home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Beda Letak Jerawat, Beda Juga Penyebab dan Cara Mengatasinya

Beda Letak Jerawat, Beda Juga Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tentu jengkel rasanya jika ketika bangun tidur melihat jerawat muncul di bagian wajah, terutama di sekitar pipi, hidung, dahi, atau dagu. Nah, supaya bisa menghilangkannya dengan cepat, Anda harus tahu dulu penyebab dari jerawat di wajah. Simak ulasan berikut untuk mengetahui penyebab jerawat di wajah berdasarkan posisinya supaya lebih mudah diatasi.

Penyebab jerawat di wajah berdasarkan letaknya

Kulit memiliki kelenjar minyak dan pori-pori. Saat kelenjar minyak memproduksi minyak berlebih atau saat kotoran menyumbat pada pori-pori, maka saat itulah terbentuk komedo. Komedo ini yang kemudian jadi bakal jerawat yang bisa saja memiliki ukuran besar ataupun kecil.

Nah, ternyata tak semua jerawat sama, ada yang disertai dengan whiteheads dan ada juga yang cenderung menimbulkan peradangan karena terjadi di bawah permukaan kulit. Tak hanya itu, jenis jerawat di wajah juga berbeda-beda, tergantung dengan letaknya. Berikut area wajah yang sering ditumbuhi jerawat:

1. Jerawat di sekitar garis rambut

Area garis rambut, yaitu sekitar pelipis dan dahi atas sering kali menjadi tempat munculnya jerawat. Sebagian besar pria yang menggunakan minyak rambut, cenderung memiliki jenis jerawat ini. Pasalnya, minyak rambut bisa menghalangi minyak alami (sebum) yang dikeluarkan dari pori-pori. Akhirnya, penyumbatan terjadi dan muncul jerawat. Jika hal ini terjadi pada Anda, maka sebaiknya coba untuk hentikan penggunaan produk minyak rambut.

Kaum wanita juga tak jarang mengalami jenis jerawat ini, biasanya disebabkan karena tidak terlalu bersih membilas sisa-sisa sabun pembersih wajah di area tersebut. Jadi, pastikan jika Anda telah membilas area wajah dengan bersih, termasuk garis antara wajah dengan rambut.

2. Jerawat di bagian pipi

Bagian lain yang tidak luput dari jerawat adalah pipi. Sebenarnya jerawat di bagian ini bisa muncul karena banyak hal, misalnya sarung bantal yang tidak bersih, ponsel yang kotor, kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang kotor, atau bahkan karena keringat yang menumpuk di balik hijab. Pasalnya, bakteri bisa menempel di mana saja, termasuk di tangan, sarung bantal, ponsel, atau kain kerudung.

Untuk mencegahnya, jangan lupa untuk mengganti sarung bantal atau selimut setiap minggu. Jadi, sarung bantal tetap bersih dan tak menyimpan bakteri yang bisa bikin pipi jerawatan.

jerawat pada kulit kering

Selain itu, pastikan juga layar ponsel Anda selalu bersih sebelum mengangkat telepon. Takutnya, ada bakteri yang menempel di layar ponsel dan bisa menimbulkan jerawat di pipi. Jadi, intinya jaga kebersihan barang-barang yang Anda gunakan, apalagi yang akan dipakai mengenai area wajah.

3. Jerawat di dagu

Tumbuhnya jerawat di area ini biasanya disebabkan oleh kadar hormon yang naik dan turun. Jerawat akibat hormon yang tidak stabil biasanya terjadi akibat kelebihan androgen sehingga kelenjar minyak memproduksi minyak berlebihan dan akhirnya menyumbat pori-pori.

Kondisi ini kerap kali dialami oleh kaum wanita menjelang menstruasi atau saat peralihan penggunaan alat kontrasepsi. Dilansir dari Health Line, diet juga memengaruhi kadar hormon sehingga bisa saja menyebabkan jerawat.

Jika jerawat diakibatkan oleh perubahan hormon, maka sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter untuk mengetahui obat yang tepat bagi jerawat Anda. Sementara bila jerawat di wajah akibat diet, maka sebaiknya segera ubah pola makan Anda saat ini. Hindari makan makanan dengan gula tinggi, makanan olahan, dan makanan berlemak.

4. Jerawat di dahi dan hidung

Jerawat di wajah pada hidung dan dahi atau T-zone, biasanya disebabkan oleh keadaan kulit berminyak dan stres. Kondisi stress memang tidak memengaruhi produksi minyak tapi bisa memperburuk keadaan jerawat. Bahkan, kurang tidur juga bisa menyebabkan jerawat pada area ini.

Untuk mengatasinya, mulailah kelola stres dengan baik, seperti melakukan olahraga rutin atau meditasi. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan kulit dan menggunakan produk perawatan wajah yang mengandung asam salisilat yang bisa membantu mengurangi kondisi minyak berlebih. Kemudian, jaga pola tidur agar kualitas tidur tetap terjaga.

Dengan mengetahui penyebabnya, ini akan membantu Anda untuk mengatasi jerawat di wajah. Jangan lupa juga untuk berkonsultasi ke dokter mengenai masalah kulit yang Anda alami. Selain itu, pastikan teknik mencuci muka yang Anda lakukan sudah benar dan jangan lupa untuk membersihkan make up sebelum tidur. Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga merupakan cara mudah untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah jerawat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What Acne Spots on Your Face Mean, According to Science. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/pimple-acne-face-map. Diakses pada 14 Maret 2018.

Understanding Acne Basics. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/understanding-acne-basics#1. Diakses pada 14 Maret 2018.

10 Tips to Avoid Breakouts the Acne. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/10-tips-for-preventing-pimples#1. Diakses pada 14 Maret 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 24/03/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x