7 Trik Mudah Mencegah Perut Kembung Setelah Makan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 April 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setelah makan, mungkin perut Anda sering terasa kembung. Biasanya perut kembung bukan kondisi yang serius dan dapat Anda hindari. Beberapa perubahan pola makan dapat membantu Anda mencegah perut kembung setelah makan.

Cara mencegah perut kembung setelah makan

Perut kembung biasanya disertai rasa mual, ingin muntah, dan sendawa, disebabkan oleh produksi gas yang berlebihan, sehingga membuat Anda tidak nyaman.

Perut kembung bisa disebabkan oleh banyak hal seperti pilihan makanan atau minuman yang kurang baik atau pola makan yang kurang teratur. Selain itu, perut kembung juga bisa merupakan gejala dari penyakit tertentu.

Namun, perut kembung umumnya dapat dicegah dengan mengubah kebiasaan pada makanan Anda. berikut ini beberapa tips untuk membantu Anda mencegah perut kembung setelah makan.

1. Kurangi makan makanan berserat tinggi

makanan tinggi serat bikin berat badan tidak turun

Meski serat punya banyak manfaat seperti mengendalikan kadar gula darah dan bisa menahan rasa lapar, zat gizi ini tak bisa dicerna seutuhnya oleh tubuh.

Jadi jika Anda mengonsumsi makanan serat tinggi yang terlalu banyak, tubuh akan memproduksi gas yang juga berlebihan. Hal ini yang kemudian membuat perut terasa kembung dan penuh.

Makanan yang berserat tinggi termasuk kacang-kacangan, oat, beras merah, bayam, brokoli, apel, dan jeruk.

Sebuah penelitian melaporkan bahwa diet rendah serat dapat membantu meredakan perut kembung pada orang yang memiliki sembelit idiopatik (tidak diketahui sebabnya).

2. Hindari makanan berlemak tinggi

makanan gorengan penyebab sakit kepala

Lemak akan dicerna tubuh dengan perlahan karena memakan waktu lebih lama dari kebanyakan makanan lain untuk melewati saluran pencernaan, dan dapat menunda pengosongan lambung. Pada beberapa orang, ini dapat menyebabkan perut kembung.

Jika Anda mengalami ini, menghindari makanan yang tinggi lemak dapat membantu mencegah terjadinya perut kembung setelah makan.

Batasi asupan makanan yang digoreng dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan Anda secara menyeluruh.

3. Makan dengan perlahan

akibat stres dan makanan

Makan terlalu cepat mengakibatkan sistem pencernaan melalui enzim tertentu kurang maksimal, alhasil lambung harus mencerna lebih keras.

Selain itu, makan terlalu cepat juga dapat meningkatkan jumlah udara yang Anda telan, yang dapat menyebabkan produksi gas berlebihan di dalam saluran pencernaan.

4. Hindari minuman berkarbonasi

dampak buruk minum soda

Minuman berkarbonasi bisa dibilang minuman penyebab utama perut kembung. Saat Anda minum ini, gas karbon dioksida menumpuk di saluran pencernaan Anda dan menyebabkan perut kembung. Apalagi, jika Anda meminumnya dengan cepat.

5. Hindari mengunyah permen karet

Permen karet membuat Anda menelan lebih banyak udara. Udara ini bisa menumpuk di saluran pencernaan dan menyebabkan kembung pada beberapa orang.

6. Olahraga ringan setelah makan

cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugarPada sebagian orang, melakukan olahraga ringan setelah makan, seperti berjalan-jalan, dapat membantu mengurangi perut kembung setelah makan.

Satu penelitian menemukan bahwa latihan fisik ringan membantu mengeluarkan gas dari saluran pencernaan dan mengurangi perut kembung.

7. Hindari bicara sambil makan

makan lebih banyak

Berbicara sambil makan bisa meningkatkan peluang untuk menelan udara. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan udara di saluran pencernaan, yang menyebabkan perut kembung.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Makanan Paling Sehat untuk Sarapan

Saat sarapan, yang penting bukan porsinya, tapi apa yang kita makan. Pastikan salah satu (atau lebih) makanan ini ada di menu makan Anda setiap pagi.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Tips Makan Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Sarapan Sehat, Kenyang, dan Tak Bikin Gemuk? Coba Granola

Granola adalah salah satu menu sarapan yang sedang populer sekarang ini. Bahkan, sudah banyak produk granola berbentuk snack. Sebenarnya, apa itu granola?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Tinggalkan Kentang Goreng! Masak Kentang dengan 5 Cara Sehat Ini

Jangan menyerah dulu begitu Anda baca judul di atas. Memasak kentang dengan cara-cara berikut malah bisa lebih enak dari kentang goreng, loh!

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Resep Sehat, Nutrisi 17 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ilustrasi mengatasi perut kembung

Ragam Cara Mudah Mengatasi Perut Kembung yang Cepat dan Ampuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
perut kembung setiap pagi

Perut Kembung Setiap Pagi? Ini Penyebab dan Cara Menghentikannya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
pantangan asam lambung makanan gorengan

11 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Pengidap Asam Lambung

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
perut kembung pada anak

Mengapa Perut Kembung Sering Terjadi pada Anak? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit