Berbagai Gejala Torsio Testis yang Perlu Diwaspadai Pria

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Testis merupakan bagian penting dalam organ reproduksi pria. Pasalnya, bagian tubuh yang satu ini bertugas untuk memproduksi dan menyimpan sperma serta testosteron. Oleh karena itu, menjaga kesehatan testis sama pentingnya dengan penis. Dalam beberapa kasus, organ ini bisa mengalami kondisi gawat medis yang dinamakan dengan torsio testis. Penting untuk mengenali berbagai gejala torsio testis agar Anda tahu langkah yang harus diambil dan kapan pergi ke dokter.

Apa itu torsio testis?

testis
Sumber: American Family Physician

Torsio testis adalah kondisi ketika testis terpelintir sehingga memutar tali sperma yang membawa darah ke skrotum. Akibatnya, aliran darah ke skrotum menjadi tidak lancar. Saat aliran darah tak lancar, torsio testis akan memunculkan beberapa gejala, seperti rasa nyeri dan pembengkakan yang tiba-tiba dan sering kali parah. Jika tidak segera ditangani, jaringan di testis akan rusak dan mati. Testis pun tak lagi bisa berfungsi dengan baik.

Kondisi ini paling sering terjadi antara usia 12 hingga 18 tahun. Namun, tak menutup kemungkinan hal ini terjadi pada orang dewasa bahkan pada bayi sebelum dilahirkan. Akan tetapi, menurut American Urological Association, kondisi ini jarang terjadi dan hanya menyerang 1 dari 4.000 pria di bawah usia 25 tahun.

Penyebab torsio testis

olahraga anaerobik

Dikutip dari beberapa sumber sebenarnya tidak ada penyebab yang jelas mengapa kondisi ini bisa terjadi. Banyak orang mengalami kondisi ini karena faktor genetik atau bawaan dari lahir.

Selain itu, kondisi ini juga sering kali terjadi ketika beberapa jam setelah Anda melakukan aktivitas yang berat seperti olahraga, cedera kecil pada testis, bahkan saat tidur. Selain itu, pertumbuhan testis yang terlalu cepat selama pubertas juga bisa menjadi penyebabnya.

Jika Anda pernah mengalami torsio testis sebelumnya bukan tidak mungkin kondisi ini bisa muncul kembali di kemudian hari. Apalagi jika gejala torsio testis yang pernah Anda alami sebelumnya, seperti rasa sakit, hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Kondisi ini justru akan meningkatkan risiko rasa sakit Anda kambuh kembali.

Gejala torsio testis yang perlu diwaspadai

testis bengkak

Dikarenakan torsio testis adalah kondisi gawat medis, Anda perlu mengetahui berbagai gejala torsio testis agar mudah mengenalinya dan segera memeriksakannya. Berikut berbagai gejala yang biasanya muncul, yaitu:

  • Rasa nyeri yang tiba-tiba di salah satu sisi skrotum (kantong kulit yang menutupi testis)
  • Skrotum membengkak
  • Perubahan warna pada skrotum menjadi lebih merah atau gelap
  • Sakit perut
  • Mual dan muntah
  • Testis tinggi sebelah
  • Sering buang air kecil
  • Cairan semen berdarah
  • Demam

Pada torsio testis, gejala berupa rasa nyeri biasanya muncul selama berjam-jam atau berhari-hari. Biasanya rasa sakit ini lebih sering menyerang sisi kiri dibandingkan dengan kanan.  Semakin sering serangan rasa sakit ini Anda rasakan akan semakin tinggi pula kerusakan testis.

Jika rasa sakit ini semakin tak tertahankan segera kunjungi rumah sakit terdekat. Pasalnya, jika testis dan saluran penyuplai darah di dalamnya terpelintir selama lebih dari enam jam, testis bisa mati. Testis yang mati nantinya perlu diangkat melalui pembedahan.

Tak perlu khawatir, meski salah satu testis diangkat melalui pembedahan Anda tetap berkesempatan untuk memiliki anak. Pasalnya dikutip dari Urology Care Foundation satu testis saja sudah bisa menghasilkan jumlah sperma dan testosteron yang normal. Namun yang terpenting periksakan ke dokter ahli untuk memastikan bahwa torsio testis tidak akan terjadi lagi di kemudian hari.

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Epididimitis

Salah satu penyebab epididimitis adalah infeksi menular seksual. Apa faktor risiko lainnya? Bagaimana cara mengatasi dan pencegahannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 12 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Cedera Testis dan Cara Menanganinya

Walau cedera testis relatif jarang terjadi, kaum Adam tetap harus berhati-hati karena tak menutup kemungkinan Anda bisa mengalaminya suatu saat nanti.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Benar Penis Kecil Berarti Tidak Subur?

Ukuran penis selalu menjadi topik perdebatan antar pria.Namun, apa benar penis berukuran kecil menandakan bahwa seorang pria tidak subur?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 23 April 2019 . Waktu baca 8 menit

Pilihan Pengobatan Medis untuk Mengatasi Torsio Testis Pada Pria

Torsio testis adalah kondisi darurat medis yang harus cepat-cepat ditangani karena bisa mengancam jiwa. Simak pilihan pengobatannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 21 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

buah zakar gatal

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
undescended testis

Undescended Testis (Testis Tidak Turun)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
fungsi testis

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
azoospermia adalah

Azoospermia (Air Mani Tidak Mengandung Sperma)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit