home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Masalah Kesehatan yang Dapat Muncul Jika Tembok Rumah Anda Berjamur

Berbagai Masalah Kesehatan yang Dapat Muncul Jika Tembok Rumah Anda Berjamur

Jamur dapat ditemui di mana-mana, baik di dalam maupun luar ruangan. Bahkan, tembok rumah yang Anda kira bebas dari organisme tersebut pun bisa berjamur. Tentu ada bahaya yang mengintai dari tembok berjamur ini bagi kesehatan Anda, apa saja dampaknya?

Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

Mengapa tembok rumah yang berjamur membahayakan kesehatan?

Menurut CDC, lingkungan yang lembap dapat menyebabkan tembok rumah Anda mudah berjamur.

Hal ini bisa menimbulkan berbagai dampak bagi kesehatan Anda. Terutama bagi orang yang sensitif atau sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Jamur yang beterbangan di dalam ruangan dan menempel di dinding bisa terhirup dengan mudahnya saat Anda bernapas.

Beberapa jenis jamur dalam ruangan dapat menghasilkan racun yang larut dalam lemak dan diserap oleh lapisan usus, saluran udara, dan kulit.

Dalam jumlah yang kecil, spora jamur mungkin tidak akan mengganggu.

Namun, ketika sudah banyak tembok di rumah Anda yang tidak enak dipandang karena jamur, hal ini bisa berdampak buruk terhadap kesehatan.

Tembok yang berjamur biasanya berubah warna menjadi kecokelatan atau kehitaman. Jika kontaminasi jamur dalam rumah Anda meluas, kualitas udara di dalam ruangan pun semakin buruk.

Semua anggota keluarga yang ada di rumah berisiko mengalami reaksi alergi terhadap jamur dan masalah kesehatan lainnya.

Bahaya tembok rumah yang berjamur untuk kesehatan Anda

Tembok rumah yang berjamur cukup bahaya karena bisa berdampak buruk pada kesehatan Anda. Kondisi ini paling sering menyebabkan peradangan, alergi, dan infeksi.

Reaksi alergi merupakan kondisi yang paling umum setelah sering terpapar oleh udara yang mengandung spora jamur.

Selain itu, ada beberapa dampak kesehatan lain yang muncul saat tinggal di rumah dengan tembok yang berjamur, yaitu:

1. Sulit bernapas

sesak napas saat berhenti merokok

Salah satu bahaya dari tembok rumah yang berjamur bagi kesehatan Anda adalah sulit bernapas.

Pada saat jamur tumbuh, terdapat spora, sel, dan senyawa organik yang asing ikut beredar di udara.

Ketiganya dapat menjadi alergen, iritan, dan menghasilkan senyawa racun yang berbahaya bagi tubuh, terutama untuk orang yang sangat sensitif.

Tidak hanya itu, tingkat kelembapan yang tinggi membuat proses penguraian jamur menjadi lebih cepat dan meningkatkan jumlah partikel di udara.

Akibatnya, partikel tersebut berisiko mengiritasi paru-paru, hidung, dan tenggorokan.

Jika Anda sudah mempunyai masalah pernapasan, seperti asma dan paru-paru kronis, jamur yang ada di rumah mungkin membuat kondisi Anda semakin parah.

2. Alergi

alergi dan sinusitis

Berada di ruangan dengan tembok yang berjamur dan lembap membuat mata Anda gatal dan sering bersin-bersin?

Seperti yang dilansir dari laman Mayo Clinic, kondisi ini disebut sebagai alergi jamur. Sama seperti jenis alergi lainnya, alergi jamur juga muncul akibat reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.

Jamur yang masuk ke tubuh Anda dikenali sebagai zat asing oleh sistem imun Anda. Hal ini membuat antibodi tubuh Anda pun berkembang dan berusaha untuk melawan jamur tersebut.

Setelah proses masuknya jamur telah berakhir, tubuh tetap memiliki antibodi yang merekam senyawa asing tersebut.

Akibatnya, setiap Anda berada di ruangan yang memiliki tembok berjamur, sistem imun Anda akan bereaksi dengan melepaskan zat histamin yang menimbulkan beberapa gejala, seperti:

  • Hidung terasa gatal dan berair
  • Mata berair
  • Sering bersin
  • Sakit tenggorokan

3. Masalah kesehatan lainnya

gejala bronkitis kronis adalah

Tidak hanya mengganggu kesehatan paru-paru Anda, ada beberapa bahaya kesehatan lain dari tembok rumah yang berjamur.

Jamur bisa memproduksi mikroba dan bakteri yang dapat menimbulkan respon peradangan pada beberapa orang. Bahkan, kondisi tersebut meningkatkan risiko infeksi jamur dan bronkial yang bisa berujung pada masalah kesehatan, seperti:

  • Bronkitis
  • Rinosinusitis kronis
  • Sinusitis akibat alergi jamur

Kondisi ini bisa membuat saluran pernapasan pada anak-anak yang sebelumnya sehat menjadi terganggu.

Tembok atau area di dalam rumah yang berjamur mungkin tidak akan menimbulkan masalah yang serius jika jumlahnya tidak banyak.

Akan tetapi, ketika tampilannya sudah sangat meluas, bersihkan area tersebut agar tidak berdampak ke kesehatan Anda.

Namun, akan jauh lebih baik jika Anda segera membersihkan tembok meski jamur yang menempel masih sedikit.

Selain itu, jagalah tembok rumah Anda agar tetap kering supaya terbebas dari jamur yang mungkin menempel.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

CDC – Mold – General Information – Facts About Mold and Dampness. (2019). Retrieved 17 October 2019, from https://www.cdc.gov/mold/dampness_facts.htm#targetText=Mold%20and%20Your%20Health,effects%2C%20or%20none%20at%20all.&targetText=For%20these%20people%2C%20molds%20can,may%20have%20more%20severe%20reactions.

McIntosh, J., & Vincent J. Tavella, M. (2019). Mold in the home: how big a health problem is it?. Retrieved 17 October 2019, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/288651.php 

Mold allergy – Symptoms and causes. (2019). Retrieved 17 October 2019, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mold-allergy/symptoms-causes/syc-20351519  

Mold or Moisture in My Home: What Do I Do?. (2016). Retrieved 17 October 2019, from https://www.cdph.ca.gov/Programs/CCDPHP/DEODC/EHIB/CPE/CDPH%20Document%20Library/Mold/MMIMH_English.pdf 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 04/09/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x