga karena tidak enak bila mengabaikan tamunya.

6. Tidak merokok

tips berhenti merokok

Merokok ketika menjenguk teman bukanlah sikap yang bijak, sekalipun Anda melakukannya di luar. Hal ini dikarenakan bau rokok akan menempel pada pakaian Anda dan dapat membuat pasien dan orang di sekitar mual.

Itu sebabnya, perhatikan selalu etika yang satu ini ketika menjenguk orang di rumah sakit. Jangan sampai Anda mengganggu mereka karena bau rokok yang Anda bawa.

Etika menjenguk orang yang berada di rumah sakit biasanya disesuaikan dengan peraturan yang ada di rumah sakit. Akan tetapi, ada beberapa aturan tidak tertulis yang wajib Anda perhatikan.

Oleh karena itu, bersikaplah dengan sopan dan tetap menjaga kebersihan saat menjenguk. Dengan begitu, kerabat atau orang yang Anda akan merasa senang dengan kehadiran Anda, Anda pun terhindar dari risiko yang tidak perlu.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Dos and Don’ts for Visiting Patients in the Hospital https://www.verywellhealth.com/the-dos-and-donts-of-a-hospital-visit-2614912 accessed July 11, 2019. 

Visiting Etiquette https://www.greenwichhospital.org/patients-visitors/visitor-guidelines/visiting-etiquette.aspx accessed July 11, 2019 . 

Is There Such a Thing as Hospital Etiquette for Visitors? https://www.huffpost.com/entry/is-there-such-a-thing-as_b_558650 accessed July 11, 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 11/05/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x