Hati-hati, Penyakit Tiroid Pada Ibu Hamil Bisa Sebabkan Bayi Lahir Cacat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gangguan pada kelenjar tiroid memiliki dampak yang besar terhadap kesehatan. Wanita hamil bahkan perlu lebih waspada karena penyakit tiroid disinyalir dapat meningkatkan risiko bayi lahir cacat. Simak informasi berikut untuk mengetahui mekanismenya dan jenis kecacatan yang mungkin terjadi.

Penyebab penyakit tiroid selama kehamilan

hipertiroid gejala

Tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk menyerupai kupu-kupu yang terletak pada leher.

Kelenjar tiroid memproduksi hormon yang mengatur denyut jantung, laju metabolisme, suhu tubuh, gerak makanan dalam usus, kontraksi otot, dan masih banyak lagi.

Seseorang dikatakan mengalami penyakit tiroid jika kelenjar tiroidnya memproduksi hormon dalam jumlah yang tidak normal. Secara umum, penyakit tiroid terbagi menjadi dua kondisi sebagai berikut:

1. Hipotiroidisme

Hipotiroidisme ditandai dengan produksi hormon tiroid yang terlalu sedikit.

Kasus bayi lahir cacat lebih banyak ditemukan pada ibu hamil yang mengalami penyakit tiroid ini. Kurangnya hormon diduga menghambat perkembangan janin selama kehamilan.

Hipotiroidisme selama hamil biasanya disebabkan oleh penyakit Hashimoto.

Penyakit autoimun ini membuat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tiroid yang sehat. Kelenjar tiroid pun rusak sehingga tidak bisa memproduksi hormon secara optimal.

2. Hipertiroidisme

Hipertiroidisme adalah kondisi saat kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon.

Hipertiroidisme selama hamil biasanya disebabkan oleh penyakit Graves. Penyakit ini mirip dengan penyakit Hashimoto. Bedanya, serangan sistem kekebalan tubuh justru memicu produksi hormon.

Melansir laman Hormone Health Network, hipertiroidisme bisa meningkatkan risiko hipertensi, lahir prematur, berat lahir rendah, hingga keguguran.

Penyakit tiroid yang satu ini juga mengganggu perkembangan janin secara keseluruhan sehingga meningkatkan risiko bayi lahir cacat.

Pengaruh penyakit tiroid terhadap risiko kecacatan lahir

mencegah bayi lahir cacat

Dugaan mengenai pengaruh penyakit tiroid terhadap bayi lahir cacat berawal dari studi yang dilakukan oleh Johns Hopkins Hospital pada tahun 1994-1999.

Penelitian tersebut menemukan sebanyak 18 persen bayi lahir dengan cacat parah pada berbagai bagian tubuh.

Beberapa kecacatan terjadi pada jantung, ginjal, dan sistem saraf. Pada bayi yang lain, terdapat kelebihan jari, bibir sumbing parah, dada cekung, dan kelainan bentuk telinga.

Tidak hanya itu, sebanyak dua bayi pun meninggal sebelum lahir.

Selain bayi yang cacat lahir, hasil studi dalam laman Children’s Hospital of Philadelphia juga menemukan dampak penyakit tiroid terhadap perkembangan otak.

Beberapa bayi yang lahir memiliki IQ rendah serta mengalami hambatan perkembangan mental dan motorik.

Selama tiga bulan pertama kehamilan, janin membutuhkan hormon tiroid dari tubuh ibu untuk mendukung perkembangan otak dan sistem saraf.

Kelenjar tiroid janin baru dapat memproduksi hormon tiroid sendiri begitu memasuki usia kehamilan 12 minggu.

janin

Apabila jumlah hormon tiroid terlalu sedikit, janin tidak bisa berkembang secara optimal.

Selain itu, rendahnya hormon tiroid juga dapat menurunkan aktivitas berbagai organ tubuh ibu dan tentunya memperlambat proses perkembangan janin.

Penyakit tiroid yang tidak terkontrol, apalagi tidak terdeteksi sejak awal kehamilan, lambat laun bisa menyebabkan janin gagal berkembang.

Dampaknya, ibu yang memiliki penyakit tiroid berisiko melahirkan bayi dengan kondisi cacat.

Gangguan pada kelenjar tiroid berpengaruh besar terhadap kesehatan ibu dan janin.

Sering kali, penyakit ini tidak terdeteksi pada awal kehamilan karena beberapa gejalanya menyerupai tanda-tanda kehamilan itu sendiri.

Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan melakukan screening awalan saat merencanakan kehamilan.

Selain bermanfaat untuk deteksi dini, pemeriksaan screening juga akan membantu Anda menentukan langkah mengatasinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Achondroplasia (Akondroplasia)

Achondroplasia atau akondroplasia adalah kelainan tulang pada bayi yang baru lahir. Simak gejala, penyebab, dan cara mengatasinya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Distrofi Otot

Distrofi otot (muscular dystrophy) adalah sekelompok penyakit yang melemahkan otot. Cari tahu informasi lengkap seputar kondisi ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Myalgia (Nyeri Otot) 19 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Cacat Lahir pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mencegahnya

Tidak ada orangtua yang ingin anaknya terlahir dengan kelainan fisik apa pun. Lantas, sebenarnya apa penyebab bayi mengalami cacat lahir?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jantung berdebar sampai badan gemetar

5 Kondisi yang Menyebabkan Jantung Mendadak Berdebar Kencang Sampai Tubuh Gemetar

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
mengetahui umur tulang manusia

Bagaimana Cara Mengetahui Umur Tulang Anda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sarcoidosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 24 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Penyebab mata menonjol keluar

Proptosis, Kondisi Ketika Mata Menonjol Secara Abnormal

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit