Acquired Polineuropati

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu acquired polineuropati?

Acquired polineuropati adalah penyakit saraf atau kerusakan dari beberapa saraf pada saat bersamaan. Kerusakan biasanya disebabkan oleh penyakit lain dan bukan diturunkan. Jadi acquired polineuropati bisa didiagnosis langsung. Acquired polineuropati adalah salah satu dari penyakit saraf yang paling umum.

Acquired polineuropati adalah penyakit yang dikategorisasikan berdasarkan fungsi saraf (contoh: neurosensorik, motorik, saraf otonom). Klasifikasi lain adalah berdasarkan penyebab atau genotipe.

Beberapa tipe polineuropati adalah sindrom Guillain-Barré, pathological plexus, arthritis chronic nerve demyelination, dan penyakit saraf sensoris  yang disebabkan oleh kanker sel kecil karsinoma.

Seberapa umum acquired polineuropati?

Acquired polineuropati adalah penyakit umum. Biasanya disebabkan oleh sesuatu hal yang mendasar. Dapat diatasi dengan mengurangi faktor-faktor risiko Anda. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala dari acquired polineuropati?

Tergantung dari penyebabnya, penyakit ini dapat memiliki gejala yang beragam. Berikut adalah gejala yang umum terjadi jika mengalami penyakit ini:

  • Gangguan gerakan (saraf motorik) dan indera (saraf sensori) terjadi pada kedua sisi tubuh.
  • Munculnya rasa sakit (sensasi terbakar, dingin, tersengat) atau sensasi lainnya (gatal, pembengkakan)
  • Merasa kebas atau sakit pada telapak kaki, betis dan paha, jari-jari, tangan, dan lengan.
  • Kaki melemah
  • Kemampuan pergerakan mata terganggu.

Gejala-gejala tersebut dapat diperparah saat diekspos ke panas, aktivitas fisik, atau kelelahan. Mungkin ada gejala-gejala lain yang tidak disebutkan. Apabila Anda memiliki pertanyaan mengenai tanda-tanda dan gejala, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Apabila Anda memiliki tanda-tanda dan gejala di atas atau pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter Anda. Tubuh masing-masing orang bekerja dengan cara yang berbeda. Baiknya diskusikanlah dengan dokter untuk solusi situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab acquired polineuropati?

Ada lebih dari 100 penyebab dari penyakit saraf ini. Hal yang menjadi penyebab dari acquired polineuropati adalah:

Sementara, ada sekitar 30-40% pasien tidak dapat menemukan penyebabnya (idiopathic neuropathy).

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk acquired polineuropati?

Sampai sekarang, masih belum jelas apa yang menjadi faktor risiko dari penyakit ini. Penyakit dan kondisi yang sebelumnya telah disembuhkan termasuk dari faktor risiko. Bila Anda ada keraguan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Obat & Pengobatan

Informasi yang tersedia bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk acquired polineuropati?

Saat penyebab dari penyakit sudah ditemukan, lebih mudah untuk mencari pengobatan yang tepat untuk acquired polineuropati. Ya, pengobatan penyakit ini memang disesuaikan dengan penyebabnya. Contohnya, apabila penyebabnya uremia, malnutrisi (terapi vitamin B12), infeksi streptococcus B, dan hypothyroidisme; pengobatan akan ditujukan untuk juga untuk mengobati penyebab-penyebab ini.

Anda harus menghentikan penggunaan obat-obatan neurotoxic. ini akan menyembuhkan neuropati ringan atau mencegah penyakit menjadi lebih parah.

Prednisone, immunoglobulin, atau filtrasi plasma (PE) dapat menjadi pengobatan yang berguna. Pada PE, darah diambil dari tubuh dan cairannya (plasma) dipisahkan. Sel-sel darah kemudian dikembalikan ke dalam tubuh. Apabila Anda tidak dapat mengatasi koordinasi dari pergerakan anggota tubuh Anda, Anda mungkin akan memerlukan tongkat, walker, atau kursi roda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk acquired polineuropati?

Dokter akan mengecek riwayat medis dan pemeriksaan klinis. Electrical and Mechanical Contracting (EMG), analisis dari cairan cerebrospinal (Lumbar puncture), pemeriksaan indera, penelitian konduksi saraf (NCS), biopsy kulit dan tes darah untuk mengukur tingkat vitamin B12.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat mengatasi acquired polineuropati?

Gaya hidup berikut dan pengobatan rumahan dapat membantu anda mengatasi acquired polineuropati adalah:

  • Kunjungan rutin untuk mengawasi perkembangan dari gejala-gejala dan kondisi kesehatan Anda.
  • Ikuti panduan dokter, jangan seenaknya melakukan pengobatan yang tidak dispesifikasi atau tiba-tiba berhenti melakukan pengobatan.
  • Aktivitas fisik yang positif.
  • Berpartisipasi dalam grup self help untuk bantuan.
  • Pelajari sebanyak mungkin mengenai penyakit Anda dan bagaimana mengatasinya.

Apabila anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah ke dokter anda untuk memahami solusi yang terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, ataupun pengobatan

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Anda Yakin Ditaksir Orang yang Anda Cintai? Bisa Jadi Itu Tanda Erotomania

Terlalu yakin ditaksir selebriti atau orang terkenal adalah tanda khas dari erotomania syndrome. Yuk, kenali lebih dalam kondisi ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 17 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Delirium

Delirium adalah gangguan mental yang membuat penderitanya kebingungan. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Gangguan Mental Lainnya 11 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Demensia Frontotemporal (Frontotemporal Dementia)

Frontotemporal dementia (demensia frontotemporal) menyebabkan penyusutan di bagian otak, sehingga timbul masalah kejiwaan. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf, Alzheimer dan Demensia 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

7 Kebiasaan Buruk yang Membuat Anda Rentan Alami Gangguan Mental

Terobsesi untuk selalu update di media sosial? Hobi begadang? Hati-hati, ada banyak kebiasaan sehari-hari yang bisa mengganggu kesehatan mental Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 8 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi saraf kejepit leher

Atasi Gejala Saraf Kejepit di Leher yang Mengganggu dengan 5 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Narcissistic Personality Disorder (Narsistik)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
kurang asupan makanan

7 Ciri-Ciri pada Tubuh yang Menandakan Anda Kurang Asupan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
merasa geli saat disentuh

Mengapa Seseorang Bisa Mudah Geli Saat Disentuh, Sedangkan Orang Lain Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit