Cara Untuk Mencegah Luka Diabetes Ketika Berolahraga

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 09/12/2019
Bagikan sekarang

Setidaknya ada 15% penderita diabetes yang mengalami luka pada kakinya. Luka diabetes yang susah sembuh tersebut pada akhirnya membuat 14-24% penderita diabetes mengalami amputasi. Padahal, dengan mengetahui cara mencegah luka diabetes, amputasi tidak perlu terjadi.

Umumnya, luka diabetes sering terjadi pada bagian kaki yang merupakan tubuh bagian bawah dan paling jauh dari pusat sirkulasi darah utama – jantung.

Selain itu, banyak penderita diabetes yang merasa baal pada bagian kaki disebabkan kerusakan saraf akibat kadar gula darah yang naik. Jadi saat kakinya luka, mereka tak merasakannya.

Para penderita diabetes harus lebih memerhatikan kondisi kakinya sebelum melakukan aktivitas. Berikut adalah tips untuk mencegah luka diabetes pada kaki saat beraktivitas dan berolahraga.

Berbagai cara mencegah luka diabetes ketika berolahraga

Tidak sedikit penderita diabetes yang mengalami luka pada kaki akibat beraktivitas dan berolahraga, maka hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana mencegah terjadinya luka diabetes terjadi. Berikut adalah cara untuk mencegah luka diabetes terjadi pada kaki ketika berolahraga.

1. Hindari olahraga yang memberikan banyak benturan ke kaki

Meskipun penderita diabetes harus melakukan olahraga rutin, mereka tetap harus memperhatikan jenis olahraga untuk mencegah terjadinya luka diabetes, terutama pada kaki.

Olahraga yang terlalu berat memiliki risiko cedera yang besar dan akan menjadi masalah bagi penderita diabetes. Oleh sebab itu, pilihlah olahraga seperti yoga, tai chi, berjalan santai dan berenang – dibandingkan dengan berlari.

Berlari akan memberikan benturan berulang pada telapak kaki Anda yang dapat meningkatkan risiko cedera.

2. Jangan pernah tinggalkan alas kaki

Bila Anda ingin keluar rumah, atau pergi ke mana pun, jangan lupa untuk menggunakan alas kaki. Alas kaki yang tepat dan cukup tebal dapat melindungi telapak kaki Anda dari berbagai benda yang tajam dan bisa melukai kaki.

Biasanya penderita diabetes tidak menyadari bahwa ada sesuatu yang telah melukai kakinya saat beraktivitas – karena fungsi saraf kaki yang tidak beres. Jadi, untuk mencegah terjadinya luka diabetes maka Anda harus menggunakan alas kaki yang baik dan mampu melindungi kaki.

3. Pilih alas kaki yang tepat sesuai dengan aktivitas yang dilakukan

Dilansir dari Healthline, cara lain untuk mencegah luka diabetes adalah selalu gunakan alas kaki yang sesuai dengan kegiatan yang akan Anda lakukan.

Misalnya, Anda menggunakan sepatu khusus olahraga tenis, tentu saja tidak cocok digunakan ketika jogging. Menggunakan sepatu yang terlalu sempit dapat menimbulkan kapalan yang selanjutnya dapat menjadi luka.

Tidak menggunakan alas kaki yang pas, bisa membuat Anda berisiko mengalami luka diabetes.

4. Selalu gunakan kaos kaki

Kaos kaki membuat kaki Anda selalu kering dan lebih terjaga dari benda-benda luar yang mungkin melukai kaki. Tak hanya itu, kaki Anda juga akan terasa nyaman karena adanya kaos kaki yang berperan menjadi bantalan lembut dalam sepatu Anda.

5. Periksa dan cek kondisi kaki setiap hari

Biasakan untuk memeriksa kaki sebelum dan sesudah melakukan olahraga, karena Anda bisa saja mengalami luka namun tak merasakan sakit. Selain itu, biasakan juga untuk mencuci kaki dan segera mengeringkannya agar kaki selalu bersih. Jaga kaki agar selalu kering sebagai bentuk mencegah terbentuknya luka diabetes.

Bila Anda memiliki neuropati diabetik yang dapat mengakibatkan kaki Anda terasa baal, tebal, atau mati rasa, Anda mungkin tidak akan menyadari adanya luka hingga luka sudah membusuk, meluas, dan berbau.

Maka dari itu, periksalah kaki Anda setiap sebelum tidur. Dengan demikian Anda dapat segera mengetahui adanya luka baru sehingga Anda pun dapat segera mengobati luka sebelum menjadi busuk.

6. Segera menemui dokter bila ada keluhan atau luka pada kaki

Bila mengalami atau melihat gejala diabetes berupa luka pada kaki dan bagian tubuh lain, maka sebaiknya Anda segera periksakan luka tersebut ke dokter.

Luka diabetes harus ditangani secepat mungkin. Tidak segera mencegah penyembuhan luka diabetes berpotensi menimbulkan terjadinya infeksi yang lebih parah. 

Salah satu komplikasi diabetes yang dapat terjadi adalah infeksi pada tulang-tulang kaki Anda yang dapat berujung pada amputasi. Untuk itu, jangan anggap sepele perawatan kaki pada orang dengan diabetes. Dengan kaki yang sehat, Anda pun dapat bebas beraktivitas.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020